JurnalPost.com – Tim Dosen UNSAM foto bersama Tim PKK usai menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Telaga Meuku II, Kecamatan Aceh Tamiang tentang Pelatihan Pembuatan minuman probiotik Tepache, Senin (28/7).
Tim dosen Universitas Samudra (UNSAM) Sara Gustia Wibowo, S.Si., M.Si, Zidni Ilman Navia, S.Si., M.Si dan Dr. Adi Bejo Suwardi, S.SI., M.Si bersama sejumlah mahasiswa yakni Siti Juraida, Nely Falentin Br Pasaribu dan Jepani Elkanalya Br Ginting menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) berupa Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Minuman Probiotik Tepache kepada ibu-ibu PKK di Desa Telaga Meuku II, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan yang berlangsung pada 28 Juli 2025 pekan lalu ini mengangkat tema pemanfaatan limbah organik rumah tangga, khususnya kulit nanas, menjadi produk minuman fermentasi bernilai gizi. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan cara mengolah kulit nanas menjadi Tepache, minuman tradisional khas Meksiko yang kini mulai populer karena kandungan probiotiknya yang baik bagi kesehatan pencernaan.

Pemateri dalam kegiatan ini adalah Ibu Sara Gustia Wibowo, S.Si., M.Si, dosen dari Program Studi Biologi Universitas Samudra sekaligus ketua pelaksana kegiatan PKM ini. Dalam paparannya, beliau menjelaskan pentingnya mengedukasi masyarakat tentang konsep zero waste dan transformasi limbah dapur menjadi produk bernilai ekonomi.
“Melalui fermentasi sederhana, kita bisa menciptakan minuman sehat dari limbah kulit nanas yang biasanya dibuang. Ditambah dengan rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan pemanis alami berupa gula merah, Tepache menjadi tidak hanya menyegarkan tetapi juga menyehatkan,” terang Ibu Sara di hadapan para peserta.
Para ibu PKK tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik mulai dari pencucian bahan, pencampuran rempah, hingga proses fermentasi alami selama 2–3 hari. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga membuka peluang wirausaha baru bagi masyarakat desa.
Kepala Desa Telaga Meuku II menyampaikan apresiasi kepada tim PKM Unsam atas kontribusinya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga, khususnya kaum ibu. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan namun juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana dosen dan mahasiswa turut ambil peran aktif dalam membangun dan memberdayakan masyarakat melalui ilmu dan inovasi yang aplikatif.





