Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Teknologi
  3. Inovasi Teknologi dalam Proses Produksi: Memaksimalkan Produktivitas dengan Automasi dan IoT

Inovasi Teknologi dalam Proses Produksi: Memaksimalkan Produktivitas dengan Automasi dan IoT

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 September 2023, 14.30 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Industri 4

JurnalPost.com - Industri 4.0 adalah revolusi industri keempat yang menggabungkan teknologi digital dan fisik untuk menciptakan operasi responsif yang saling terhubung. Dalam industri ini, penggunaan teknologi berbasis internet dapat menghemat tenaga dan membuat pekerjaan dalam industri menjadi lebih efisien. Bahkan, pada satu bagian industri terkadang hanya membutuhkan satu operator saja karena semua pekerjaan sudah dilakukan oleh robot. Selain itu, otomatisasi industri juga mampu melahirkan bisnis baru dan memperluas peluang bisnis di bidang teknologi.

Dampak positif lainnya dari otomatisasi industri adalah pemilik industri tidak perlu mengeluarkan modal yang banyak lagi. Dulu, mungkin kita membutuhkan banyak tenaga manusia sehingga harus mempersiapkan anggaran untuk gaji setiap karyawan atau pekerja. Berbeda dengan sekarang di mana sudah ada teknologi yang bisa menggantikan banyak pekerja sekaligus. Hal ini membuat modal usaha menjadi lebih sedikit karena pemilik usaha tidak perlu lagi membayar gaji yang besar untuk banyak pekerja. Meski demikian, pemilik usaha perlu menyiapkan modal untuk membeli atau membuat sistem pada industri yang digelutinya.

IKLAN

Salah satu teknologi yang dapat membantu meningkatkan kualitas produk dan efisiensi operasi pabrik secara waktu nyata adalah Internet of Things (IoT). Dengan memanfaatkan IoT, pemilik industri dapat memantau dan mengontrol proses produksi secara real-time, sehingga dapat mengambil tindakan yang cepat dan tepat jika terjadi masalah. Selain itu, IoT juga dapat membantu mengoptimalkan penggunaan energi dan bahan baku, sehingga dapat menghemat biaya produksi.

Kolaborasi Teknologi AI dan Kreativitas Manusia
Baca Juga

AI vs Ilustrator: Perubahan Kompetensi yang Dibutuhkan Tenaga Kerja Kreatif di Era Digital

Untuk memanfaatkan teknologi dalam Industri 4.0, pemilik industri dapat menggunakan solusi berbasis standar dan terbuka dari Intel. Solusi ini dapat membantu pemilik industri untuk menghadirkan kecerdasan pada aset operasi mereka dan mengungkap wawasan dari data. Selain itu, solusi berbasis standar dan terbuka dari Intel juga dapat membantu mengurangi biaya pemeliharaan dan memperluas peluang bisnis baru. Dengan ekosistem ekstensif Intel, pemilik industri dapat memilih aplikasi terbaik di kelasnya dengan penuh keyakinan. Namun, perlu diingat bahwa dampak positif dari otomatisasi industri juga harus diimbangi dengan langkah-langkah yang bijak dalam mengatasi dampak negatifnya, seperti pengangguran dan keamanan data. Oleh karena itu, pemilik industri perlu mempertimbangkan dengan matang sebelum menerapkan teknologi otomasi dan IoT dalam operasi pabrik mereka.

Dalam menghadapi Revolusi Industri Keempat, perusahaan-perusahaan akan mendapatkan keuntungan dalam hal efisiensi, produktivitas, dan peluang bisnis baru. Era Industri 4.0 akan terus mendorong inovasi dan transformasi di seluruh sektor industri. Penting bagi pemilik industri untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkannya secara bijak untuk memaksimalkan produktivitas dan efisiensi operasi pabrik mereka.

Selain itu, dalam Industri 4.0, penggunaan teknologi juga dapat membantu meningkatkan pelayanan yang lebih cepat. Tenaga manusia memiliki batasan sehingga jam kerja manusia juga terbatas, yaitu maksimal 8 jam. Setelah itu, manusia mungkin masih bisa melakukan pekerjaan, tapi kualitasnya mungkin sudah berkurang, termasuk kecepatannya. Dengan adanya teknologi otomasi dan IoT, pelayanan dapat dilakukan secara otomatis dan lebih cepat, sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.

IKLAN

Kita perlu mengetahui bahwa penggunaan teknologi otomasi dan IoT juga dapat menimbulkan dampak negatif, seperti pengangguran dan keamanan data, sehinga pemilik industri perlu mempertimbangkan dengan matang sebelum menerapkan teknologi ini dalam operasi pabrik mereka. Pemilik industri juga perlu memastikan bahwa sistem keamanan data mereka cukup kuat untuk melindungi data penting dari serangan siber.

AI Content Design
Baca Juga

AI Content Design Berkembang, Kreator Kini Bisa Mengubah Teks Menjadi Konten Siap Publikasi

Industri 4.0 juga membawa perubahan dalam hal keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan oleh tenaga kerja. Dalam era Industri 4.0, tenaga kerja harus memiliki keterampilan dan pengetahuan yang lebih luas dan kompleks, seperti pemrograman, analisis data, dan kecerdasan buatan. Pemilik industri perlu memperhatikan pengembangan keterampilan dan pengetahuan tenaga kerja mereka agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dan memaksimalkan manfaat dari teknologi otomasi dan IoT. Industri 4.0 juga membawa perubahan dalam hal hubungan antara perusahaan dan pelanggan. Dalam era Industri 4.0, pelanggan memiliki akses yang lebih besar terhadap informasi dan dapat mempengaruhi reputasi perusahaan melalui media sosial. Pemilik industri perlu memperhatikan kepuasan pelanggan dan membangun hubungan yang baik dengan pelanggan mereka untuk mempertahankan reputasi perusahaan.

Selain perubahan dalam hal keterampilan dan pengetahuan tenaga kerja serta hubungan antara perusahaan dan pelanggan, Industri 4.0 juga membawa perubahan dalam hal model bisnis. Dalam era Industri 4.0, model bisnis tradisional yang berfokus pada produksi massal dan efisiensi biaya tidak lagi cukup efektif. Sebaliknya, model bisnis yang lebih fleksibel dan adaptif diperlukan untuk menghadapi perubahan pasar yang cepat dan permintaan pelanggan yang beragam.

Salah satu contoh model bisnis yang berkembang dalam era Industri 4.0 adalah model bisnis berbasis layanan atau "servitization". Dalam model bisnis ini, perusahaan tidak hanya menjual produk, tetapi juga menyediakan layanan tambahan yang terkait dengan produk tersebut, seperti perawatan, perbaikan, dan pemeliharaan. Dengan model bisnis ini, perusahaan dapat memperoleh pendapatan yang lebih stabil dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, Industri 4.0 juga membawa perubahan dalam hal kolaborasi antarperusahaan. Dalam era Industri 4.0, kolaborasi antarperusahaan menjadi lebih penting untuk memaksimalkan manfaat dari teknologi otomasi dan IoT.

Dalam hal ini kita bisa menarik kesimpulan Industri 4.0 membawa banyak manfaat bagi pemilik industri, seperti meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan peluang bisnis baru. Namun, penggunaan teknologi otomasi dan IoT juga dapat menimbulkan dampak negatif, seperti pengangguran dan keamanan data. Pemilik industri perlu mempertimbangkan dengan matang sebelum menerapkan teknologi ini dalam operasi pabrik mereka dan memastikan bahwa sistem keamanan data mereka cukup kuat. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, pemilik industri dapat memaksimalkan produktivitas dan efisiensi operasi pabrik mereka dan menghadapi tantangan di era Industri 4.0.

Mahasiswa BEM FMIPA UNUD berfoto bersama di depan gedung Senat setelah mengikuti penilaian kemajuan program.
Baca Juga

Mahasiswa Udayana Terapkan AGRI-MOTION, Smart Farming Berbasis IoT di Desa Nyanglan

Oleh: Prasetya Risa Kartika Magister Manajemen Universitas Jendral Soedirman

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/inovasi-teknologi-dalam-proses-produksi-memaksimalkan-produktivitas-dengan-automasi-dan-iot/59145/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.20 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM Kembangkan Anoda Baterai Ion-Natrium dari Jerami Padi dan Limbah Grafit

Robot Humanoid Catat 9,39 Detik di Lari 100 Meter, Lebih Cepat dari Rekor Usain Bolt

UNNES Kembangkan Sahabat Sehat PAKAR, Chatbot WhatsApp untuk Literasi Kesehatan Mental Perempuan

Chery Buka Prapemesanan SUV Listrik J6T, Varian Terbaru dengan Fitur Lebih Lengkap

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Pilihan Editor

  1. 1 DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD
  2. 2

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  3. 3

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  4. 4

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  5. 5

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.