Surabaya, JurnalPost.com – Kelompok Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPN VJT) menggelar kegiatan bertajuk “Literasi Digital untuk UMKM Maju” di Balai RW 02 Kelurahan Barata Jaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Jumat (8/5). Kegiatan ini menyasar pelaku UMKM perempuan binaan di wilayah Barata Jaya sebagai upaya meningkatkan kemampuan pemanfaatan teknologi digital sekaligus memperkuat kesadaran terhadap berbagai bentuk penipuan digital.
Program ini merupakan bagian dari implementasi pengabdian masyarakat yang sejalan dengan fokus Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI-PT) UPN Veteran Jawa Timur terkait pemberdayaan perempuan. Selain itu, kegiatan tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-5 tentang Kesetaraan Gender dan tujuan ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Ketua tim pengabdian menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha. Namun, di sisi lain, masih banyak pelaku usaha kecil yang belum memiliki kemampuan literasi digital memadai, terutama terkait keamanan digital dan pencegahan penipuan daring. “Literasi digital menjadi kebutuhan penting bagi pelaku UMKM saat ini. Tidak hanya untuk pemasaran produk, tetapi juga untuk memahami risiko penipuan digital yang semakin beragam. Karena itu, pendampingan dilakukan secara langsung agar peserta lebih mudah memahami dan mempraktikkan penggunaan platform digital secara aman,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan pengabdian telah berlangsung sejak Februari hingga Mei 2026 melalui sesi pemberian materi, praktik langsung, serta pendampingan kelompok kecil. Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam kelompok berisi tiga hingga lima orang agar proses pembelajaran berjalan lebih intensif dan interaktif.
Zahrotul Munawwaroh selaku pendamping lapangan memberikan arahan secara langsung kepada peserta mengenai cara mengakses laman digital, penggunaan media digital untuk mendukung usaha, hingga praktik mengenali indikasi penipuan online dan langkah pencegahannya. “Kami mendampingi ibu-ibu secara bertahap agar mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung penggunaan media digital untuk kebutuhan usaha sehari-hari,” jelas Zahrotul.
Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan pendampingan. Selain memperoleh pemahaman baru terkait pemasaran digital, peserta juga diajak mengenali modus penipuan yang kerap menyasar pelaku UMKM melalui media sosial maupun aplikasi pesan singkat. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian masyarakat berharap pelaku UMKM perempuan di Kelurahan Barata Jaya dapat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, memiliki kemampuan memanfaatkan media digital secara produktif, serta lebih waspada terhadap ancaman kejahatan digital. Dengan demikian, UMKM lokal diharapkan mampu berkembang lebih mandiri dan berdaya saing di tengah transformasi digital yang terus berkembang.
(Penulis: Zahrotul Munawwaroh/Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJT)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda