Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. FOMO dan Perilaku Konsumtif pada Remaja, Akibat Media Sosial dan Iklan Influencer ?

FOMO dan Perilaku Konsumtif pada Remaja, Akibat Media Sosial dan Iklan Influencer ?

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
29 Desember 2024, 09.27 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
FOMO dan Perilaku Konsumtif pada Remaja, Akibat Media Sosial dan Iklan Influencer ?

JurnalPost.com - FOMO (Fear of Missing Out) adalah sebuah perasaan takut ketinggalan terhadap momen, kepemilikan terhadap sesuatu, pengalaman, dan hal lain yang dapat menimbulkan perasaan cemas dalam diri seseorang. Perasaan ini biasanya muncul dalam diri seseorang, ketika orang tersebut merasa belum mencapai ataupun memiliki sesuatu yang telah dimiliki orang lain. Perasaan FOMO timbul dalam diri seseorang ketika mengetahui kabar dari orang lain yang up to date, dan kabar up to date tersebut biasanya dapat dilihat melalui media sosial, sehingga ini sangat erat kaitannya dengan penggunaan media sosial, hal ini berarti media sosial memiliki pengaruh dan peran yang signifikan terhadap timbulnya perasaan FOMO. Media sosial sendiri merupakan platform digital yang paling banyak digunakan di kalangan remaja, alasannya karena para remaja lahir ketika teknologi digital berkembang pesat.

Seperti yang kita ketahui, di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Shopee, Tokopedia, Instagram, dan lain sebagainya merupakan media sosial yang sering sekali kita gunakan sebagai remaja Gen Z. Pada awalnya media sosial hanya digunakan sebagai media hiburan, media menemukan informasi dan media berkomunikasi jarak jauh. Namun seiring berkembangnya waktu, media sosial juga digunakan sebagai media belanja online. Menurut kalodata.com, pada Januari 2024 sebesar 81% situs dan web aplikasi yang sering digunakan adalah untuk Shopping, Auctions, or Classifieds.

IKLAN

Media belanja online memiliki beragam cara mengiklankan setiap produknya untuk menarik hati konsumen, terlebih lagi sekarang terdapat fitur Live Shop. Fitur Live Shop merupakan salah satu cara memasarkan produk dengan cara melakukan siaran langsung yang dilakukan oleh seorang sales ataupun influencer dengan metode yang unik sesuai ciri khas masing-masing. Fitur ini biasanya menawarkan diskon ataupun promo besar-besaran terhadap beberapa produk yang dijual dalam Live Shop tersebut. Perkembangan fitur dalam media belanja online tersebut, tentu berpengaruh terhadap perilaku konsumtif pada para pengguna media sosial, terutama para remaja. Remaja yang merasa FOMO cenderung akan melakukan impulsive buying atau membeli tanpa rencana karena dipicu oleh emosi dan perasaan. Hal ini juga didorong oleh keinginan untuk tidak tertinggal dari orang lain, sehingga kebanyakan dari mereka malah membeli barang-barang yang diinginkan bukan yang dibutuhkan.

Riverbank Environmental Inspection
Baca Juga

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

IKLAN

Selain adanya fitur Live Shop, beberapa penelitian juga menyatakan adanya peran influencer dalam mempengaruhi perilaku konsumtif pada remaja. Kepercayaan audience terhadap seorang influencer berpengaruh besar dalam menarik perhatian pembeli. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ketika kita mengidolakan seseorang, kita pasti cenderung ingin mengikuti gayanya atau bahkan ingin menggunakan apa yang digunakan oleh orang tersebut, apalagi jika orang tersebut sangat populer dan dikenali oleh banyak orang. Hal inilah yang menjadi dorongan besar perilaku konsumtif pada remaja.

Lalu apakah dapat dipukul rata bahwa semua remaja FOMO dan cenderung konsumtif akibat adanya media belanja online? tentu saja tidak. Karena pastinya ada sebagian dari mereka yang tetap menahan diri dan lebih memilih untuk menabung karena beberapa faktor, bisa saja karena kondisi ekonomi keluarga atau karena adanya kesadaraan dalam diri untuk menerapkan hidup hemat di era gempuran ke-FOMOan pada remaja, tergantung perspektif masing- masing. Kita sebagai remaja Gen Z yang bijak, sepatutnya kita menghindari fomo dan perilaku konsumtif, karena hal tersebut dapat berdampak buruk terhadap pembentukan karakter kita Ketika dewasa.

Ditulis Oleh : Mekka Hening Mangestu Asal Instansi : Universitas Airlangga

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/fomo-dan-perilaku-konsumtif-pada-remaja-akibat-media-sosial-dan-iklan-influencer/76562/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.58 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

Pilihan Editor

  1. 1 Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026
  2. 2

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  3. 3

    Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

  4. 4

    Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar

  5. 5

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.