Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Teknologi
  3. Industri robot humanoid raih momentum, dorong perekonomian China

Industri robot humanoid raih momentum, dorong perekonomian China

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
16 Juli 2024, 21.27 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
robot humanoid
Sekelompok robot humanoid ditampilkan di pintu masuk pameran Konferensi Kecerdasan Buatan Dunia (World Artificial Intelligence Conference/WAIC) 2024 yang berlangsung selama tiga hari di Shanghai, China timur, pada 4 Juli 2024. (Xinhua/Fang Zhe)

SHENZHEN, JurnalPost.com - Di sebuah pabrik otomotif, deretan robot humanoid berwarna perak berjalan di sepanjang lini perakitan, melakukan tugas-tugas yang dahulu hanya dapat dilakukan oleh manusia, mulai dari pemindaian mobil hingga pemeriksaan sabuk pengaman dan penempelan label pada kendaraan.

Ini bukan adegan dari film fiksi ilmiah, melainkan sebuah kolaborasi antara UBTECH, sebuah perusahaan robotika yang berbasis di Shenzhen, dengan produsen mobil listrik China, NIO, yang menyoroti kemajuan pesat dalam industri robot humanoid di China.

IKLAN

Seiring persaingan yang semakin ketat di kalangan produsen, robot humanoid semakin diintegrasikan ke dalam berbagai sektor, dengan aplikasi industri berperan sebagai pemimpin.

Kolaborasi Teknologi AI dan Kreativitas Manusia
Baca Juga

AI vs Ilustrator: Perubahan Kompetensi yang Dibutuhkan Tenaga Kerja Kreatif di Era Digital

Sebelumnya pada bulan ini, UBTECH mengumumkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan FAW-Volkswagen, salah satu produsen mobil patungan pertama di China, untuk mengembangkan pabrik mobil nirawak. Inisiatif ini bertujuan untuk menggunakan Walker S, robot humanoid industri buatan UBTECH, di pabrik FAW-Volkswagen di Qingdao, China timur. Robot Walker S akan melakukan berbagai tugas seperti pengencangan baut, perakitan komponen, dan penanganan suku cadang otomotif.

Para ahli memandang manufaktur industri, layanan komersial, dan pendampingan keluarga sebagai bidang-bidang utama untuk penerapan robot humanoid. Di antara bidang-bidang tersebut, manufaktur industri siap untuk memimpin.

Pada Konferensi Inovasi 2024 yang diselenggarakan pada akhir pekan lalu di Shenzhen, pusat teknologi sekaligus kota metropolitan di China selatan, Wakil Presiden UBTECH Pang Jianxin mengatakan bahwa robot humanoid semakin terlibat dalam sektor-sektor penting di industri manufaktur, termasuk mobil, komputer, komunikasi, dan barang elektronik konsumen.

"Sifat terstandardisasi dari manufaktur industri menjadikannya sebagai area aplikasi awal yang ideal untuk robot humanoid," kata Pang, seraya menyoroti bahwa basis industri China yang kuat menyediakan lahan subur untuk pengembangan robot humanoid.

AI Content Design
Baca Juga

AI Content Design Berkembang, Kreator Kini Bisa Mengubah Teks Menjadi Konten Siap Publikasi

Integrasi mendalam ke manufaktur industri akan secara signifikan meningkatkan kemampuan manipulasi alat dan pelaksanaan tugas robot humanoid, kata Pang.

China menargetkan untuk membangun sistem inovasi awal untuk robot humanoid per 2025, menurut pedoman dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China. Per 2027, China akan memiliki sistem rantai pasokan dan industri yang aman dan andal, dan berbagai produk terkait akan terintegrasi secara mendalam ke ekonomi riil.

IKLAN

Perusahaan robotika China berada di garis depan dalam memajukan teknologi robot humanoid, mencapai terobosan signifikan dalam hal fungsi tubuh bagian bawah dan atas.

LimX Dynamics mengatasi tantangan dalam hal kontrol gerakan dinamis pada tubuh bagian bawah robot humanoid dengan mengembangkan algoritma khusus untuk perencanaan gerakan, estimasi keadaan, dan koordinasi seluruh tubuh. Robot humanoid buatan perusahaan itu kini mampu melakukan gerakan berlari secara kontinu, menyelaraskan gerakan lengan dengan gerakan tubuh bagian bawah secara mulus.

Mahasiswa BEM FMIPA UNUD berfoto bersama di depan gedung Senat setelah mengikuti penilaian kemajuan program.
Baca Juga

Mahasiswa Udayana Terapkan AGRI-MOTION, Smart Farming Berbasis IoT di Desa Nyanglan

Sementara itu, di bidang desain tubuh bagian atas, perusahaan seperti PaXini Technology berupaya menembus batasan dalam hal sensitivitas dan koordinasi. Robot humanoid PaXini memiliki fitur tangan taktil yang mampu membedakan antara kulit manusia lanjut usia dan kulit anak-anak.

Nie Xiangru, salah satu pendiri PaXini Technology, menekankan pentingnya persepsi taktil pada tangan manusia. Untuk meniru kemampuan ini, perusahaan tersebut secara independen merekayasa sensor taktil susunan permukaan multidimensi, meningkatkan kemampuan robot untuk memahami dan merespons dengan indra peraba yang fleksibel dan menyerupai kemampuan manusia.

Xiong Rong, seorang profesor di Universitas Zhejiang, mengatakan bahwa robot humanoid dirancang dalam bentuk manusia untuk memaksimalkan keserbagunaan dan memfasilitasi integrasi yang sempurna ke dalam lingkungan sosial.

Menurut laporan yang dirilis dalam Konferensi Industri Robot Humanoid China Pertama pada April, skala pasar industri robot humanoid China diprediksi akan mencapai 2,76 miliar yuan (1 yuan = Rp2.226) pada 2024 dan 75 miliar yuan per 2029.

Terlepas dari semua kemajuan tersebut, para ahli di konferensi yang digelar selama akhir pekan itu mengingatkan bahwa perjalanan menuju penggunaan robot humanoid di segala skenario masih dalam tahap awal, terutama di lingkungan rumah tangga dan komersial yang kompleks dengan interaksi antara manusia dan robot yang membutuhkan fleksibilitas dan adaptabilitas.

Menurut Pang, pengembangan robot humanoid di masa depan membutuhkan penelitian dan pengembangan lebih lanjut mengenai motor berkinerja tinggi, sensor, dan komponen inti lainnya.

"Mungkin material-material baru seperti otot artifisial berpotensi merevolusi desain robot humanoid, memungkinkan pergeseran dari mekanisme yang digerakkan oleh tenaga yang kaku ke mekanisme yang digerakkan oleh tenaga yang fleksibel," tambah Pang. (Xinhua)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/industri-robot-humanoid-raih-momentum-dorong-perekonomian-china/70593/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 16.57 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM Kembangkan Anoda Baterai Ion-Natrium dari Jerami Padi dan Limbah Grafit

Robot Humanoid Catat 9,39 Detik di Lari 100 Meter, Lebih Cepat dari Rekor Usain Bolt

UNNES Kembangkan Sahabat Sehat PAKAR, Chatbot WhatsApp untuk Literasi Kesehatan Mental Perempuan

Chery Buka Prapemesanan SUV Listrik J6T, Varian Terbaru dengan Fitur Lebih Lengkap

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

Pilihan Editor

  1. 1 DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD
  2. 2

    Dari Laboratorium ke Genggaman: Menelusuri Evolusi dan Cara Kerja Water Quality Field Test Kit

  3. 3

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  4. 4

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

  5. 5

    Inovasi Kemasan Aktif dan Cerdas Berbasis Biopolimer Umbi-Umbian untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mengurangi Kerugian Pangan Pascapanen

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.