Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kerusakan Ekologi dalam Pandangan Alquran

Kerusakan Ekologi dalam Pandangan Alquran

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
23 Juni 2023, 22.36 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Kerusakan Ekologi dalam Pandangan Alquran

JurnalPost.com - Islam adalah agama yang mengajarkan umatnya untuk memperhatikan kelestarian lingkungan. Terdapat ayat dalam Al Quran yang berkaitan dengan penciptaan alam, penjelasan tentang fungsi alam, dan petunjuk untuk belajar darinya dan menjaga kelangsungannya. Allah menciptakan alam sebagai suatu sistem sistem alam yang terdiri dari unsur- unsur yang mempunyai kedudukan dan fungsi masing- masing dan saling berkaitan. Tidak seperti makhluk lain, manusia memiliki alasan untuk menggunakan setiap potensi bertahan hidup yang tersedia. Akal adalah karunia Allah yang paling istimewa bagi makhluk- Nya. Karena orang yang memiliki akal dikirim ke bumi sebagai pemimpin.

Alquran mengatakan bahwa langit dan bumi dan Allah akan memenuhi semua kebutuhannya dalam Q.S. Memenuhi. Al-Hijr 19-20 menjelaskan bahwa Allah-lah yang membentangkan bumi sesuai dengan kebutuhan manusia langit, bumi, laut , sungai, matahari dan bulan, siang dan malam, tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan, binatang melata dan ternak, semuanya diciptakan Tuhan untuk kebutuhan manusia. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan memang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia, karena manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup mandiri sebagai individu.

IKLAN

Lingkungan itu sendiri terkait dengan ekosistem. Ekologi dikenal sebagai ilmu tentang hubungan antara makhluk hidup dengan benda mati disekitarnya, Lingkungan meliputi udara, tanah, air, dan sebagainya., itu adalah cabang ilmu yang berakar pada biologi, yang merupakan hubungan antara materi dan proses biologis dan penciptaan jembatan antara ilmu alam dan sosial. Permasalahan ekologi merupakan suatu permasalahan lingkungan yang berupa bencana yang menimpa bumi seperti banjir, tanah longsor dan lain - lain menjadi pengingat untuk berpikir bersama. Padahal, Bencana tidak terjadi secara kebetulan, tetapi merupakan proses alami adaptasi jangka panjang terhadap perubahan yang terjadi. Perubahan yang diakibatkan oleh kerusakan lingkungan, sistem keseimbangan ekosistem akan rusak, maka dampaknya terhadap keseimbangan ekosistem akan rusak. Saat ini kerusakan yang ditimbulkan semakin beragam, mulai dari kerusakan ekosistem perairan akibat berbagai pencemar hingga kerusakan ekosistem hutan akibat penebangan liar dan sejenisnya.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Ayat 56 Surat al-Araf mengatakan, "Lihatlah bahwa bumi ini tidak terurai setelah Allah menciptakannya." Ayat ini menunjukkan bahwa Allah menciptakan bumi dengan kesempurnaan dan manusia diberi tanggung jawab untuk memelihara kelestariannya. Selain itu, Al-Quran melarang pemborosan dan penghancuran secara berlebihan. Pada Al – isra ayat 26 Allah berfirman , “Dan janganlah kamu melingkarkan tanganmu di lehermu atau mengikatnya terlalu longgar (secara boros), agar kamu tidak dibiarkan dalam keadaan malu dan terhina.” Ayat ini melarang manusia untuk melakukan pemborosan dan perusakan sumber daya alam yang berlebihan.

IKLAN

Selain itu, Al-Quran juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan dalam ekosistem. Allah berfirman dalam Surah Ar-Rahman ayat 9 yang berbunyi "Dan Dia yang mengatur, dan menentukan, dan membenarkan. Dan Dia yang menumbuhkan tumbuhan hijau, dan Dia yang menciptakan pasangan-pasangan, jantan dan betina." Ayat ini menunjukkan bahwa Allah menciptakan keseimbangan dalam alam dengan menumbuhkan tumbuhan hijau dan menciptakan pasangan-pasangan makhluk hidup.

Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh faktor internal tidak dapat dihindari karena merupakan proses alami seperti Gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, banjir dan peristiwa alam lainnya. Faktor ekstrinsik adalah kerusakan yang disebabkan oleh perilaku manusia yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan, misalnya polusi udara, kebisingan di udara atau industri, kebakaran hutan yang disebabkan oleh perluasan perkebunan, dll.

Kurangnya kesadaran manusia dan pemahaman tentang masalah lingkungan juga merupakan penyebab kerusakan terbesar selain banyak faktor penting yang mempengaruhinya. Hal ini didukung oleh lemahnya perlindungan hukum bagi pihak yang merusak lingkungan secara besar-besaran. Manusia semakin selaras dengan alam dengan segala aktivitas dan perbuatannya. Dalam keserakahannya, manusia mengeksploitasi alam tanpa menjadikannya berharga, ekonomis, dan diperlukan untuk kehidupan pragmatis. Padahal Alquran memberi peringatan keras untuk tidak merusak tanah ini.

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Dapat diartikan bahwa dari sudut pandang Al-Qur'an, Istilah lingkungan sangat luas dan mencakup habitat semua spesies baik di darat maupun di luar angkasa, maupun di luar angkasa.. Karena keseimbangan ekosistem bumi terkait dengan ekosistem luar ruang bumi, kerusakan ekologi merupakan tindakan yang bertentangan dengan kehendak Allah. Manusia diberi tanggung jawab sebagai pengelola bumi ini, dan kita harus berperilaku dengan penuh tanggung jawab, menjaga keseimbangan alam, menghindari pemborosan, dan tidak merusak lingkungan secara berlebihan. Dalam menjalankan tugas sebagai khalifah, manusia diharapkan untuk menjadi pelindung lingkungan dan memelihara keberlanjutan ekosistem yang Allah ciptakan..

Oleh: Nur Afifah Dzuhro Humaida UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Program Studi Pendidikan Biologi

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kerusakan-ekologi-dalam-pandangan-alquran/54611/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.14 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Pilihan Editor

  1. 1 Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel
  2. 2

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  3. 3

    Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  4. 4

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  5. 5

    Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.