- Sumber protein dan karbohidrat
- Kandungan sukrosa atau sirup jagung
- Keberadaan maltodekstrin
- Perisa yang digunakan
- Informasi alergen
- Kesesuaian tahap dengan usia anak
- Izin edar dan status halal
- Takaran serta aturan penyajian
Ketika Orang Tua Mulai Menuntut Kejelasan Sumber Susu
JurnalPost.com - Pilihan susu pertumbuhan tidak lagi hanya ditentukan oleh rasa, harga, atau klaim gizi pada bagian depan kemasan. Sejumlah orang tua kini ingin mengetahui asal bahan utama, proses produksi, serta sejauh mana perjalanan produk dapat ditelusuri.
Perubahan tersebut terjadi seiring meningkatnya akses terhadap informasi pangan. Konsumen dapat membandingkan komposisi, memeriksa izin edar, mencari profil produsen, dan membaca berbagai sumber sebelum membeli.
Hasil FGD AceKid terhadap 1300 ibu menunjukkan bahwa 87 persen responden menganggap sumber susu penting. Namun, informasi nilai gizi masih menjadi indikator pembelian utama bagi 56 persen responden. Komposisi diperhatikan oleh 33 persen, sedangkan 11 persen mempertimbangkan rekomendasi dokter.
Temuan itu memperlihatkan bahwa keinginan memperoleh transparansi belum sepenuhnya diikuti kebiasaan membaca label. Banyak orang tua menganggap sumber susu penting, tetapi keputusan pembelian masih sering dimulai dari klaim nutrisi.
Sumber susu menjadi perhatian
Sumber bahan baku merupakan titik awal rantai produksi. Kondisi peternakan, kualitas pakan dan air, kesehatan sapi, penyimpanan, serta penanganan setelah pemerahan dapat memengaruhi mutu susu sebelum memasuki pabrik.
Mengetahui negara atau wilayah asal saja belum cukup. Konsumen juga perlu mencari tahu apakah produsen mempunyai sistem untuk mencatat pergerakan bahan dari peternakan, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi.
Konsep ini dikenal sebagai ketertelusuran pangan. ISO 22005 memberikan prinsip dan persyaratan dasar dalam merancang serta menerapkan sistem ketertelusuran pada rantai pangan.
Sistem tersebut membantu produsen mencatat aliran bahan dan mengidentifikasi sumber masalah apabila ditemukan ketidaksesuaian. Ketertelusuran juga dapat mendukung proses penarikan produk secara lebih terarah jika diperlukan.
Bagi konsumen, sumber yang dapat ditelusuri bukan jaminan bahwa suatu susu pasti menjadi pilihan paling tepat. Namun, informasi tersebut memberikan dasar yang lebih jelas untuk menilai pengawasan bahan baku.
Mulai dari Cek Komposisi
Tuntutan terhadap transparansi dapat dimulai melalui kebiasaan Cek Komposisi. Dalam ketentuan label pangan olahan, daftar bahan disusun secara berurutan mulai dari bahan yang digunakan paling banyak.
Karena itu, tiga sampai lima bahan pertama dapat memberikan gambaran mengenai komponen utama produk. Orang tua bisa melihat apakah bahan awalnya berupa susu segar, susu bubuk, komponen susu lainnya, atau sumber karbohidrat tertentu.
Produk susu pertumbuhan dapat menggunakan susu segar maupun bahan susu yang telah dikeringkan. Perbedaannya terletak pada bentuk awal bahan dan rangkaian pengolahan, bukan sekadar istilah pada kemasan.
Selain bahan utama, Mom dapat memeriksa:
Artikel Terkait
REKOMENDASI JURNALPOST
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda