SURABAYA, JurnalPos.com – Selama satu bulan menjalani magang di Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya Virana Mega Putri Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya akhirnya merasakan sendiri bagaimana pekerjaan humas pemerintahan itu berjalan setiap hari. Mulai dari ikut liputan agenda Gubernur, mendokumentasikan acara besar, sampai membantu publikasi untuk media sosial dan website resmi—semuanya menjadi pengalaman baru buat saya.
Awal Magang: Orientasi dan Belajar Ritme Kerja Pemerintahan Magang dimulai pada 14 Juli 2025. Di hari pertama, saya dan beberapa peserta lain mendapat pengarahan dari pembimbing lapangan mengenai tugas, aturan kerja, sampai alur peliputan. Setelah itu kami diajak berkeliling kantor, mengenal ruangan humas, keprotokolan, sampai area khusus untuk dokumentasi. Meski baru hari pertama, saya langsung merasakan ritme kerja yang cukup cepat dan teratur. Setiap bagian punya perannya masing-masing, dan semuanya saling terhubung.
Ikut Liputan Agenda Gubernur & Pejabat Jatim Memasuki minggu kedua, saya mulai terjun langsung ke lapangan. Salah satu liputan yang saya ikuti adalah pelantikan Pengurus Dekranasda Jatim 2025–2030 di Grahadi. Tugas saya saat itu antara lain mengambil foto, mencatat jalannya acara, dan memastikan momen penting seperti sambutan dan prosesi pelantikan terekam dengan baik. Di lapangan saya belajar bahwa liputan acara resmi tidak hanya soal dokumentasi, tapi juga soal ketepatan waktu dan posisi. Semua bergerak cepat, jadi saya harus selalu siap menangkap momen kapan pun terjadi.
Pengalaman Baru di K-UKM Expo 2025 Pada minggu keempat, saya ikut terlibat di acara besar yaitu K-UKM Expo 2025 “City of Charm”. Saya mendampingi tim dokumentasi untuk mengambil foto dan video selama pameran berlangsung, termasuk saat pembukaan acara dan kunjungan pejabat. Di sini saya belajar hal penting: dokumentasi bukan hanya soal memotret, tapi bagaimana menangkap suasana acara dan cerita di baliknya. Setiap foto harus bisa mewakili pesan yang ingin disampaikan.
Turut Meliput Kerja Sama Internasional Saya juga berkesempatan mengikuti liputan kerja sama antara Pemerintah Jawa Timur dan Pemerintah Australia yang membahas UMKM, koperasi, dan ketahanan pangan. Acara ini terasa berbeda karena lebih formal dan penuh prosedur. Saya harus lebih teliti dalam mengambil gambar, mengatur posisi, dan mencatat momen penting seperti sesi penandatanganan MoU. Dari kegiatan ini saya memahami bahwa humas pemerintah tidak hanya bekerja untuk publik lokal, tetapi juga terlibat dalam hubungan kerja sama internasional.
Belajar Banyak Hal Selain Liputan Selain kegiatan lapangan, saya juga membantu pekerjaan administrasi seperti mengarsip surat masuk, menyiapkan bahan publikasi, dan menyusun laporan kegiatan. Dari sini saya sadar, humas itu tidak hanya soal pemberitaan tapi juga menjaga kerapian data, dokumen, dan informasi.
Akhir Magang: Evaluasi dan Refleksi Pada minggu terakhir, kami mengikuti sesi evaluasi bersama pembimbing. Di sana saya mendapat masukan, motivasi, dan arahan tentang apa saja yang perlu diperbaiki untuk bekerja di dunia komunikasi pemerintahan. Melalui magang ini, saya belajar banyak hal: disiplin, komunikasi, tanggung jawab, dan cara bekerja sama dalam tim. Saya juga jadi lebih paham bagaimana pemerintah membangun citra dan menyampaikan informasi secara profesional melalui media digital.
Melalui pengalaman magang selama satu bulan di Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya semakin memahami bagaimana teori dan praktik dalam peminatan Public Relation benar-benar diterapkan di dunia kerja. Seluruh kegiatan peliputan, dokumentasi, hingga penyusunan publikasi digital menjadi bukti nyata bahwa peran PR tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga mengelola citra lembaga, membangun komunikasi yang efektif, serta memastikan pesan sampai kepada publik secara akurat dan bertanggung jawab.
Pengalaman ini membantu saya melihat lebih jelas bagaimana humas pemerintah menjalankan fungsi strategis dalam menjaga hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan kompetensi yang dipelajari di peminatan PR, seperti manajemen komunikasi, media relations, hingga penyusunan pesan yang tepat sasaran.
Dengan bekal pengalaman lapangan ini, saya berharap dapat terus mengembangkan kemampuan di bidang Public Relation dan siap berkontribusi lebih jauh dalam dunia komunikasi profesional di masa mendatang.
Oleh: Virana Mega Putri 1152200094 (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya ) Mohammad Insan Romadhan, S.I.Kom., M.Med.Kom (Dosen Pembimbing Magang Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya) I Gede Alfian S (Pembimbing Magang Humas di Kantor Gubernur Provinsi Jawa Timur)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda