MAKASSAR, JURNALPOTS.COM - Nama Agus Arifin Nu'mang yang hingga saat ini sudah memasuki periode keduanya menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulsel mendampingi Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, semakin ramai disebut-sebut sebagai figur yang tepat untuk maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel yang akan di gelar pada 2018 mendatang, untuk melanjutkan apa yang saat ini telah dan tengah dicapai oleh provinsi Sulsel sebagai salah satu provinsi terbaik di Indonesia.
Masyarakat pun mulai mencocok-cocokkan figur tokoh-tokoh di Sulsel yang dianggap pas untuk nantinya maju mendampingi Agus Arifin Nu'mang dalam Pilgub Sulsel mendatang.
Mulai dari Nudin Abdullah (Bupati Bantaeng), Muh Roem (Ketua DRPD Sulsel), Tanri Bali Lamo (mantan Pj Gubernur Sulsel tahun 2008), Husain Abdullah (Jubir Wapres), hingga Tenri Olle YL (ketua Golkar Gowa), pun mulai disebut-sebut sebagai figur yang pas untuk mendampingi Agus.
Menanggapi hal tersebut, Agus Arifin Nu'mang, mengatakan, masih belum terlalu memikirkan hal tersebut. Ia mengaku saat ini masih fokus untuk bekerja merealisasikan semua program-program yang diusungnya bersama Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.
"Jadi begini, Wagub dan Gubernur itu sudah jabatan politik, tapi saya ini kan masih lama menjabat bersama pak Syahrul, masih 2 tahun lagi. Masih harus bekerja dengan keras untuk bisa merealisasikan dan mewujudkan Sulsel yang semakin baik. Bantulah saya dan pak Syahrul menyelesaikan program-program kami," kata Agus, kemarin.
Agus juga mengatakan seandainya ia dan Syahrul masih bisa maju untuk ketiga kalinya, Agus tetap akan memilih mendampingi Syahrul sebagai Wakil Gubernur.
"Seandainya saya masih bisa untuk ketiga kalinya menjadi wakil gubernur dengan berpasangan dengan Pak Syahrul, saya tetap mau sama Pak Syahrul," ujarnya.
Saat ditanya mengenai sikapnya apakah akan maju atau tidak dalam Pilgub Sulsel mendatang, Agus masih menanggapinya dengan dingin dan datar.
"Kalau memang rakyat merasakan ada manfaatnya saya dan pak Syahrul memimpin daerah ini selama 10 tahun, tentu dia akan mencari siapa figur yang tepat sebagai pengganti beliau yang bisa melanjutkan apa yang sudah dicapai saat ini. Kita akan lihat dukungannya, kalau dukungannya signifikan untuk maju, kenapa tidak. Tapi kalau elektabilitas kita rendah dan orang membenci kita, untuk apa maju," ucapnya.
Agus juga mengaku, hingga saat ini, ia tidak (belum) melakukan atau membangun komunikasi dengan tokoh-tokoh terkait Pilgub Sulsel.
"Saya tidak (belum) pernah menyatakan atau membangun komunikasi untuk itu, orang yang datang sama saya menanyakan saya maju atau tidak, dan saya cuma bilang Insha Allah kita lihat bagaimana nanti," ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Sulsel, Muh Roem, mengatakan, figur yang baik dipilih pada Pilgub mendatang sebaiknya adalah figur yang bisa melanjutkan capaian Sulsel saat ini.
"Sebaiknya yang bisa melanjutkan pembangunan dan apa yang sudah dicapai Sulsel saat ini. Kalau harus mulai dari nol lagi kan tentu tidak mudah," ujar Roem, saat ditemui disela avara pencanangan pembangunan Mesjid Raya CPI, belum lama ini.
Roem juga mengaku sudah memiliki gambaran tentang calon yang akan didukungnya. Akan tetapi ia masih enggan menyebut siapa nama yang dimaksud.
"Gambaran calon saya sudah ada, mungkin orang ada yang tidak suka, tapi saya suka dia," ucapnya. (fo)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda