Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Dari Ruang Privat ke Konsumsi Publik: Ketika Screenshot Menjadi Budaya Penghakiman Digital

  2. Santri Gen Z Bukan Santri Zaman Dulu: Perlukah Pesantren Mengubah Pola Pembinaan?

  3. Jadi Nasabah BRI Sejak 2015, Rumiyati Kembangkan Ledre Sultan Bojonegoro hingga Tembus Pasar Jepang

  4. Jadi Nasabah BRI Sejak 2015, Pensiunan ASN di Bojonegoro Rasakan Kemudahan BRILink dan BRImo

  5. Mini ATM BRILink Hadir di Warung Kelontong Desa Bendo Bojonegoro, Warga Kini Lebih Mudah Bertransaksi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mahasiswa KKN UNS Ajak Ibu-Ibu PKK Desa Trangsan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun Bernilai Ekonomi

Mahasiswa KKN UNS Ajak Ibu-Ibu PKK Desa Trangsan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun Bernilai Ekonomi

Z
Penulis: Zahwa Fitriah Muhajir
08 November 2026, 18.10 WITA Editor: Rina Maharani
08 Nov 2026, 18.10 WITA · 5 menit baca
5 menit baca
Zahwa Fitriah Muhajir
Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) memperkenalkan pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun batang serbaguna kepada 30 ibu anggota TP PKK Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (4/8/2026). (Foto: Dokumentasi KKN UNS)

SUKOHARJO, JurnalPost.com – Minyak jelantah yang biasanya berakhir sebagai limbah dapur ternyata masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi produk rumah tangga. Peluang tersebut diperkenalkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) kepada ibu-ibu di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Melalui program bertajuk "Pembukaan Peluang Usaha melalui Pembuatan Sabun Serbaguna dari Minyak Jelantah", mahasiswa KKN UNS mengajak masyarakat melihat potensi ekonomi dari limbah rumah tangga yang selama ini kerap dianggap tidak memiliki nilai.

IKLAN

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Balai Desa Trangsan pada Selasa (4/8/2026) pukul 10.30 WIB tersebut diikuti 30 ibu anggota Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Trangsan.

Mahasiswa KKN UNY
Baca Juga

Mahasiswa KKN UNY Ajak Siswa SD Negeri Srowolan Belajar Menulis Puisi dari Gambar

Selain memberikan edukasi mengenai pengelolaan limbah, kegiatan ini juga memperkenalkan proses pembuatan sabun batang serbaguna dari minyak jelantah yang telah melalui tahapan pengolahan.

Dorong Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga

Desa Trangsan selama ini dikenal sebagai salah satu sentra industri kerajinan rotan di Kabupaten Sukoharjo. Produk kerajinan masyarakatnya turut menjadi daya tarik yang mendukung pengembangan desa wisata.

Namun, di balik potensi tersebut, masih terdapat warga yang menghadapi tantangan ekonomi, termasuk keterbatasan kesempatan kerja dan kebutuhan untuk menambah penghasilan keluarga.

Berdasarkan pengamatan dan wawancara mahasiswa KKN dengan pelaku usaha setempat, sebagian masyarakat masih bergantung pada pekerjaan dengan penghasilan yang belum stabil.

Kelompok Wanita Tani
Baca Juga

Optimalisasi Lahan KWT Caturharjo, Mahasiswa KKN UNY Tanam 50 Bibit Pohon Produktif

Tidak sedikit ibu rumah tangga yang turut membantu perekonomian keluarga melalui kegiatan usaha kecil, termasuk berjualan makanan rumahan.

Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN UNS menghadirkan program pemberdayaan yang memanfaatkan bahan sederhana dan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu bahan yang dipilih adalah minyak jelantah atau minyak goreng bekas pakai.

Minyak jelantah yang dibuang sembarangan berpotensi mencemari lingkungan, terutama apabila langsung dialirkan ke saluran pembuangan. Melalui pengolahan yang tepat, limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan sabun untuk keperluan pembersihan tertentu.

Literasi Digital Siswa SMP
Baca Juga

KKN UIN Walisongo Tingkatkan Literasi Digital Siswa SMP Awwalul Hidayah melalui Pembelajaran TIK

Kenalkan Proses Pembuatan Sabun Serbaguna

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya pengelolaan minyak jelantah sekaligus pengenalan tahapan pengolahannya menjadi sabun batang.

Mahasiswa KKN UNS menjelaskan bahwa limbah rumah tangga tidak selalu harus berakhir sebagai sampah. Beberapa jenis limbah masih dapat dimanfaatkan kembali apabila ditangani menggunakan metode yang sesuai.

Para peserta juga diperkenalkan pada proses pembuatan sabun, mulai dari pengolahan bahan hingga gambaran produk akhir yang dapat dihasilkan.

Program ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru kepada ibu-ibu PKK, khususnya mengenai peluang pemanfaatan bahan yang selama ini tersedia di lingkungan rumah tangga.

Koordinator program kerja, Addia Atmadewani, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menggabungkan dua tujuan, yakni meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan memperkenalkan peluang usaha kepada masyarakat.

IKLAN

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa minyak jelantah yang biasanya dianggap sebagai limbah masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai guna. Harapannya, masyarakat tidak hanya mengetahui cara mengolahnya, tetapi juga melihat adanya peluang usaha yang dapat dikembangkan dari produk tersebut," jelasnya.

Menurut Addia, pemanfaatan minyak jelantah diharapkan tidak hanya berhenti pada pengurangan limbah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga.

Meski demikian, pengolahan minyak jelantah menjadi sabun tetap membutuhkan perhatian terhadap keamanan bahan, penggunaan perlengkapan pelindung, dan ketepatan proses pembuatan agar produk yang dihasilkan aman sesuai peruntukannya.

Bagikan Sabun Hasil Olahan kepada Peserta

Tidak hanya memberikan materi, mahasiswa KKN UNS juga membagikan sabun batang serbaguna hasil pengolahan minyak jelantah kepada ibu-ibu yang mengikuti kegiatan.

Pembagian produk tersebut dilakukan untuk memberikan contoh nyata bahwa minyak goreng bekas dapat diolah menjadi barang yang memiliki kegunaan.

Dengan melihat hasil akhirnya secara langsung, peserta diharapkan memperoleh gambaran mengenai bentuk produk yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Selama kegiatan berlangsung, ibu-ibu anggota TP PKK Desa Trangsan mengikuti rangkaian edukasi dan pengenalan proses pembuatan sabun dengan antusias.

Partisipasi para peserta menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan program, mengingat kegiatan ini memang ditujukan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga.

Buka Peluang Usaha Berbasis Produk Ramah Lingkungan

Selain meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan limbah, kegiatan mahasiswa KKN UNS juga diarahkan untuk memperkenalkan alternatif kegiatan ekonomi produktif bagi masyarakat Desa Trangsan.

Sabun batang berbahan minyak jelantah dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk rumah tangga. Apabila kualitas, keamanan, kemasan, serta persyaratan pemasaran dapat dipenuhi, produk tersebut berpeluang menjadi salah satu pilihan usaha skala kecil.

Pengembangan usaha semacam ini dapat dilakukan melalui kelompok masyarakat, termasuk TP PKK, dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku, biaya produksi, dan kebutuhan konsumen.

Bagi ibu rumah tangga yang telah memiliki pengalaman menjalankan usaha makanan maupun kegiatan ekonomi lainnya, pengolahan limbah menjadi produk bernilai tambah dapat menjadi pengetahuan baru untuk memperluas keterampilan.

Meski peluang ekonominya masih perlu dikaji lebih lanjut, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pemanfaatan limbah rumah tangga secara lebih produktif.

Mahasiswa KKN UNS berharap pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat.

Melalui keterlibatan ibu-ibu PKK, program tersebut juga diharapkan dapat mendorong kegiatan pemberdayaan yang berkelanjutan di Desa Trangsan.

Dengan demikian, minyak jelantah yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dapat dilihat sebagai bahan yang masih memiliki potensi pemanfaatan, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat dalam mengembangkan kreativitas dan keterampilan usaha.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kkn-uns-desa-trangsan-minyak-jelantah-sabun/98599/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 18.48 WITA

  • #Desa Trangsan
  • #Mahasiswa KKN
  • #Minyak Jelantah
  • #sabun serbaguna

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Jadi Nasabah BRI Sejak 2015, Pensiunan ASN di Bojonegoro Rasakan Kemudahan BRILink dan BRImo

Mini ATM BRILink Hadir di Warung Kelontong Desa Bendo Bojonegoro, Warga Kini Lebih Mudah Bertransaksi

AKBP Solihin Surabagja Gagas Model Kendali WASIDIK untuk Tingkatkan Kepastian Penyelesaian Pengaduan Masyarakat

Kerap Bepergian ke Kalimantan, Pekerja Asal Bojonegoro Ini Terbantu Pembayaran Tiket Kapal Lewat BRILink

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Ilmu Kehilangan Adab: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini dalam Tradisi Pesantren

Santri Gen Z Bukan Santri Zaman Dulu: Perlukah Pesantren Mengubah Pola Pembinaan?

Sejarah Kodifikasi Al-Qur’an: Dari Hafalan Para Sahabat hingga Lahirnya Mushaf Utsmani

Atlet Petanque Pangkep Raih Perak dan Perunggu di Porprov Sulsel 2026, Sakila Tembus Final Shooting Putri

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Ilmu Kehilangan Adab: Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini dalam Tradisi Pesantren
  2. 2

    Bayar Tiket Kereta Api Pakai QRIS Lewat BRImo, Mahasiswa Bojonegoro Akui Lebih Praktis

  3. 3

    Universitas Negeri Malang Hadirkan ElectroRace Kit untuk Pembelajaran IPA di MTs Sunan Kalijogo

  4. 4

    Berkarya dengan Teknologi: Mengembangkan Kreativitas dan Nilai Produk Bersama Anak-Anak Jolosutro

  5. 5

    Praktik Orang Dalam dalam Rekrutmen Organisasi Mahasiswa: Ancaman terhadap Objektivitas dan Integritas

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.