Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Internasional
  3. Kado Istimewa untuk Indonesia, Perjuangan Veddriq Leonardo Menuju Emas di Nomor Speed Putra

Kado Istimewa untuk Indonesia, Perjuangan Veddriq Leonardo Menuju Emas di Nomor Speed Putra

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
09 Agustus 2024, 12.03 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Veddriq Leonardo
Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo (kanan) unggul tipis atas Wu Peng dari China dalam final nomor speed putra Olimpiade Paris 2024 di Le Bourget Climbing Venue, dekat Paris, Prancis, pada 8 Agustus 2024. (Xinhua/Gao Jing)

PARIS, JurnalPost.com - Veddriq Leonardo menyumbangkan medali emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade Paris setelah mengungguli Wu Peng dari China di final perebutan medali emas (big final) cabang olahraga (cabor) panjat tebing nomor speed putra pada Kamis (8/8).

Sam Watson dari Amerika Serikat (AS) meraih medali perunggu sekaligus menorehkan rekor dunia baru dengan catatan waktu 4,74 detik.

IKLAN

Leonardo mencatatkan waktu terbaik pribadi 4,75 detik di final tersebut, lebih cepat 0,02 detik dari Wu, yang menyingkirkan pemegang rekor dunia Watson di semifinal dengan selisih 0,08 detik.

Hakan Fidan
Baca Juga

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

"Saya merasa sangat senang, saya merasa sangat gembira bisa membawa pulang medali emas pertama bagi Indonesia di Paris 2024 ke negara saya," kata Leonardo.

Leonardo melaju mulus ke final, mengalahkan Bassa Mawem (39) dari Prancis dan kemudian Reza Alipour dari Iran.

Sementara itu, Wu menghadapi sejumlah pertandingan yang jauh lebih ketat. Di perempat final, dia meraih kemenangan dengan selisih waktu paling tipis pada hari itu, mengungguli juara dunia Matteo Zurloni dari Italia dengan selisih hanya 0,002 detik. Dia kemudian memenangkan pertandingan ketat lainnya melawan Watson sebelum akhirnya kalah di final.

IKLAN

"Babak perempat final menjadi yang paling menyenangkan bagi saya karena selisih waktunya sangat tipis. Sejujurnya saya mengira akan kalah, tetapi kemenangan membuat saya sangat bersemangat," kata atlet berusia 21 tahun ini, meskipun mengakui bahwa dia sedikit kecewa karena kalah dengan selisih yang begitu tipis di final.

FOTO Sampul
Baca Juga

Raih ACRA Award di Thailand, Kepala BSSN Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Medali perak yang diraih Wu menjadi medali perak kedua bagi China di cabor itu di Olimpiade Paris, menyusul medali perak yang disabet oleh Deng Lijuan di nomor speed putri pada Rabu (7/8).

"Saya tidak dalam kondisi terbaik hari ini. Saya biasanya merasa lebih ringan dan tidak membutuhkan banyak tenaga untuk memanjat. Hari ini, tubuh saya terasa berat, tetapi saya berhasil melakukan penyesuaian dengan cepat," kata Wu.

Watson telah mencatatkan rekor baru 4,75 detik pada kualifikasi dua hari lalu dan mempertajam 0,01 detik dari catatan waktunya sendiri di final perebutan medali perunggu (small final) melawan Alipour.

"Saya tidak menyesal. Saya rasa saya tidak melakukan kesalahan sejauh kontribusi yang saya berikan sebagai seorang atlet. Panjat tebing hanya memiliki sedikit sekali margin kesalahan, dan saya bertanding melawan beberapa atlet yang luar biasa. Jadi, tidak ada penyesalan," ujar atlet berusia 18 tahun ini.

BPKH dan Bank Muamala
Baca Juga

BPKH dan Bank Muamalat Ajak Diaspora Indonesia di Malaysia Persiapkan Haji Sejak Dini

"Saya sangat bangga dengan Wu dan Leonardo yang telah bergabung dengan saya di podium. Menorehkan rekor dunia baru juga sangat penting." (Xinhua)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kado-istimewa-untuk-indonesia-perjuangan-veddriq-leonardo-menuju-emas-di-nomor-speed-putra/71310/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 06 November 2026, 00.18 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pakar Indonesia Tertarik Kembangkan Moksibusi Sensitif Panas Usai Forum Pengobatan Tradisional SCO 2026

Pengangguran Pemuda Berpendidikan Tinggi di Sri Lanka Capai 43 Persen, Tertinggi di Asia

Trump Pertimbangkan Serangan Besar ke Iran, Akan Bertemu Pemimpin Enam Negara Teluk

Kepala Desa Indonesia Pelajari Tata Kelola Pedesaan dan Pertanian Digital di Tiongkok

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Watchdog menjadi Trusted Advisor: Peran Baru Inspektorat Daerah sebagai APIP dalam Mengawal Kebijakan dan Tata Kelola Daerah

Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

82,4 Persen Guru Sangat Membutuhkan Flipbook Berbasis Pembelajaran Mendalam untuk Mendukung Kurikulum Merdeka

Christianto Salimanan Raih Best Pitching di Indonesia Youth Summit 2026, Usung 1.000 Garuda Impact

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan
  2. 2

    Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

  3. 3

    Tim Abdimas FH UPNVJ Edukasi Hukum Waris dan Perlindungan Lansia di GKPI Tangerang

  4. 4

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  5. 5

    Poltekkes Kemenkes Jakarta II Latih Kader Kesehatan Pancoran Jadi Agen Edukasi Gigi Tiruan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.