Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kurangnya Kesadaran Masyarakat Dalam Membuang Sampah

Kurangnya Kesadaran Masyarakat Dalam Membuang Sampah

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
23 Juni 2023, 14.59 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Kurangnya Kesadaran Masyarakat Dalam Membuang Sampah
Instagram – pandawaragroup

JurnalPost.com - Baru baru ini sebuah postingan dari akun Instagram Pandawara Group menyadarkan saya betapa kurangnya kesadaran masyarakat Indonesia dalam menjaga lingkungan, seakan tak peduli lingkungan masyarakat terus membuang sampah sembarangan. Hal itu membuat dampak buruk kepada Lingkungan dan Kesehatan masyarakat, sampah yang dibuang secara tidak benar tidak hanya mengakibatkan pada kerusakkan lingkungan, melainkan termasuk pencemaran air dan udara, serta merusak kehidupan hewan dan tumbuhan.

Berdasarkan hasil penelitian Kementerian Kesehatan, hanya 20 persen dari seluruh penduduk Indonesia yang memperhatikan kebersihan dan kesehatan. Artinya, dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 262 juta jiwa, hanya sekitar 52 juta orang yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan dampaknya terhadap kesehatan. Permasalahan sampah semakin meningkat seiring berjalannya waktu dan meningkatnya jumlah penduduk serta pola hidup yang konsumtif. Meskipun pemerintah dan organisasi telah mengambil tindakan dalam mengatasi masalah lingkungan, masyarakat terlihat kurang peduli terhadap lingkungan sekitar mereka. Namun, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kurangnya kepedulian masyarakat dalam membuang sampah.

IKLAN

Faktor-faktor betapa kurangnya masyrakat dalam membuang sampah:

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

-Kurangnya Pendidikan lingkungan : Salah satu utama faktor kenapa masyarakat masih membuang sampah secara tidak benar adalah kurangnya Pendidikan lingkungan, secara individualis masyarakat harus meningkatkan kesadaran pada lingkungan tidak hanya mementingkan dirinya sendiri. -Kurangnya Infrastruktur pengelolaan sampah : Ketersediaan fasilitas pengelolaan sampah dapat memengaruhi masyarakat membuang sampah. Jika tidak ada tempat sampah yang cukup, masyarakat cenderung akan terus membuang sampah sembarangan. -Kurangnya Kesadaran akan Dampak Lingkungan: Beberapa individu mungkin tidak memiliki kesadaran akan dampak negatif yang ditimbulkan oleh sampah terhadap lingkungan. Mereka mungkin tidak memahami konsep seperti degradasi tanah, kontaminasi air, dan perubahan iklim yang terkait dengan pembuangan sampah yang tidak tepat.

IKLAN

Ketidakpedulian masyarakat dalam membuang sampah juga berakibat serius seperti mencemari lingkungan jika kebiasaan membuang sampah sembarangan terus berlanjut, dapat merugikan kehidupan flora dan fauna termasuk hewan dan tumbuhan. Selain itu, membuang sampah sembarangan juga berpotensi menimbulkan penyakit, karena banyaknya nyamuk yang berkembang biak akibat pembuangan sampah yang tidak benar, dapat mempengaruhi kesehatan dan kenyamanan lingkungan sekitar. Dan, kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah juga berdampak pada aspek ekonomi. Biaya pengelolaan dan pembersihan sampah yang tidak tepat menjadi tanggungan bagi pemerintah. Oleh karena itu, masyarakat harus bekerja sama dan bertanggung jawab dalam membuang sampah dengan bijak.

Pemahaman Masyarakat mengenai sanitasi dalam pandangan agama Islam memiliki peribahasa yang menyatakan bahwa sanitasi adalah bagian dari keyakinan. Sanitasi merupakan kebutuhan penting bagi setiap orang yang tinggal di lingkungan sekitarnya. Suasana lingkungan yang bersih dapat menciptakan kenyamanan dan kesehatan bagi setiap individu yang tinggal di dalamnya. Mari kita pertimbangkan, jika lingkungan tempat tinggal kita kotor, maka rasa tidak nyaman akan muncul. Selain itu, risiko terkena berbagai macam penyakit juga akan meningkat dibandingkan dengan lingkungan yang bersih.

Sebagai gambaran, misalnya, rumah tempat saya tinggal kotor. Terdapat banyak tumpukan sampah dan genangan air di sekitarnya. Oleh karena itu, nyamuk yang membawa penyakit demam berdarah dapat berkembang pesat. Hal ini dapat mengakibatkan risiko besar bagi keluarga dan warga sekitar saya terkena penyakit tersebut. Oleh karena itu, saya mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan dari sampah agar tidak terjadi dampak buruk seperti yang telah saya sebutkan.

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Dalam kesimpulannya, kurangnya kesadaran masyarakat dalam hal pembuangan sampah dapat berdampak buruk terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan ekonomi. Beberapa faktor yang menyebabkan perilaku sembarangan dalam membuang sampah adalah kurangnya pendidikan lingkungan, infrastruktur pengelolaan sampah yang tidak memadai, dan kurangnya kesadaran akan dampak lingkungan.Solusi yang saya sarankan kepada pemerintah adalah dengan menambahkan tempat pembuangan sampah di setiap lingkungan, mengajak masyarakat untuk melakukan gotong royong dalam membersihkan lingkungan mereka, atau mengadakan lomba kebersihan lingkungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membuang sampah dengan benar.

Penulis : Sukron Anggara Mahasiswa Universitas Pamulang Prodi Teknik Informatika. Tugas Mata kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Dosen Pengampu : Mawardi Nurullah, M. Pd

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kurangnya-kesadaran-masyarakat-dalam-membuang-sampah/54522/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 02.27 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Pilihan Editor

  1. 1 HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus
  2. 2

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  3. 3

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  4. 4

    Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  5. 5

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.