Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Wisata
  3. Ekowisata Mangrove Sungai Rindu Geliat Ekonomi Pesisir Babelan

Ekowisata Mangrove Sungai Rindu Geliat Ekonomi Pesisir Babelan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
27 Desember 2018, 11.06 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Ekowisata Mangrove Sungai Rindu Geliat Ekonomi Pesisir Babelan

JURNALPOST - Ekowisata Mangrove Sungai Rindu yang terletak di pertemuan Sungai Kaloran Kampung dan Sungai Gentong, Kampung Sembilangan Desa Hurip Jaya Babalen semakin ramai dikunjungi warga pada saat liburan panjang akhir tahun.

"Pengunjung biasanya datang dari Jembatan Cinta di Paljaya Tarumajaya, berperahu melintasi pesisir dan konservasi mangrove lalu mampir di Sungai Rindu untuk sekadar istirahat, membeli makanan dan minuman atau ingin foto-foto di lokasi ini" kata Zaid Al Ahmad (24), salah satu pengurus Sungai Rindu. Rabu (26/12).

IKLAN

"Sungai Rindu ini awalnya adalah gagasan pemuda-pemudi yang tergabung dalam Ikatan Remaja Putra-Putri (IRTRA) Sembilangan dibantu warga secara swadaya membuat saung-saung berteduh dan untuk warga berjualan sekitar bulan Mei 2018. Namun, semakin hari semakin ramai pengunjung, makin banyak konsumen dari kalangan wisatawan yang datang," kata Kang Mustana (38), anggota BPD Hurip Jaya yang juga pengurus di Sungai Rindu.

Tanam 7.000 Mangrove
Baca Juga

Semen Tonasa Tanam 7.000 Mangrove, Perkuat Perlindungan Pesisir Pangkep

Menurut Mustana yang akrab disapa Kang Mus, Sungai Rindu sebagai objek wisata terdekat dari Jembatan Cinta ini mulai mendatangkan wisatawan lokal berkat kerjasama dengan para pemilik perahu yang beroperasi di Jembatan Cinta yang membutuhkan destinasi saat mereka membawa penumpang berkeliling di kawasan konservasi mangrove pesisir Bekasi.

Potensi ekonomi dari kehadiran wisatawan ini disambut oleh warga sekitar dengan membuka lapak dagangan kuliner maupun souvenir. Kang Mus menjelaskan bahwa Sungai Rindu sudah menjadi alternatif pemasukan bagi warga Kampung Sembilangan di saat penghasilan dari tambak sedang lesu seperti saat ini di mana 1 kilo rumput laut Gracilaria kering dihargai Rp. 2.500.

IKLAN

Sebagai anggota BPD, dirinya juga mencoba menggagas peraturan desa (Perdes) dengan dukungan penuh Karang Taruna Hurip Jaya agar ekowisata Sungai Rindu memiliki sistem dan dasar legalitas yang pasti.

Dirinya juga menceritakan keinginannya untuk membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis) untuk membesarkan ekowisata mangrove dan sebagai wadah pendidikan kesadaran masyarakat atas pentingnya fungsi mangrove bagi ekosistem pesisir khususnya bagi para petani rumput laut dan petambak.

Tak Lagi Menjaga
Baca Juga

Mangrove Tak Lagi Menjaga, Siapa yang Akan Melindungi Pantai Kita?

Salah satu pengemudi perahu mengaku dapat menarik perahu hingga 5 kali saat sedang hari libur, dengan tarif 10 ribu pulang pergi dari Jembatan Cinta ke Sungai Rindu pulang pergi.

Begitu pun penjual di salah satu saung di Sungai Rindu mengaku penghasilannya akan meningkat saat libur dan banyak wisatawan dari Jembatan Cinta yang datang.

Perkembangan ekonomi di pelosok Kampung Sembilangan mulai bergeliat dengan adanya destinasi ekowisata mangrove Sungai Rindu yang digagas oleh IRTRA Sembilangan dan tekad anak-anak muda sembilangan yang bergotong royong demi kemajuan ekonomi kampung mereka.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/ekowisata-mangrove-sungai-rindu-geliat-ekonomi-pesisir-babelan/8636/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.18 WITA

  • #Ekowisata Mangrove
  • #Sungai Rindu
  • #tempat wisata

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Sanggar Tari HIMFLOR Kenalkan Budaya Flores Lewat Tari Nong Mari Nong di GAPURA Fest Undiksha 2026

Pesona Jalan Tunjungan di Malam Hari, Ikon Wisata Surabaya yang Selalu Ramai Pengunjung

Di Tengah Tren Childfree, Tim JAGA KRAMA PKM-RSH Undiksha Ungkap Kesiapan Pengasuhan Anak Generasi Z Bali

Pulau Lusi Sidoarjo Dikembangkan Jadi Wisata Edukatif Berbasis Pengalaman

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Pilihan Editor

  1. 1 UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta
  2. 2

    Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  3. 3

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  4. 4

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

  5. 5

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.