JurnalPost.com – Surabaya, SDN Kebonsari 1/414 Surabaya– Suasana ceria bercampur semangat inovasi mewarnai SDN Kebonsari 1 Surabaya . Sekolah dasar yang berlokasi strategis di pusat kota ini sukses menggelar Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan mengangkat tema “Kearifan Lokal dan Kewirausahaan”. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa mandiri dan kewirausahaan pada siswa sejak bangku sekolah dasar.
Mengubah Ide Jadi Karya Nyata
Dalam proyek P5 kali ini, siswa-siswi SDN Kebonsari 1 tidak hanya diajak berteori, tapi langsung praktik. Mereka dibimbing untuk menghasilkan berbagai produk kreatif yang memiliki nilai jual. Mulai dari kerajinan tangan daur ulang, makanan dan minuman sehat buatan sendiri, hingga inovasi produk sederhana yang solutif.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademis, tapi juga punya bekal keterampilan hidup,” ujar Ibu Nur Cholifah, S.Pd., Guru kelas 4 SDN Kebonsari 1 Surabaya. “Melalui P5 tema kewirausahaan ini, mereka belajar banyak hal: bagaimana merencanakan produk, memproduksinya, menentukan harga, hingga memasarkannya. Ini adalah bekal berharga untuk masa depan mereka. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya SDN Mojokembang untuk menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, terutama dalam hal kreativitas, gotong royong, dan kemandirian.
Siswa dibagi beberapa kelompok untuk menampilkan satu ide makanan ataupun karya pembagian setiap jenjang kelas mulai dari kelas 6 yang mengusung tentang makanan nusantara yang menjadi kearifan lokal , kelas 4 membuat anekan makanan dan bucket bunga , kelas 5 menampilkan asambel musik dengan membawakan lagu tradisional. Pada jenjang bawah seperti kelas 1-3 menjualkan produk berupa makanan atau jajanan tradisional seperti : kue lumpur , onde -onde, dan olahan dari tanaman yang sudah mereka tanam sebelumnya.

Gelar Karya : Puncak Pameran Produk Siswa
Puncak kegiatan P5 ditandai dengan digelarnya Gelar Karya P5 di halaman sekolah. Puluhan stan yang dihias sangat menarik oleh para siswa memamerkan hasil karya mereka. Ada yang menjual puding dengan aneka rasa dan bentuk lucu, kue tradisional, minuman herbal, hingga gantungan kunci unik , tanaman obat, bucket bunga dan olahan makanan nusantara.
Para siswa terlihat antusias mempromosikan produk mereka kepada guru, staff dan teman-teman dari kelas lain yang berkunjung. Kemampuan komunikasi dan negosiasi mereka pun ikut terasah saat berinteraksi dengan “pembeli”.
“Seru banget bisa jualan bareng teman-teman. Terus jualanku juga laku semua jadi makin seneng” seru Mifta , siswa kelas 4, dengan wajah berseri-seri. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini membantunya lebih berani berbicara di depan umum.
Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan sekolah ini berlangsung sangat meriah karena penampilan presentasi siswa mengenai produk dan penampilan ansambel musik, selain itu beberapa guru berperan menjadi seorang juri untuk menilai kreativitas siswa.
Dukungan Penuh dari Orang Tua dan Guru
Keberhasilan P5 kali ini tak lepas dari dukungan penuh para orang tua dan komite sekolah. Banyak orang tua yang turut mendampingi anak-anaknya dalam proses produksi hingga membantu menata stan. Kolaborasi antara sekolah, siswa, dan orang tua menjadi kunci sukses terlaksananya program ini.
“ Acara seperti ini menjadi memori baik anak-anak dalam praktek langsung sehingga anak-anak dapat merasakan bagaimana menjadi seorang wirausaha ,” kata Pak Suyono, selaku ketua acara Gelar Karya P5
Guru menjadi peran penting dalam mengajarkan murid pada produksi produk , memasarkan hingga mempresentasikan hasil karya mereka. Kegiatan ini menjadi mata pelajar penting karena perencanaan yang terstruktur dan matang.
Dengan adanya P5 tema Kewirausahaan dan Kreativitas ini, SDN Kebonsari 1 Surabaya berharap dapat terus mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga inovatif, mandiri, dan berjiwa wirausaha, siap menghadapi tantangan di masa depan. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin tahunan di sekolah ini.
Penulis : Malinda Intani , Ilmu Komunikasi , Untag Surabaya





