Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  2. Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  3. Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  4. PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

  5. Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

  1. Beranda
  2. Teknologi
  3. Mahasiswa UGM Kembangkan Anoda Baterai Ion-Natrium dari Jerami Padi dan Limbah Grafit

Mahasiswa UGM Kembangkan Anoda Baterai Ion-Natrium dari Jerami Padi dan Limbah Grafit

Foto profil Gilang Romadhon
Penulis: Gilang Romadhon
12 September 2026, 11.55 WITA Editor: Rafi Adinata
5 menit baca
6157
5 Mahasiswa UGM asal Banyumas

Yogyakarta, JurnalPost.com — Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi material anoda baterai ion-natrium dengan memanfaatkan jerami padi dan limbah grafit. Inovasi tersebut menjadi upaya menghadirkan alternatif material penyimpanan energi sekaligus meningkatkan nilai guna limbah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Kelima mahasiswa itu tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Carbonova. Tim terdiri atas Gilang Romadhon dari Elektronika dan Instrumentasi 2024 sebagai ketua, Zuhrul Anam dari Teknik Fisika 2024, Ethan Armana G. dari Matematika 2024, Asty Goviana dari Kimia 2024, serta Dinaesy Fadillah H. dari Antropologi 2024.

IKLAN

Penelitian yang mereka kembangkan berjudul “Rekayasa Struktur Nitrogen Doped Hard Carbon Berbasis Jerami Padi dengan Spacer Limbah Grafit untuk Peningkatan Performa Anoda Baterai Ion Natrium.”

Desa Sampet
Baca Juga

Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

Gagasan penelitian tersebut berangkat dari melimpahnya limbah jerami padi di Indonesia serta keberadaan limbah grafit yang dinilai masih memiliki peluang untuk dimanfaatkan kembali. Kedua material itu kemudian dikembangkan sebagai bagian dari penelitian material penyimpan energi.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa, Tim Carbonova berupaya melanjutkan sekaligus mengembangkan berbagai penelitian sebelumnya mengenai potensi hard carbon sebagai material anoda untuk baterai ion-natrium.

Mencari Alternatif Material Baterai

Penelitian Carbonova tidak hanya berangkat dari persoalan pengelolaan limbah. Tim juga melihat semakin besarnya kebutuhan terhadap teknologi penyimpanan energi seiring berkembangnya penggunaan perangkat elektronik, kendaraan listrik, serta sistem penyimpanan energi.

Saat ini, baterai lithium-ion masih menjadi salah satu teknologi penyimpanan energi yang banyak digunakan. Namun, perkembangan kebutuhan energi mendorong penelitian terhadap teknologi baterai alternatif, termasuk baterai ion-natrium.

Timor Leste Energy Horizon
Baca Juga

US$216 Juta untuk Menjaga Energi: Sampai Kapan Timor-Leste Bergantung pada BBM Impor?

Natrium memiliki peluang untuk dikembangkan karena sumber dayanya relatif melimpah. Meski demikian, pengembangan baterai ion-natrium juga membutuhkan material anoda yang memiliki karakteristik sesuai agar mampu memberikan performa penyimpanan energi yang baik.

Ketua Tim Carbonova, Gilang Romadhon, mengatakan penelitian tersebut berangkat dari pandangan bahwa limbah masih dapat memiliki nilai apabila dikelola dan dikembangkan melalui pendekatan ilmiah.

“Carbonova berangkat dari isu sederhana, bahwa sesuatu yang dianggap limbah sebenarnya masih memiliki potensi untuk menjadi solusi. Melalui penelitian ini, kami mencoba mengubah limbah menjadi material yang bernilai bagi masa depan energi,” ujar Gilang, Kamis (3/9).

Ia menjelaskan Carbonova mencoba menghadirkan material alternatif bagi perkembangan teknologi baterai dengan memanfaatkan sumber daya yang selama ini belum digunakan secara optimal.

Berita KIORCC.jpg
Baca Juga

PPSDM Migas dan KIORCC Jajaki Kerja Sama Riset Offshore, Siapkan Roadmap SDM 2026–2027

IKLAN

“Carbonova berupaya menciptakan alternatif atas keterbatasan teknologi baterai saat ini dengan menghadirkan material anoda baterai ion-natrium yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memanfaatkan sumber daya yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal,” lanjutnya.

Jerami Padi Diolah Menjadi Material Karbon

Dalam penelitian tersebut, jerami padi dimanfaatkan sebagai bahan dasar untuk menghasilkan material karbon. Sementara itu, limbah grafit digunakan untuk membantu proses rekayasa struktur material yang dikembangkan.

Tim Carbonova kemudian melakukan serangkaian proses penelitian untuk menghasilkan kandidat material anoda baterai ion-natrium.

Material tersebut selanjutnya melalui sejumlah pengujian untuk mengetahui karakteristik fisik maupun respons elektrokimianya. Tahapan ini diperlukan untuk melihat kemampuan material dalam mendukung proses penyimpanan dan pelepasan muatan pada sistem baterai.

Hasil pengujian awal menunjukkan material yang dikembangkan mampu memberikan respons elektrokimia serta menghasilkan kapasitas penyimpanan muatan.

Temuan tersebut masih menjadi hasil pendahuluan atau preliminary result. Tim Carbonova akan terus melakukan optimasi terhadap struktur material dan sistem baterai yang dikembangkan agar dapat memperoleh performa yang lebih baik.

Memberikan Kehidupan Kedua bagi Limbah

Bagi Tim Carbonova, penelitian tersebut tidak semata-mata bertujuan menghasilkan material baterai dari limbah. Riset ini sekaligus menjadi upaya menunjukkan bahwa limbah pertanian maupun limbah dari aktivitas teknologi masih memiliki peluang untuk dimanfaatkan kembali.

Jerami padi yang selama ini banyak menjadi sisa kegiatan pertanian diproses menjadi material karbon. Sementara grafit dari limbah dimanfaatkan kembali sebagai bagian dari rekayasa material.

Pemanfaatan dua jenis limbah tersebut diharapkan dapat membuka pendekatan baru dalam pengembangan material baterai yang lebih dekat dengan ketersediaan sumber daya di Indonesia.

Tim Carbonova berharap penelitian yang mereka lakukan dapat menjadi salah satu langkah dalam mendorong pemanfaatan limbah secara lebih produktif sekaligus memperluas penelitian mengenai teknologi baterai ion-natrium.

Ke depan, pengembangan lebih lanjut masih diperlukan untuk meningkatkan performa material, kestabilan elektrokimia, serta melihat potensinya apabila diterapkan pada sistem baterai dengan skala yang lebih besar.

Melalui inovasi tersebut, Tim Carbonova ingin menunjukkan bahwa pengembangan teknologi energi tidak selalu harus berangkat dari material baru. Limbah yang selama ini dianggap tidak bernilai pun dapat menjadi sumber material bagi teknologi penyimpanan energi masa depan apabila dikembangkan melalui riset yang tepat.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mahasiswa-ugm-kembangkan-anoda-baterai-ion-natrium-dari-jerami-padi-dan-limbah-grafit/97662/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 14.02 WITA

  • #Energi Terbarukan
  • #Inovasi Mahasiswa
  • #UGM
  • #baterai ion-natrium
  • #jerami padi
  • #limbah grafit
  • #penyimpanan energi

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

AI vs Ilustrator: Perubahan Kompetensi yang Dibutuhkan Tenaga Kerja Kreatif di Era Digital

AI Content Design Berkembang, Kreator Kini Bisa Mengubah Teks Menjadi Konten Siap Publikasi

Mahasiswa Udayana Terapkan AGRI-MOTION, Smart Farming Berbasis IoT di Desa Nyanglan

Robot Humanoid Catat 9,39 Detik di Lari 100 Meter, Lebih Cepat dari Rekor Usain Bolt

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Resmi Dilantik, BPC GMKI Singaraja Periode 2026–2027 Fokus Kuatkan Kaderisasi dan Kolaborasi

Pilihan Editor

  1. 1 Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis
  2. 2

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  3. 3

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

  4. 4

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  5. 5

    Biaya yang Tak Masuk Inflasi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.