Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Kopi Jadi Pelarian Saat Generasi Muda Stres

Kopi Jadi Pelarian Saat Generasi Muda Stres

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
17 Mei 2026, 13.22 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Minum Kopi

Penulis: Aisyah Dinda Naysilla

Jakarta, JurnalPost.com - Rutinitas yang padat membuat banyak generasi muda mencari cara cepat untuk mengurangi rasa penat. Salah satu yang paling sering dipilih adalah minum kopi. Tidak hanya saat mengantuk, kopi kini juga menjadi bagian dari kebiasaan ketika merasa stres, lelah, atau kewalahan menghadapi tugas dan aktivitas sehari-hari. Coffee shop yang semakin mudah ditemukan juga membuat budaya ngopi semakin dekat dengan kehidupan anak muda.

IKLAN

Fenomena ini menunjukkan bahwa kopi tidak lagi dipandang sekadar minuman biasa. Bagi sebagian generasi muda, kopi menjadi simbol kenyamanan, tempat beristirahat sejenak, hingga cara sederhana untuk menjaga semangat di tengah tekanan aktivitas. Kebiasaan tersebut juga dipengaruhi oleh gaya hidup modern dan tren media sosial yang membuat budaya ngopi terlihat akrab dengan keseharian anak muda.

72084c82 26e9 413c bdbf 96fbb072ded4
Baca Juga

Fenomena Main Hakim Sendiri sebagai Ancaman terhadap Due Process of Law di Indonesia

Kopi dan Tekanan Aktivitas Anak Muda

Banyak anak muda memilih kopi karena dianggap mampu membantu meningkatkan fokus dan energi saat menjalani aktivitas. Tugas kuliah, pekerjaan, hingga kebiasaan begadang membuat konsumsi kopi semakin sering dilakukan. Minuman ini dianggap praktis untuk membantu tubuh tetap terjaga saat harus menyelesaikan banyak hal dalam waktu singkat.

IKLAN

Dilansir dari jurnal “Benarkah Mahasiswa Suka Kopi? Dampak Kafein Pada Kehidupan Mahasiswa”, kopi sering dikonsumsi mahasiswa untuk membantu menjaga kewaspadaan dan mengurangi rasa lelah dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Hal tersebut membuat kopi semakin identik dengan kehidupan generasi muda yang dekat dengan tekanan akademik maupun pekerjaan.

Selain efek kafein, suasana coffee shop juga menjadi alasan banyak anak muda memilih ngopi saat stres. Tempat yang nyaman, musik yang tenang, dan suasana santai membuat banyak orang merasa lebih rileks ketika mengerjakan tugas atau sekadar mencari suasana baru. Tidak sedikit juga yang menjadikan cafe sebagai tempat untuk menenangkan diri dari aktivitas yang melelahkan.

kebakaran hutan di Kalimantan
Baca Juga

Hutan Kalimantan Terbakar: Bencana Alam atau Ada Campur Tangan Manusia?

Budaya Ngopi Sebagai Bentuk “Healing”

Di sisi lain, kebiasaan minum kopi juga mulai berkaitan dengan gaya hidup generasi muda. Membeli kopi sering dianggap sebagai bentuk self reward sederhana setelah menjalani hari yang sibuk. Kebiasaan ini semakin terlihat sejak media sosial dipenuhi konten belajar, bekerja, atau healing sambil ngopi yang membuat budaya tersebut terasa dekat dengan keseharian anak muda.

Namun, kebiasaan mengonsumsi kopi secara berlebihan juga perlu diperhatikan. Konsumsi kafein yang terlalu sering dapat memengaruhi kualitas tidur, membuat tubuh lebih mudah lelah, hingga menimbulkan rasa cemas pada sebagian orang. Karena itu, kopi sebaiknya tetap dikonsumsi secara wajar dan tidak dijadikan satu-satunya cara untuk menghadapi stres.

Pada akhirnya, kebiasaan mencari kopi saat stres menunjukkan bagaimana generasi muda mencoba menemukan kenyamanan sederhana di tengah aktivitas yang padat. Kopi bukan lagi hanya minuman, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan cara sebagian anak muda menghadapi tekanan sehari-hari.

Berani Berkata tidak
Baca Juga

Berani Berkata "Tidak": Mengapa Asertivitas Penting bagi Remaja Masa Kini

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kopi-jadi-pelarian-saat-generasi-muda-stres/93261/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 04.50 WITA

  • #Opini Mahasiswa

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

Menatap Masa Depan Digital: Ketika Teknologi AI Hadir di Waduk Jatiluhur

Dari Watchdog menjadi Trusted Advisor: Peran Baru Inspektorat Daerah sebagai APIP dalam Mengawal Kebijakan dan Tata Kelola Daerah

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Darah Kembali Menetes di Tanah Rencong, Insiden Pulo Kenari Pidie Tewaskan Satu Warga

Agen BRILink di Bojonegoro Permudah Transaksi Warga Lansia yang Belum Terbiasa Mobile Banking

Tekuni Budidaya Ikan Lele, Salim Manfaatkan Layanan BRI Bojonegoro untuk Kembangkan Usaha

Mahasiswa Universitas Pamulang Gandeng PT Aratech Nusantara Indonesia Kembangkan Sistem HRIS untuk Digitalisasi Karyawan

Pilihan Editor

  1. 1 Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi
  2. 2

    Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

  3. 3

    82,4 Persen Guru Sangat Membutuhkan Flipbook Berbasis Pembelajaran Mendalam untuk Mendukung Kurikulum Merdeka

  4. 4

    Mahasiswa Universitas Pamulang Gandeng PT Aratech Nusantara Indonesia Kembangkan Sistem HRIS untuk Digitalisasi Karyawan

  5. 5

    Logat Jawa Dianggap Kampungan, Ketika Cara Berbicara Justru Menjadi Alasan untuk Diremehkan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.