BANYUMAS RAYA, JurnaalPost.com – Ikatan Penulis Aktif Banyumas Raya (IPAB) berkolaborasi dengan Yayasan Rumah Indonesia Menulis dan SIP Publishing menggelar pelatihan adaptasi cerita pendek (cerpen) menjadi skenario film, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan literasi sekaligus membuka peluang bagi para penulis untuk membawa karya sastra mereka ke ranah audiovisual dan industri perfilman.
Pelatihan ini membekali peserta dengan berbagai pengetahuan teknis, mulai dari struktur penulisan skenario, pengembangan cerita, penulisan dialog sinematik, hingga pemahaman mengenai dinamika industri perfilman nasional.
Antusiasme terhadap kegiatan tersebut terbilang tinggi. Workshop daring ini tercatat diikuti 1.839 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Sejumlah peserta dari luar negeri juga turut mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua Ikatan Penulis Aktif Banyumas Raya (IPAB), Septiono Bangun Sugiharto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa menyelenggarakan agenda besar ini bersama SIP Publishing dan Yayasan Rumah Indonesia Menulis. Ini adalah langkah nyata kami untuk menginisiasi dan memfasilitasi talenta-talenta penulis di seluruh Indonesia agar tidak hanya berhenti di media cetak, tetapi juga mampu menembus panggung perfilman nasional,” ujar Septiono.
Menurutnya, perkembangan industri kreatif memberikan ruang semakin luas bagi penulis untuk mengembangkan karya ke berbagai medium. Karena itu, kemampuan mengubah karya prosa menjadi skenario dinilai menjadi salah satu keterampilan penting bagi penulis masa kini.
Dukungan juga disampaikan Indra Gunawan selaku Ketua Yayasan Rumah Indonesia Menulis sekaligus Direktur SIP Publishing. Ia mendorong para peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan serius sehingga ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dalam pengembangan karya.
Ia berharap karya-karya yang lahir setelah pelatihan memiliki kualitas yang semakin baik dan berpeluang menarik perhatian rumah produksi atau production house.
Pelatihan menghadirkan praktisi di bidang literasi dan perfilman, Hengki Kumayandi, sebagai pemateri. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses mengalihkan narasi prosa dalam cerpen menjadi skenario yang mengandalkan visual, adegan, karakter, dan dialog.
Pembahasan berlangsung interaktif dengan diskusi mengenai berbagai aspek teknis penulisan skenario serta tantangan yang kerap dihadapi penulis ketika mengadaptasi karya sastra ke dalam format film.
Melalui kegiatan ini, IPAB bersama Yayasan Rumah Indonesia Menulis dan SIP Publishing berharap dapat melahirkan penulis yang tidak hanya produktif menghasilkan karya sastra, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, media, dan kebutuhan industri kreatif.
IPAB sendiri merupakan organisasi yang menjadi wadah bagi penulis, sastrawan, serta penggiat literasi di wilayah Banyumas Raya. Organisasi tersebut berkomitmen mengembangkan budaya menulis, meningkatkan kapasitas para penulis, serta membangun jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem literasi nasional.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda