JurnalPost.com - Dunia semakin lama semakin berkembang dan teknologi pun tidak kalah dalam perkembangannya. Dimulai dari revolusi industri 1.0 dan sekarang telah menjadi industri 4.0 yang hampir menuju industri 5.0. Dalam industri 4.0, lebih mengacu kepada munculnya banyak teknologi digital, seperti Artificial Intelligence (AI). AI ini bertujuan untuk membantu manusia dalam kegiatan-kegiatannya agar manusia dapat mengerjakan kegiatannya tersebut secara lebih efisien dan efektif. Contoh AI tersebut adalah AI Voice Generator.
AI Voice Generator adalah sebuah teknologi artificial intelligence yang dibuat dan dilatih oleh manusia, yang ahli dalam mengembangkan teknologi, untuk dapat menghasilkan suara dari seorang tokoh, baik tokoh tersebut adalah fiksi maupun nyata. Suara yang dibuat oleh AI Voice Generator pun terdengar seperti suara dari tokoh-tokoh tersebut sehingga terdengar seperti tokoh tersebut yang mengatakan kata-kata tersebut secara alami dan asli. AI ini adalah salah satu teknologi AI yang sedang banyak dipakai di media sosial. Banyak orang di dalam media sosial menggunakan AI Voice Generator untuk menggantikan suara vokalis yang menyanyikan suatu lagu menjadi suara orang lain yang menyanyikan lagu tersebut. Salah satu media sosial yang digunakan untuk mengunggah video tentang AI bernyanyi adalah TikTok.
AI COVER PRESIDEN JOKO WIDODO Ada sebuah cover lagu dari Tiktok yang sempat viral dan trending. Video tersebut dibuat pada tanggal 9 Juli 2023 dan telah ditonton oleh 1,5 juta orang. Dalam cover lagu “Hotline Bling” - Drake menggunakan suara Presiden Joko Widodo. Cover lagu tersebut diunggah oleh seseorang yang akunnya bernama @kevinowl1. Dalam cover tersebut, terdengar suara seperti Presiden Joko Widodo menyanyikan lagu bahasa Inggris tersebut dengan jelas, suara yang merdu, terdengar asli dan memiliki suara khas Presiden Joko Widodo. Namun, realitasnya adalah bukan Presiden Joko Widodo yang menyanyikan, melainkan AI Voice Generator tersebutlah yang menyanyikan lagu tersebut.
Tidak hanya lagu dari Drake saja, tetapi lagu yang lain pun juga pernah dicover oleh AI Presiden Joko Widodo. Salah satu contoh lagu yang sedang trending pada waktu itu hingga pada saat ini adalah “Cupid” - FIFTY FIFTY. Lagu ini dibuat oleh girlband Korea yang dirilis pada tanggal 23 Februari 2023. Dengan lirik yang enak, intonasi atau nadanya yang dapat membuat candu, lagu ini dapat menjadi lagu yang disukai oleh banyak orang sehingga dengan adanya AI Voice Generator ini, dapat memudahkan orang-orang akan perasaan ingin tahunya jika orang lain, seperti Presiden Joko Widodo, yang menyanyikan lagu ini. Dan dari situlah seseorang dengan akun @d.pntrx01 membuat cover Presiden Joko Widodo menyanyikan lagu “Cupid” pada tanggal 29 April 2023 dengan 4,1 juta total orang yang telah menonton videonya. Dalam video ini, juga memiliki suara yang khas dari Presiden Joko Widodo dan pengejaan bahasa Inggrisnya pun cukup baik, tetapi kurang natural suaranya dan masih terdengar seperti sebuah robot yang menyanyikan lagu tersebut.
AI Voice Generator ini dapat dibuat melalui banyak aplikasi. Contoh aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat AI Voice Generator adalah Murf, Lovo, Resemble, Synthesis, Speechhelo dan lainnya. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat menciptakan suara yang alami dan realistis. Kebanyakan dari aplikasi tersebut memberikan free trial kepada pengguna untuk mencoba aplikasinya, ada juga yang harus langsung membayar aplikasi tersebut jika ingin memakainya, dan ada juga yang memang gratis untuk dipakai. Tetapi dapat diketahui bahwa tentunya dalam free trial ataupun yang gratis tersebut memiliki kelemahan, yaitu tidak dapat memilih suara-suara yang diinginkan dalam membuat suatu karya secara luas dan tanpa batasnya, dan yang gratis pun juga memiliki kelemahan lagi, yaitu pasti akan terdengar suaranya tidak terlalu realistis dan terdengar seperti ada yang menyetel suaranya.
Dengan teknologi AI Voice Generator yang akan terus meningkat sehingga dapat menawarkan potensinya yang begitu besar sehingga dapat mengubah teks ataupun suara menjadi suara yang realistis. Perkembangan ini tentunya akan semakin terintegrasi masuk ke dalam kehidupan manusia. Tetapi perlu juga untuk berwaspada akan kesalahgunaan teknologi AI Voice Generator ini karena tidak hanya dapat digunakan untuk kesenangan orang saja untuk membuat sebuah cover lagu, tetapi juga dapat digunakan untuk menipu orang. Maka dari itu, diperlukan untuk lebih berhati-hati dan memilah dahulu dengan sebuah berita yang ditambah dengan suara orang di sosial media, kecuali kalau digunakan hanya untuk menghibur dan memberi kesenangan pribadi dan banyak orang.
Oleh: Keane Audric , XII IPS 2, SMAK 6 Penabur
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda