Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Teknologi
  3. Perkembangan Teknologi AI Voice Generator Semakin Terasa Realistis

Perkembangan Teknologi AI Voice Generator Semakin Terasa Realistis

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
27 Agustus 2023, 08.32 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
AI Voice

JurnalPost.com - Dunia semakin lama semakin berkembang dan teknologi pun tidak kalah dalam perkembangannya. Dimulai dari revolusi industri 1.0 dan sekarang telah menjadi industri 4.0 yang hampir menuju industri 5.0. Dalam industri 4.0, lebih mengacu kepada munculnya banyak teknologi digital, seperti Artificial Intelligence (AI). AI ini bertujuan untuk membantu manusia dalam kegiatan-kegiatannya agar manusia dapat mengerjakan kegiatannya tersebut secara lebih efisien dan efektif. Contoh AI tersebut adalah AI Voice Generator.

AI Voice Generator adalah sebuah teknologi artificial intelligence yang dibuat dan dilatih oleh manusia, yang ahli dalam mengembangkan teknologi, untuk dapat menghasilkan suara dari seorang tokoh, baik tokoh tersebut adalah fiksi maupun nyata. Suara yang dibuat oleh AI Voice Generator pun terdengar seperti suara dari tokoh-tokoh tersebut sehingga terdengar seperti tokoh tersebut yang mengatakan kata-kata tersebut secara alami dan asli. AI ini adalah salah satu teknologi AI yang sedang banyak dipakai di media sosial. Banyak orang di dalam media sosial menggunakan AI Voice Generator untuk menggantikan suara vokalis yang menyanyikan suatu lagu menjadi suara orang lain yang menyanyikan lagu tersebut. Salah satu media sosial yang digunakan untuk mengunggah video tentang AI bernyanyi adalah TikTok.

IKLAN

AI COVER PRESIDEN JOKO WIDODO Ada sebuah cover lagu dari Tiktok yang sempat viral dan trending. Video tersebut dibuat pada tanggal 9 Juli 2023 dan telah ditonton oleh 1,5 juta orang. Dalam cover lagu “Hotline Bling” - Drake menggunakan suara Presiden Joko Widodo. Cover lagu tersebut diunggah oleh seseorang yang akunnya bernama @kevinowl1. Dalam cover tersebut, terdengar suara seperti Presiden Joko Widodo menyanyikan lagu bahasa Inggris tersebut dengan jelas, suara yang merdu, terdengar asli dan memiliki suara khas Presiden Joko Widodo. Namun, realitasnya adalah bukan Presiden Joko Widodo yang menyanyikan, melainkan AI Voice Generator tersebutlah yang menyanyikan lagu tersebut.

Kolaborasi Teknologi AI dan Kreativitas Manusia
Baca Juga

AI vs Ilustrator: Perubahan Kompetensi yang Dibutuhkan Tenaga Kerja Kreatif di Era Digital

IKLAN

Tidak hanya lagu dari Drake saja, tetapi lagu yang lain pun juga pernah dicover oleh AI Presiden Joko Widodo. Salah satu contoh lagu yang sedang trending pada waktu itu hingga pada saat ini adalah “Cupid” - FIFTY FIFTY. Lagu ini dibuat oleh girlband Korea yang dirilis pada tanggal 23 Februari 2023. Dengan lirik yang enak, intonasi atau nadanya yang dapat membuat candu, lagu ini dapat menjadi lagu yang disukai oleh banyak orang sehingga dengan adanya AI Voice Generator ini, dapat memudahkan orang-orang akan perasaan ingin tahunya jika orang lain, seperti Presiden Joko Widodo, yang menyanyikan lagu ini. Dan dari situlah seseorang dengan akun @d.pntrx01 membuat cover Presiden Joko Widodo menyanyikan lagu “Cupid” pada tanggal 29 April 2023 dengan 4,1 juta total orang yang telah menonton videonya. Dalam video ini, juga memiliki suara yang khas dari Presiden Joko Widodo dan pengejaan bahasa Inggrisnya pun cukup baik, tetapi kurang natural suaranya dan masih terdengar seperti sebuah robot yang menyanyikan lagu tersebut.

AI Voice Generator ini dapat dibuat melalui banyak aplikasi. Contoh aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat AI Voice Generator adalah Murf, Lovo, Resemble, Synthesis, Speechhelo dan lainnya. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat menciptakan suara yang alami dan realistis. Kebanyakan dari aplikasi tersebut memberikan free trial kepada pengguna untuk mencoba aplikasinya, ada juga yang harus langsung membayar aplikasi tersebut jika ingin memakainya, dan ada juga yang memang gratis untuk dipakai. Tetapi dapat diketahui bahwa tentunya dalam free trial ataupun yang gratis tersebut memiliki kelemahan, yaitu tidak dapat memilih suara-suara yang diinginkan dalam membuat suatu karya secara luas dan tanpa batasnya, dan yang gratis pun juga memiliki kelemahan lagi, yaitu pasti akan terdengar suaranya tidak terlalu realistis dan terdengar seperti ada yang menyetel suaranya.

Dengan teknologi AI Voice Generator yang akan terus meningkat sehingga dapat menawarkan potensinya yang begitu besar sehingga dapat mengubah teks ataupun suara menjadi suara yang realistis. Perkembangan ini tentunya akan semakin terintegrasi masuk ke dalam kehidupan manusia. Tetapi perlu juga untuk berwaspada akan kesalahgunaan teknologi AI Voice Generator ini karena tidak hanya dapat digunakan untuk kesenangan orang saja untuk membuat sebuah cover lagu, tetapi juga dapat digunakan untuk menipu orang. Maka dari itu, diperlukan untuk lebih berhati-hati dan memilah dahulu dengan sebuah berita yang ditambah dengan suara orang di sosial media, kecuali kalau digunakan hanya untuk menghibur dan memberi kesenangan pribadi dan banyak orang.

Oleh: Keane Audric , XII IPS 2, SMAK 6 Penabur

AI Content Design
Baca Juga

AI Content Design Berkembang, Kreator Kini Bisa Mengubah Teks Menjadi Konten Siap Publikasi

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/perkembangan-teknologi-ai-voice-generator-semakin-terasa-realistis/58098/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.21 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa Udayana Terapkan AGRI-MOTION, Smart Farming Berbasis IoT di Desa Nyanglan

Mahasiswa UGM Kembangkan Anoda Baterai Ion-Natrium dari Jerami Padi dan Limbah Grafit

Robot Humanoid Catat 9,39 Detik di Lari 100 Meter, Lebih Cepat dari Rekor Usain Bolt

UNNES Kembangkan Sahabat Sehat PAKAR, Chatbot WhatsApp untuk Literasi Kesehatan Mental Perempuan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Pilihan Editor

  1. 1 Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa
  2. 2

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  3. 3

    Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  4. 4

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

  5. 5

    Self-Sabotage: Ketika Kita Justru Menghalangi Diri Sendiri

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.