Blitar, JurnalPost.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur (UPN Veteran Jatim) menghadirkan inovasi pembelajaran bahasa Inggris melalui kegiatan Content Creator Challenge bagi santriwati Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar. Program ini menggabungkan pembelajaran bahasa Inggris dengan pembuatan konten digital sehingga proses belajar menjadi lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Kegiatan dilaksanakan dalam dua pertemuan, yaitu pada 27 Juli 2026 dengan materi Writing Lesson dan 29 Juli 2026 dengan materi Speaking Lesson. Sebanyak 15 santriwati tingkat SMP yang merupakan perwakilan dari setiap kelas mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias.
Pada sesi Writing Lesson, mahasiswa KKN membimbing peserta menyusun script berbahasa Inggris yang berisi pengenalan berbagai fasilitas di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar. Para santriwati belajar memilih kosakata yang tepat, menyusun kalimat sesuai kaidah bahasa Inggris, hingga memperbaiki tata bahasa agar pesan yang disampaikan lebih komunikatif. Pembelajaran kemudian dilanjutkan melalui Speaking Lesson. Pada sesi ini, peserta berlatih mengucapkan script dengan pelafalan, intonasi, dan ekspresi yang baik sebelum mempraktikkannya dalam bentuk video. Seluruh santriwati berkesempatan tampil di depan kamera untuk memperkenalkan lingkungan pondok menggunakan bahasa Inggris.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan menyenangkan. Para peserta terlihat saling berdiskusi, membantu menghafal script, serta beberapa kali mengulang proses perekaman demi menghasilkan video yang lebih baik. Pendekatan pembelajaran berbasis praktik ini membuat santriwati lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris sekaligus melatih kemampuan komunikasi di depan kamera.
Koordinator Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur menjelaskan bahwa Content Creator Challenge dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif melalui konsep fun learning.
"Kami ingin menunjukkan bahwa belajar bahasa Inggris tidak harus selalu melalui buku pelajaran. Dengan membuat konten digital, peserta dapat belajar berbicara dalam bahasa Inggris sekaligus mengembangkan kreativitas dan keterampilan komunikasi yang sangat dibutuhkan di era digital," ujarnya.
Pihak Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar mengapresiasi kegiatan yang dibawa oleh mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim. Menurut pihak pesantren, metode pembelajaran yang mengombinasikan kemampuan bahasa Inggris dengan pembuatan konten digital memberikan pengalaman baru yang menarik bagi para santriwati serta mendorong mereka untuk lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa asing.
Selain meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, kegiatan ini juga memperkenalkan pemanfaatan media digital secara positif. Melalui proses menulis, berbicara, hingga memproduksi video, santriwati memperoleh pengalaman belajar yang kolaboratif sekaligus mengasah kreativitas dalam menghasilkan konten edukatif.
Melalui Content Creator Challenge, mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim berharap para santriwati semakin percaya diri menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari serta mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana menyebarkan konten yang positif, edukatif, dan inspiratif. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi muda di era digital.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan meningkatkan kompetensi bahasa Inggris peserta, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara UPN "Veteran" Jawa Timur dan Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Penulis: Ririn Puspita Tutiasri/Tim KKN UPN "Veteran" Jawa Timur.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda