Tingkatkan Keterampilan Lewat Workshop Batik Jumputan
Salah satu kegiatan yang digelar mahasiswa KKN-PPM UMBY Kelompok 121 adalah workshop pembuatan batik dengan teknik jumputan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan sekaligus kreativitas pengrajin dalam menghasilkan produk berbasis kain yang memiliki nilai tambah. Dalam workshop, peserta diperkenalkan dengan bahan, peralatan, serta tahapan pembuatan batik jumputan. Para peserta kemudian mempraktikkan langsung proses pembuatan, mulai dari mempersiapkan kain, membuat pola, mengikat bagian tertentu hingga melakukan proses pewarnaan. Pendekatan praktik dipilih agar peserta lebih mudah memahami setiap tahapan produksi sekaligus memperoleh ruang untuk mengeksplorasi motif dan variasi produk baru. Kemampuan melakukan inovasi dinilai menjadi salah satu modal penting bagi pelaku UMKM agar produknya tetap memiliki karakter serta mampu menarik perhatian konsumen.Perkuat Kapasitas SDM Pengrajin
Selain pelatihan keterampilan, mahasiswa juga memberikan pendampingan dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia. Pengembangan UMKM dinilai tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk. Pelaku usaha juga membutuhkan kemampuan mengelola usaha, berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi, serta membaca peluang pasar.
Pendampingan dilakukan dengan mempertimbangkan potensi dan kebutuhan UMKM Sekarsari Sandeyan.
Melalui proses tersebut, mahasiswa mendorong pengrajin untuk lebih aktif mengembangkan kreativitas dan kemampuan pengelolaan usaha sehingga semakin siap menghadapi persaingan industri kreatif.
Program pemberdayaan juga menjadi ruang pembelajaran dua arah. Mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, sementara para pengrajin membagikan pengalaman mereka mengenai proses produksi dan pengelolaan usaha.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda