JurnalPost.com - Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pembelajaran numerasi di tingkat pendidikan anak usia dini, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Politeknik Negeri Malang mengadakan kegiatan bertajuk “Pelatihan Penyusunan Program Penguatan Numerasi untuk Pendidikan Anak Usia Dini”, yang diikuti oleh seluruh guru RA Tazakka Kota Malang. Kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu, 21 Juni 2025, ini diselenggarakan secara praktis dan interaktif, di mana para guru terlibat langsung dalam merancang dan mensimulasikan kegiatan pembelajaran numerasi berbasis permainan.
Materi pelatihan mencakup penguatan konsep numerasi dasar, strategi pembelajaran yang menyenangkan untuk anak usia dini, serta praktik menyusun program pembelajaran harian dan mingguan yang menekankan pemahaman angka, pola, dan logika melalui aktivitas motorik dan sensorik. Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, tim PKM juga memberikan beberapa alat peraga numerasi yang dapat langsung digunakan dalam pembelajaran, seperti karpet ular tangga raksasa, karpet motorik bernomor, serta berbagai mainan edukatif berbasis numerasi. Alat-alat tersebut dirancang untuk merangsang minat anak dalam berhitung dan berpikir logis melalui permainan yang menyenangkan.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kolaboratif. Para guru tampak antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, terutama saat sesi praktik penyusunan program kegiatan berbasis alat peraga. Ustadzah Sandra, salah satu guru yang aktif selama pelatihan, menyampaikan kesannya, “Saya sangat terbantu dengan pelatihan ini. Tidak hanya mendapat ilmu, tapi juga langsung mempraktikkannya dan membawa pulang media ajar yang siap digunakan di kelas. Terima kasih untuk Tim PKM.”
Pelatihan ini dipandu oleh Tim PKM yang diketuai oleh Vuvut Selviana, S.Pd., M.Pd, dengan anggota: Bakhrudin, S.E., M.E; Ilham Saiful Fauzi, S.Pd., M.Si; Dr. Kristina Widjajanti, S.Si, M.Pd; Zainal Abdul Haris, S.E., M.Si; dan Ratnaning Palupi, S.Si, M.Si. Mereka hadir secara langsung untuk memberikan materi dan mendampingi praktik. Dua mahasiswa juga turut dilibatkan sebagai asisten fasilitator untuk membantu jalannya pelatihan dan dokumentasi kegiatan.
Tim berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan guru, tetapi juga memperkuat implementasi pembelajaran numerasi yang menyenangkan dan bermakna di lingkungan RA Tazakka. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata Polinema dalam menghadirkan perubahan positif melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan anak usia dini.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda