PANGKEP, JurnalPost.com – Hari kedua pelaksanaan Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII di SMKN 1 Pangkep, Minggu (19/7/2026), berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan yang memadukan pembelajaran, kompetisi, kepedulian sosial, dan refleksi profesi.
Salah satu agenda utama yang digelar adalah Cerdas Cermat Guru (CCG). Sebanyak 52 tim dari berbagai sekolah turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Berbeda dari perlombaan pada umumnya, CCG dirancang tidak hanya untuk menguji pengetahuan peserta. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para guru untuk mengevaluasi, berbagi, dan merefleksikan praktik pembelajaran yang selama ini diterapkan di sekolah.
Koordinator CCG, Dian, mengatakan antusiasme peserta menjadi salah satu hal yang paling berkesan selama pelaksanaan kegiatan.
“Rasanya berdebar dan luar biasa melihat semangat para guru,” kata Dian.
Ahmad, salah seorang peserta dari tim Bonus Mas DDI Boddie, menilai CCG memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi para guru.
“Keseruannya dapat, pembelajarannya juga dapat. Semoga ke depan kompetisi dan refleksi seperti ini bisa membuat kami menjadi guru yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Selain kompetisi, panitia TPN XIII juga menyerahkan beasiswa kepada 12 siswa dari sejumlah sekolah di Kabupaten Pangkep.
Program beasiswa tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan siswa sekaligus memperlihatkan kolaborasi antara komunitas pendidikan dan masyarakat.
Rangkaian hari kedua kemudian dilanjutkan dengan sesi KGBN Talk bertema “Menemukan Kembali Alasan Jadi Guru”.
Dalam sesi tersebut, para peserta diajak kembali mengingat alasan awal mereka memilih profesi sebagai pendidik. Para guru juga didorong untuk memperkuat komitmen di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan.
Kegiatan itu menjadi ruang perenungan bagi para peserta agar dapat kembali menjalankan tugas dengan semangat baru dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada murid-muridnya.
Hari kedua TPN XIII Pangkep pun menjadi momentum yang mempertemukan semangat berkompetisi, berbagi, dan memperkuat kembali makna pengabdian sebagai guru.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda