Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Internasional
  3. Film China “Dear You” Pikat Penonton Asia Tenggara Lewat Kisah Keluarga dan Budaya Tio Ciu

Film China “Dear You” Pikat Penonton Asia Tenggara Lewat Kisah Keluarga dan Budaya Tio Ciu

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
16 Agustus 2026, 16.08 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Dear You
Sejumlah orang mengamati poster film asal China "Dear You" di sebuah bioskop di Jakarta pada 8 Agustus 2026. (Xinhua/Indalia Jayadinata)
JAKARTA, JurnalPost.com – Film asal China berjudul “Dear You” menarik perhatian penonton di sejumlah negara Asia Tenggara. Mengangkat kisah keluarga, budaya, dan perjalanan masyarakat Tio Ciu, film tersebut menghadirkan cerita mengenai hubungan antargenerasi serta upaya mempertahankan warisan budaya di tengah perubahan zaman. Bagi sebagian penonton di Asia Tenggara, terutama masyarakat keturunan Tionghoa, “Dear You” tidak sekadar menjadi tontonan sinema. Film ini turut membuka kembali percakapan mengenai akar budaya, sejarah keluarga, hingga hubungan masyarakat China dan Asia Tenggara yang telah terbentuk selama beberapa generasi.

Mengangkat Perjalanan Keluarga dan Budaya Tio Ciu

“Dear You” menggambarkan perjalanan keluarga Tio Ciu dan cara nilai-nilai budaya serta ikatan keluarga tetap dipertahankan ketika masyarakat berpindah tempat dan menghadapi lingkungan baru. Melalui perjalanan para tokohnya, film tersebut memperlihatkan bagaimana tradisi dapat diwariskan sekaligus berkembang melampaui batas geografis. Sutradara “Dear You”, Lan Hongchun, mengatakan film tersebut berangkat dari ketertarikannya terhadap budaya Tio Ciu dan perjalanan komunitas Tio Ciu di berbagai wilayah. Dalam wawancara dengan Screen Daily, Lan menyebut bahasa Tio Ciu sebagai bahasa ibunya. Kedekatan tersebut menjadi salah satu alasan dirinya terus mengeksplorasi berbagai cerita yang berasal dari kebudayaan Tio Ciu. Riset dalam pembuatan film juga menyentuh tradisi qiaopi, yakni surat dan remitansi yang dahulu dikirim masyarakat perantauan kepada keluarga di kampung halaman. Bagi Lan, qiaopi bukan hanya bagian dari catatan sejarah. Tradisi tersebut juga menggambarkan kuatnya kepedulian terhadap keluarga serta hubungan emosional yang tetap terjaga meski terpisah jarak. Dalam proses pengembangan film, Lan melakukan riset terhadap komunitas Tio Ciu di sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Ia bertemu dengan keluarga-keluarga diaspora untuk memahami pengalaman kehidupan mereka, perjalanan keluarga, hingga bagaimana kebudayaan Tio Ciu diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya.

Nilai “You Qing You Yi”

Salah satu nilai utama yang ingin disampaikan dalam “Dear You” adalah konsep budaya Chaoshan atau Tio Ciu yang dikenal dengan istilah “you qing you yi”. Konsep tersebut menggambarkan pentingnya kasih sayang, kesetiaan, dan tanggung jawab dalam hubungan keluarga maupun kehidupan sosial. Nilai itu kemudian menjadi salah satu landasan hubungan antarkarakter yang diceritakan dalam film. Komunitas Tio Ciu sendiri memiliki sejarah panjang di kawasan Asia Tenggara. Selama beberapa generasi, masyarakat dari wilayah Chaoshan, Provinsi Guangdong, China, bermigrasi dan membangun kehidupan di berbagai negara Asia Tenggara. Kehadiran komunitas tersebut turut memperkaya keberagaman budaya di kawasan melalui bahasa, tradisi, kuliner, serta aktivitas sosial dan ekonomi. Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam merupakan beberapa negara yang memiliki komunitas Tio Ciu dengan warisan budaya yang masih terpelihara hingga sekarang. Melalui keluarga dan komunitas, sejumlah nilai seperti penghormatan kepada keluarga, kerja keras, dan semangat membangun kehidupan terus diwariskan kepada generasi selanjutnya.

Mengingatkan Penonton pada Sejarah Keluarga

Bagi sejumlah keturunan Tionghoa di Asia Tenggara, kisah yang dihadirkan dalam “Dear You” terasa dekat karena memiliki keterkaitan dengan sejarah keluarga mereka sendiri. Liong Tje Eng (65), salah seorang penonton di Jakarta yang merupakan keturunan Tionghoa dan fasih berbahasa Tio Ciu, mengaku film tersebut mengingatkannya pada perjalanan keluarganya. “Film ini terasa personal karena mengingatkan saya pada perjalanan nenek dan kakek saya. Mereka juga berasal dari China dan menjadi bagian dari generasi yang membawa budaya serta membangun kehidupan baru di Asia Tenggara,” ujar Liong kepada Xinhua di Jakarta pada 8 Agustus 2026. Menurut Liong, film tersebut juga dapat membantu generasi muda keturunan Tionghoa di Indonesia mengenal dan menghargai sejarah keluarga mereka, termasuk mengetahui daerah asal leluhur serta memahami perjuangan generasi sebelumnya dalam mempertahankan kebudayaan di lingkungan baru. Huang Ping, Ketua Eksekutif London Chinatown Chinese Association, juga menilai tema mengenai kasih sayang keluarga, kerinduan terhadap kampung halaman, dan kebersamaan dalam film tersebut terasa dekat bagi masyarakat China yang hidup di luar negeri. “Berbagai perasaan terhadap keluarga dan tanah air yang disampaikan oleh film itu mampu melampaui batasan waktu serta jarak, dan film ini juga merefleksikan nilai-nilai Tionghoa dalam menghargai ikatan personal,” ujarnya kepada Xinhua.

Cerita Keluarga yang Melampaui Batas Negara

Respons terhadap “Dear You” juga muncul dari berbagai komunitas diaspora Tionghoa di Asia Tenggara. Melalui media sosial, sejumlah penonton menilai film tersebut relevan karena menggambarkan pengalaman keluarga yang memiliki hubungan budaya dengan China, sekaligus memperlihatkan bagaimana pertukaran budaya telah membentuk hubungan antarmasyarakat di kawasan Asia Tenggara. Film seperti “Dear You” juga dapat menjadi salah satu media untuk memperkenalkan sejarah, kebudayaan, dan hubungan masyarakat China dengan Asia Tenggara kepada generasi muda. Melalui cerita keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, berbagai nilai budaya dapat disampaikan dalam bentuk yang lebih mudah dipahami sekaligus diteruskan kepada generasi berikutnya. Antusiasme penonton terhadap “Dear You” menunjukkan bahwa cerita mengenai keluarga, identitas budaya, dan hubungan antarmasyarakat memiliki daya tarik yang mampu melintasi generasi maupun batas negara. Bagi banyak penonton, film tersebut bukan hanya menghadirkan kisah tentang masa lalu, tetapi juga menggambarkan bagaimana warisan budaya Tionghoa terus hidup, beradaptasi, dan berkembang di berbagai belahan dunia.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/film-china-dear-you-pikat-penonton-asia-tenggara-lewat-kisah-keluarga-dan-budaya-tio-ciu/97201/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.17 WITA

  • #Berita Xinhua

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Raih ACRA Award di Thailand, Kepala BSSN Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

BPKH dan Bank Muamalat Ajak Diaspora Indonesia di Malaysia Persiapkan Haji Sejak Dini

Pakar Indonesia Tertarik Kembangkan Moksibusi Sensitif Panas Usai Forum Pengobatan Tradisional SCO 2026

Pengangguran Pemuda Berpendidikan Tinggi di Sri Lanka Capai 43 Persen, Tertinggi di Asia

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Pilihan Editor

  1. 1 Flu Sedang Naik: Kapan Cukup Istirahat di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?
  2. 2

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  3. 3

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  4. 4

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  5. 5

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.