Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  2. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  4. Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  5. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  1. Beranda
  2. Berita
  3. KKN UIN Walisongo Gelar Pelatihan Kerajinan Kawat Bulu untuk Warga Desa Krompaan

KKN UIN Walisongo Gelar Pelatihan Kerajinan Kawat Bulu untuk Warga Desa Krompaan

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
17 September 2026, 11.50 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
KKN UIN Walisongo

Kendal, JurnalPost.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT 22 Posko 176 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar pelatihan kerajinan tangan berbahan dasar kawat bulu atau chenille bagi warga Desa Krompaan, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Senin (24/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Posko KKN 176 tersebut melibatkan ibu-ibu dan anak-anak sebagai peserta. Pelatihan dirancang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memberikan alternatif kegiatan positif dan produktif bagi masyarakat.

IKLAN

Pelatihan ini menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN MIT 22 Posko 176 yang berfokus pada pengembangan keterampilan masyarakat. Bahan kawat bulu dipilih karena relatif mudah diperoleh, terjangkau, dan dapat dikreasikan menjadi beragam produk kerajinan.

MIT 22 Posko 176
Baca Juga

KKN UIN Walisongo Salurkan Wakaf Al-Qur’an ke Tiga Pondok Pesantren di Desa Krompaan

Selama kegiatan, peserta belajar mengolah kawat bulu warna-warni menjadi berbagai bentuk, mulai dari bunga hias, pot bunga mini, gantungan kunci, hingga dekorasi sederhana yang dapat digunakan sebagai pajangan maupun hadiah.

Mahasiswa KKN terlebih dahulu mengenalkan bahan dan peralatan yang digunakan. Setelah itu, peserta mendapatkan pendampingan mengenai teknik dasar membentuk, melilit, dan merangkai kawat bulu hingga menjadi sebuah produk kerajinan.

Pendampingan dilakukan secara langsung agar peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan mudah. Anak-anak terlihat antusias memilih kombinasi warna dan membuat berbagai bentuk sesuai imajinasi mereka.

Sementara itu, ibu-ibu peserta turut aktif berdiskusi dan bertukar ide mengenai kreasi yang dapat dikembangkan dari bahan tersebut. Suasana pelatihan berlangsung santai dan akrab, sekaligus menjadi ruang interaksi antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Krompaan.

Puskesmas Gemuh II
Baca Juga

KKN UIN Walisongo dan Puskesmas Gemuh II Edukasi Warga Krompaan tentang ISPA

Koordinator kegiatan KKN Posko 176 menjelaskan bahwa konsep pelatihan sengaja dibuat sederhana sehingga dapat dipraktikkan oleh berbagai kelompok usia.

Selain mudah digunakan, kawat bulu dinilai memiliki fleksibilitas tinggi untuk dibentuk menjadi beragam kerajinan. Dengan demikian, peserta dapat kembali mempraktikkan keterampilan yang diperoleh menggunakan bahan yang mudah ditemukan.

IKLAN

Pelatihan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan produk kerajinan. Bagi anak-anak, kegiatan membuat kerajinan dapat menjadi sarana melatih motorik halus, ketelitian, kesabaran, dan kemampuan berimajinasi.

Aktivitas semacam ini juga diharapkan menjadi alternatif kegiatan bagi anak-anak untuk mengurangi waktu penggunaan gawai dan menggantinya dengan aktivitas kreatif yang lebih interaktif.

Literasi Digital Siswa SMP
Baca Juga

KKN UIN Walisongo Tingkatkan Literasi Digital Siswa SMP Awwalul Hidayah melalui Pembelajaran TIK

Sementara bagi ibu-ibu desa, keterampilan membuat kerajinan kawat bulu dinilai dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif di rumah.

Salah seorang peserta mengaku senang mengikuti pelatihan karena memperoleh keterampilan baru yang sebelumnya belum pernah dicoba. Menurutnya, hasil kerajinan dari kawat bulu juga berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai jual apabila dibuat secara lebih serius dan dipasarkan dengan baik.

Potensi tersebut menjadi salah satu manfaat yang ingin dikenalkan mahasiswa KKN kepada masyarakat. Produk seperti buket bunga kawat bulu, gantungan kunci, hingga dekorasi saat ini dapat dikembangkan menjadi bagian dari usaha kreatif skala rumahan.

Selain aspek ekonomi, kegiatan tersebut turut menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta membangun kedekatan antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN MIT 22 Posko 176 UIN Walisongo berharap keterampilan yang telah diperoleh tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

Warga diharapkan dapat terus mengembangkan berbagai kreasi secara mandiri, menemukan bentuk produk baru, hingga memanfaatkan peluang ekonomi kreatif yang memungkinkan kerajinan sederhana tersebut memiliki nilai tambah.

Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat dimulai melalui aktivitas sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan kreativitas dan pengembangan yang berkelanjutan, keterampilan membuat kerajinan dapat menjadi kegiatan edukatif sekaligus membuka peluang produktif bagi masyarakat Desa Krompaan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kkn-uin-walisongo-gelar-pelatihan-kerajinan-kawat-bulu-untuk-warga-desa-krompaan/97719/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.18 WITA

  • #Desa Krompaan
  • #KKN UIN Walisongo
  • #Kendal
  • #Kreativitas Anak
  • #Pengabdian Masyarakat
  • #chenille
  • #kerajinan kawat bulu

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Pilihan Editor

  1. 1 Perpres Ojol: Benarkah Pengemudi Sudah Mendapat Perlindungan yang Adil?
  2. 2

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  3. 3

    Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

  4. 4

    Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

  5. 5

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.