Industri AI China Tembus Rp3.200 Triliun, Jumlah Perusahaan Capai 6.600
BEIJING, JurnslPost.com — Nilai industri kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) China diperkirakan melampaui 1,2 triliun yuan atau sekitar Rp3.201,6 triliun sepanjang 2025. Angka tersebut meningkat 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Perkiraan itu disampaikan Akademi Teknologi Informasi dan Komunikasi China atau China Academy of Information and Communications Technology (CAICT), lembaga penelitian di bawah naungan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China.
CAICT mencatat China telah memiliki lebih dari 6.600 perusahaan yang bergerak di sektor AI hingga Juni 2026. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 15 persen dari keseluruhan perusahaan AI di dunia.
Pesatnya pertumbuhan industri AI didukung oleh terbentuknya ekosistem industri yang lengkap, mulai dari infrastruktur dasar, pengembangan model dan kerangka kerja, hingga penerapan teknologi untuk kebutuhan berbagai sektor.
Artikel Terkait
REKOMENDASI JURNALPOST
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda