Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Upaya Yang Bisa Dilakukan Untuk Menjaga Ekosistem Laut

Upaya Yang Bisa Dilakukan Untuk Menjaga Ekosistem Laut

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
22 Mei 2023, 10.00 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Ekosistem Laut

Penulis : Elena wardyanto ( Universitas Airlangga)

JurnalPost.com - Ekosistem laut sangat penting untuk menjaga keseimbangan alam di bumi. Menjaga ekosistem laut berarti menjaga keberlangsungan hidup berbagai jenis makhluk hidup di laut, mulai dari plankton hingga paus. Salah satu caranya adalah dengan menghindari aktivitas yang dapat merusak ekosistem laut, seperti pencemaran laut, penebangan hutan bakau, dan penangkapan ikan yang tidak teratur. Selain itu, juga perlu dilakukan upaya untuk melestarikan terumbu karang yang merupakan bagian penting dari ekosistem laut. Dengan menjaga ekosistem laut, kita turut serta dalam menjaga keberlangsungan hidup semua makhluk di bumi dan menjaga alam agar tetap seimbang.

IKLAN

Ekosistem laut adalah tatanan unsur lingkungan hidup yang terdapat di perairan laut , mulai dari tepi pantai hingga laut dalam . Ekosistem laut terdiri dari berbagai komponen, termasuk komponen biotik dan abiotik . Komponen biotik mencakup makhluk hidup seperti ikan, plankton, karang, dan berbagai jenis hewan laut lainnya. Sedangkan, komponen abiotik mencakup unsur fisik seperti air, pasir, dan karang. Kehidupan di ekosistem laut sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan , seperti tingkat kejernihan dan suhu air. Beberapa fenomena alam, seperti pemutihan terumbu karang, juga dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem laut. Oleh karena itu, perlu kita untuk menjaga kelestarian ekosistem laut dengan cara mengurangi dampak dari aktivitas manusia dan melakukan program pelestarian lingkungan.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Laut adalah salah satu ekosistem yang menampung keanekaragaman hayati yang sangat besar. Namun, ekosistem laut ini seringkali menjadi sasaran bagi berbagai ancaman yang berdampak buruk bagi kelestariannya. Ancaman tersebut berasal dari berbagai kegiatan manusia seperti: pemanasan global, polusi, overfishing, penggunaan bahan kimia, pembangunan pantai yang tidak terkontrol, dan lain sebagainya. Semua ancaman tersebut dapat berdampak luas terhadap ekosistem laut, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam jangka panjang, ancaman terhadap ekosistem laut ini dapat mengancam keberlangsungan hidup manusia di bumi karena ekosistem laut yang sehat sangat penting bagi keseimbangan lingkungan dan kehidupan manusia itu sendiri. Oleh karena itu, upaya untuk menjaga kelestarian ekosistem laut harus menjadi perhatian semua pihak.

Dalam era modern ini, ekosistem laut semakin rentan terhadap kerusakan akibat aktivitas manusia. Mulai dari polusi laut hingga destructive fishing, ancaman terhadap kelestarian ekosistem laut semakin meningkat. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga kelestarian ekosistem laut agar dapat terus berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan manusia. Upaya-upaya untuk menjaga ekosistem laut seperti meminimalkan penggunaan plastik, menjaga kebersihan pantai, menghentikan destructive fishing, dan memperkuat regulasi yang mengatur kegiatan di laut dapat membantu menjaga keberlangsungan ekosistem laut tersebut. Kita harus mengambil tindakan sekarang juga agar ekosistem laut tetap lestari dan dapat diberdayakan secara berkelanjutan bagi masa depan kita.

Ancaman Sampah Plastik pada Ekosistem Laut Indonesia dan Cara Mengatasinya Sampah plastik merupakan salah satu masalah lingkungan global yang telah memberikan dampak besar terhadap ekosistem laut di Indonesia. Sampah plastik yang dibuang sembarangan oleh manusia, terutama di daerah pesisir dan laut, dapat menyebabkan kerusakan pada ekosistem laut dan berdampak pada kehidupan makhluk hidup di dalamnya. Berikut ini adalah beberapa ancaman yang ditimbulkan oleh sampah plastik pada ekosistem laut Indonesia dan cara mengatasinya:

1. Kematian satwa laut Sampah plastik yang terbuang di laut dapat secara langsung menyerang satwa laut seperti ikan, burung laut, penyu, dan mamalia laut lainnya. Satwa laut dapat tertangkap dalam sampah plastik dan tersedak atau mati karena tertusuk atau tercekik oleh sampah tersebut.

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Cara mengatasinya: Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempat yang sesuai, mendaur ulang sampah, dan mengikuti kampanye lingkungan.

IKLAN

2. Kerusakan terumbu karang Sampah plastik yang masuk ke laut dapat merusak terumbu karang. Sampah plastik yang terendam di dasar laut akan memblokir sinar matahari dan mengganggu proses fotosintesis terumbu karang. Hal ini dapat menyebabkan terumbu karang mati dan goncang.

Cara mengatasinya: Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempat yang sesuai, mendaur ulang sampah, dan melakukan restorasi terumbu karang.

3. Pencemaran udara dan air Sampah plastik yang terendam di dasar laut dapat mengeluarkan gas beracun dan merusak kualitas air laut. Pencemaran ini tidak hanya berdampak pada kehidupan satwa laut, tetapi juga berdampak pada kesehatan manusia.

Suasana kegiatan di Pasar Turi
Baca Juga

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Cara mengatasinya: Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempat yang sesuai, mendaur ulang sampah, dan menjalankan kampanye lingkungan yang bertujuan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya lingkungan.

4. Menurunkan potensi pariwisata Indonesia memiliki kekayaan laut yang luar biasa, dengan terumbu karang, ikan-ikan yang beraneka ragam dan satwa laut lainnya. Sampah plastik yang ada di laut akan mengurangi keindahan ekosistem laut dan berpotensi menurunkan potensi pariwisata di Indonesia.

Cara mengatasinya: Menjaga lingkungan laut, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempat yang sesuai, mendaur ulang sampah, dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan laut.

Sampah plastik merupakan masalah yang sangat penting bagi lingkungan laut di Indonesia. Mengurangi penggunaan sampai plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempat yang sesuai, mendaur ulang sampah, dan mempromosikan kampanye lingkungan adalah beberapa cara untuk mengatasi masalah polusi laut dan penyebabnya dan menjaga keberlanjutan ekosistem laut di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga perlu berperan aktif dalam menjaga lingkungan laut dengan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang membuang limbah plastik ke laut, serta memperketat peraturan dalam mengelola sampah plastik. Selain itu, masyarakat juga perlu diberikan edukasi dan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan laut, sehingga dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membuang sampah pada tempat yang sesuai.

Dalam jangka panjang, solusi yang lebih efektif adalah merubah pola konsumsi masyarakat dengan meningkatkan kesadaran tentang pengelolaan sampah dan memperkenalkan bahan alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti kantong belanja kain atau tumbler reusable.

Mengatasi masalah sampah plastik di lingkungan laut adalah tanggung jawab bersama dan harus menjadi prioritas untuk menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan kesehatan planet kita.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/upaya-yang-bisa-dilakukan-untuk-menjaga-ekosistem-laut/49737/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.15 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Pilihan Editor

  1. 1 Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai
  2. 2

    Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

  3. 3

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  4. 4

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  5. 5

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.