Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kolaborasi Tiga Perusahaan Besar di Bontang Dorong Industri Rendah Karbon

Kolaborasi Tiga Perusahaan Besar di Bontang Dorong Industri Rendah Karbon

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
26 Juni 2025, 17.47 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Ekonomi-Hijau
JurnalPost.com - Tiga pemain industri terkemuka di Bontang, Kalimantan Timur—PT Kaltim Industrial Estate (KIE), PT Kaltim Methanol Industri (KMI), dan Pupuk Kaltim mengumumkan kerja sama strategis yang menjadi langkah penting dalam membangun industri yang lebih ramah lingkungan.Melansir turkeconom Melansir dari artikel turkeconom, Kerja sama ini difokuskan pada pemanfaatan karbon dioksida (CO₂) sebagai bahan baku industri, sebuah pendekatan inovatif yang mengubah limbah gas buangan menjadi komoditas bernilai tinggi. Tujuan besarnya jelas: mendukung percepatan transisi energi bersih sekaligus memperkuat komitmen Indonesia dalam pengurangan emisi sesuai target Nationally Determined Contribution (NDC) dan kesepakatan global Paris Agreement.

Pupuk Kaltim: Dari Gas Buang Menjadi Bahan Baku Energi

Sebagai salah satu produsen pupuk terbesar di Indonesia, Pupuk Kaltim mengambil peran utama dalam inisiatif ini dengan menyediakan CO₂ hasil samping dari proses produksi amonia dan urea. Daripada dilepas ke udara, karbon dioksida tersebut kini dialihkan ke jalur pemanfaatan industri. “Kami melihat peluang untuk mengubah tantangan menjadi solusi. CO₂ kini bukan lagi limbah, melainkan bagian dari rantai produksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujar F. Purwanto, Direktur Operasi Pupuk Kaltim, Kamis (26/6/2025). Langkah ini menjadi bagian penting dari transformasi industri pupuk dan petrokimia menuju proses produksi yang berkelanjutan.

KMI: Metanol Ramah Lingkungan dari Emisi Terolah

Menanggapi kolaborasi ini, Direktur Utama KMI Futhosi Urai menyatakan bahwa tambahan pasokan karbon dioksida dari Pupuk Kaltim akan memperkuat lini produksi metanol mereka, sekaligus mendorong efisiensi operasional. “Kami melihat ini sebagai strategi jangka panjang. Produksi metanol dari CO₂ akan meningkatkan daya saing industri kami secara global, tanpa mengesampingkan aspek lingkungan,” ujarnya. Selain digunakan dalam industri kimia, metanol dari CO₂ berpotensi besar sebagai bahan bakar sintetis, menjadikan Kalimantan Timur sebagai pusat pengembangan energi alternatif rendah karbon.

KIE: Pondasi Infrastruktur untuk Ekosistem Hijau

Sebagai pengelola kawasan industri, KIE bertindak sebagai penghubung utama dalam distribusi CO₂ antara Pupuk Kaltim dan KMI. Direktur Utama KIE, Muhammad Erriza, menekankan bahwa kolaborasi ini menjadi titik awal pembentukan kawasan industri rendah karbon di Indonesia. “Kami ingin Bontang menjadi contoh nyata bagaimana kawasan industri bisa tumbuh seiring dengan komitmen terhadap kelestarian lingkungan,” tegasnya. Dengan dukungan infrastruktur yang mumpuni, KIE memastikan bahwa pasokan karbon dioksida bisa dialirkan secara efisien untuk mendukung proses produksi yang lebih bersih.

Menuju Bontang sebagai Simbol Transisi Energi Hijau

Kolaborasi lintas perusahaan ini bukan hanya tentang efisiensi industri, tapi juga tentang masa depan. Langkah konkret dari ketiga perusahaan ini menegaskan bahwa transisi energi hijau bisa dimulai dari kawasan industri, dan bahkan dari kota seperti Bontang. Dengan visi menjadikan emisi sebagai aset, bukan ancaman, ketiganya membuka babak baru dalam lanskap industri Indonesia. Dan jika komitmen ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Bontang akan berdiri sebagai pionir industri rendah karbon di Asia Tenggara.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kolaborasi-tiga-perusahaan-besar-di-bontang-dorong-industri-rendah-karbon/82841/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.59 WITA

  • #PT Kaltim Industrial Estate
  • #Perusahaan Besar

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik
  2. 2

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  3. 3

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  4. 4

    Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  5. 5

    Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.