Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kemajuan AI: Ancaman Kecerdasan Buatan Yang Akan Menggantikan Manusia Di Masa Depan

Kemajuan AI: Ancaman Kecerdasan Buatan Yang Akan Menggantikan Manusia Di Masa Depan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
22 Mei 2023, 13.18 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Kemajuan AI: Ancaman Kecerdasan Buatan Yang Akan Menggantikan Manusia Di Masa Depan

JurnalPost.com - Sebelum kita masuk ke pembahasan, pertama saya akan menjelaskan apa sih itu AI? AI atau kecerdasan buatan merupakan bidang ilmu komputer yang dikhususkan untuk memecahkan masalah kognitif yang umumnya terkait dengan kecerdasan manusia, seperti pembelajaran, pemecahan masalah, dan pengenalan pola. Kecerdasan buatan, sering di singkat “AI”, mungkin berkonotasi dengan robotika atau adegan futuristik, kecerdasan buatan (AI) mengungguli robot fiksi ilmiah, ke dalam non fiksi ilmu komputer canggih modern. Seperti yang kita lihat dari penjelasan di atas bahwa AI atau kecerdasan buatan terlihat aman bagi manusia. Akan tetapi tahukah kamu bahwa kemajuan AI yang semakin berkembang ini dapat mengancam eksitensi manusia di masa yang akan datang. Oleh sebab itu kita akan mulai memasuki pembahasan mengapa Kecerdasan Buatan (AI) dapat mengancam manusia.

Di era yang semakin modern ini kita tidak bisa lepas dengan yang namanya teknologi. Setiap kegiatan yang kita lakukan setiap hari pasti sering kali kita menggunakkan teknologi untuk mempermudah kita dalam melakukan berbagai hal. Oleh sebab itu apakah kalian pernah berpikir bahwa di masa yang akan datang nanti dimana teknologi yang semakin berkembang mulai secara perlahan menggantikan kita dalam berbagai hal. Sehingga dimasa yang akan datang nanti manusia mulai tersingkirkan dengan kecerdasan buatan. Dalam beberapa tahun terakhir ini mulai banyak beredar berita mengenai robot yang mencuri pekerjaan manusia sehingga tidak bisa di pungkiri jika dalam beberapa tahun kedepan lapangan pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh manusia harus tergantikan oleh kecerdasan buatan. Hal tersebut mulai mengancam masa depan para pekerja sebab apakah keterampilan yang mereka miliki akan relavan dengan pasar tenaga kerja di masa yang akan datang.

IKLAN

Pada bulan Maret, goldman sachs menerbitkan sebuah laporan yang menunjukkan bahwa AI dapat menggantikan setara dengan 300 juta pekerjaan tetap. Tahun lalu juga di adakannya survey tenaga kerja global tahunan PWC yang menunjukkan bahwa hamper sepertiga responden mengatakan mereka khawatir tentang kemungkinan peran mereka akan di ambil alih oleh teknologi dalam tiga tahun kedepan. Upaya yang dapat kita lakukan dalam menangani masalah ini adalah jangan panik mengenai kasus ini, tetapi kita harus lebih visioner dengan berinvestasi atau mempelajari cara kita untuk bekerja bersama dengan teknologi. Sehingga yang awalnya kita menganggap robot AI adalah ancaman bagi kita berubah menjadi sumber daya yang berguna nantinya.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

IKLAN

Meskipun akhir akhir ini teknologi membuat banyak orang cemas akan kehadirannya, tetapi banyak manfaat yang bisa didapat dari kecerdasan buatan ini seperti yang di jelaskan oleh Scott Likens dari PwC, yang berspesialisasi dalam memahami masalah seputar kepercayaan dan teknologi, memaparkan beberapa manfaat seperti , AI yang diprediksi akan menggantikan ratusan juta manusia, tetapi juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi manusia. Kemajuan teknologi telah menunjukkan kepada kita bahwa teknologi berpotensi mengotomatisasi proses kerja. Akan tetapi jika kita dapat lebih memahami dan mempelajari kemajuan teknologi ini maka kita juga dapat lebih berkembang seiring kemajuan ini.

Kunci dari segala permasalahan ini adalah pendidikan dan pelatihan untuk terus belajar mengikuti perkembangan teknologi serta kita juga harus mengetahui peran kita dalam membantu mengembangkan keterampilan baru. Menurut Likens juga ini bukan pertama kalinya kita mengalami disrupsi industry, akan tetapi kita selalu menemukan cara kita beradaptasi dengan teknologi baru seperti otomatisasi dan manufaktur sampai E Commerce dan ritel.

Sehingga kesimpulan yang dapat saya katakana adalah memang jika kita baru mengenali teknologi baru sering kali kita merasa ketakutan akan tergantikan oleh mereka, akan tetapi jika kita melihat dari sudut pandang yang berbeda, kita dapat memanfaatkan kecerdasan buatan ini dalam mengembangkan diri kita dan membantu kita dalam kehidupan di masa yang akan datang. Seperti yang dikatakan Montrose “banyak kebaikan yang datang dari perkembangan baru”. Sehingga kita tidak perlu takut akan tetapi kita harus terus berusaha dan mempelajari perkembangan teknologi sehingga kita tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi.

Oleh: Jason Jonathan, Mahasiswa Universitas Bangka Belitung

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kemajuan-ai-ancaman-kecerdasan-buatan-yang-akan-menggantikan-manusia-di-masa-depan/49793/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.10 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Pilihan Editor

  1. 1 Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya
  2. 2

    Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  3. 3

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  4. 4

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  5. 5

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.