JURNALPOST.COM - Indonesia dikenal dengan pulau yang mencapai ribuan dengan berbagai macam perbedaan mulai dari suku, bahasa daerah hingga kebudayaan. Hal ini menjadi salah satu daya tarik yang membuat banyak negara datang ke Indonesia untuk berwisata ataupun untuk tujuan pendidikan. Satu diantaranya datang dari Negeri Sakura, Jepang. CERES atau Center for Environmental Remote Sensing dari Universitas Chiba bekerja sama dengan Universitas Budi Luhur atau UBL dalam pemetaan potensi SDA yang ada di Indonesia baik di darat dan di laut.
UBL (Universitas Budi Luhur) merupakan universitas swasta pertama yang ada di Indonesia yang dapat bekerja sama dengan Universitas Chiba setelah sebelumnya universitas dari Chiba tersebut bekerja sama dengan universitas besar yang ada di Indonesia seperti UI, UGM, ITB, Udayana dan Universitas Hasanuddin. Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Prof Ryutaro Tateishi selaku Direktur CEReS Chiba University dan Prof Suparmoko yang menjadi kepala Pusat Studi Lingkungan UBL.
Seperti yang dikemukakan Kepada Chiba University Overseas Office, Dr Naulita Panggabean, diharapkan kerjasama ini menjadi sebuah langkah awal untuk kerjasama antara Universitas Chiba dengan universitas lainnya di Indonesia setelah adanya kerjasama dengan UBL. Disebutkan juga oleh Dosen Fakultas Teknik UBL, Indra Riyanto, dengan adanya perjanjian ini sama dengan terbukanya kesempatan untuk dosen dan mahasiswa agar dapat melakukan penelitian bersama.
Kerjasama yang dilakukan oleh Chiba University dengan UBL tidak hanya terkait mengenai pemetaan SDA yang ada di Indonesia baik yang di darat ataupun di laut namun UBL juga bekerja sama menjadi mitra Chiba University dalam penyelenggaraan event 7 tahun IJJSS atau Indonesia-Japan Joint Scientific Symposium yang diselenggarakan di Chiba University di tahun 2016. Kerjasama yang antara Universitas Chiba dengan Universitas Budi Luhur tidak terjadi begitu saja karena sebelumnya sudah dilakukan kegiatan bersama sejak 2012 dan penjajakan kerjasama sejak 2014 sehingga terjadi kerja sama yang dilakukan di akhir 2015 dan di tahun 2016, kedua universitas ini dapat meningkatkan kerjasama dan kegiatan bersama.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda