CIMAHI, JurnalPost.com – Sebagai wujud empati, Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Jum’at (3/4/2026) takziyah ke rumah duka almarhum Mayor Anumerta Infantri Zulmi Aditya Iskandar, S.T. Han., salah satu parujurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di bawah bendera PBB di Lebanon, Senin 30 Maret 2026.
Takziyah Jama’ah Muslimin (Hizbullah) diwakili tiga lembaga di bawah koordinator Amir Majelis Ukhuwah Pusat (MUP) H. Syakuri yang disertai staf: Agus Makmun dan Nurul Priansah. Kemudiann Muqarrobin Al Ayubi mewakili lembaga Ukhuwan Al-Fatah Rescue (UAR) dan Yusuf Mulyana mewakili Aqsa Working Group (AWG) Pusat.
Lembaga kemanusiaan AWG Biro Jawa Barat yang diwakili ikhwan Ali, Ahmad dan Frial juga turut bertakziyah ke rumah duka di kediaman orang tua almarhum Kp. Cikendal No. 41 Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat. Rombongan takziyah dari Bogor dan Bandung tiba di rumah duka sekitar pukul 16.00 WIB diterima langsung oleh Ayah dan Ibu, isteri almarhum Mayor Anumerta Infantri Zulmi dan kakak sepupunya.
“Kami turut menyampaikan berduka cita yang mendalam atas gugurnya Mayor Anumerta Infantri Zulmi Aditya Iskandar dalam tugas mulia sebagai pasukan penjaga perdamaian UNIFIL PBB di Lebanon beberapa hari lalu. Semoga almarhum dirahmati Allah subahanahu wa ta’a, diampuni dosa-dosanya, diterima amal perjuangannya dan arwahnya ditempatkan di sisiNya yang mulia, ” ujar H. Syakuri di hadapan keluarga almarhum.
Keluarga almarhum yang diwakili kakak sepupu Zulmi, Risman Efendi, menyampaikan terima kasih atas belasungkawa rombongan dari Jama’ah Muslimin (Hizbullah) yang telah datang ke Cimahi.
“Terima kasih kepada bapak-bapak semua yang dari Jakarta telah hadir ke sini menyampaikan turut berduka cita kepada almarhum. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan bapak-bapak sekalian,” katanya.
Jenazah almarhum Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar bersama dua rekannya yang juga menjadi korban kebiadaban Zionis Israel, Sabtu sore (4/4) setelah prosesi penghormatan di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Banten oleh Presiden Prabowo Subianto selaku Panglima Tertinggi, pukul 21.00 WIB diterbangkan ke rumah duka masing-masing.
Jenazah Mayor Anumerta Infantri Zulmi Aditya Iskandar diterbangkan ke Bandung dan di antarkan ke rumah duka di Cimahi, Serka Anumerta Muhammad Nur Ikhwan dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon sekitar pukul 21.15 WIB telah tiba di Bandara Kulonprogo, Jogjakarta. Jenazah Serka Anumerta Muhammad Nur Ikhwan selanjutnya diantarkan ke rumah duka di Magelang, Jawa Tengah.
Menurut rencana ketiga jenazah penjaga perdamaian tersebut akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan setempat pada Ahad 5 April 2026. Ketiga prajurit TNI yang mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat secara anumerta itu gugur diserang oleh militer Zionis Israel saat sedang mejalankan tugas misi perdamaian UNIFIL PBB di Lebanon dalam dua kali insiden, Ahad dan Senin, 29 – 30 Maret 2026.
Insiden yang sudah berulang kali dilakukan zionis Israel tersebut menuai protes keras darI Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan para pemimpin dunia. Di Indonesia NGO dan organisasi Islam termasuk Jama’ah Muslimin (Hizbullah) juga turut menyampaikan protes keras melalui statement yang dimuat berbagai media massa sebelum perwakilan organisasi tersebut takziyah ke rumah duka. [AM]
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda