JurnalPost.com – Di Trans icon Mall Surabaya Mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia STKIP Al-Hikmah Surabaya sudah sepakat untuk mengadakan kegiatan nonton bersama sekaligus jalan-jalan. Diharapkan dalam kegiatan ini bisa mengambil kesimpulan atau menangkap pesan dari film tersebut. (Senin 14 Oktober 2024)
Film Home Sweet Loan adalah film adaptasi novel best seller karya Almira Bastari. Film ini menggali lebih dalam tentang arti rumah, baik secara fisik maupun emosional dalam kehidupan seseorang. Sedikit gambaran kisah film ini mengikuti perjalanan hidup Kaluna seorang pekerja keras dari kalangan menengah yang harus berhadapan dengan berbagai tantangan. Dalam upayanya untuk meraih mimpi besar yaitu memiliki rumah sendiri sebelum menikah.
Kaluna adalah sosok yang penuh semangat dan pekerja keras. Meski harus menghadapi berbagai rintangan yang tIdak terduga. Ia tinggal bersama orang tua dan kakak-kakaknya yang sudah berkeluarga, Kaluna merasakan beban yang berat sebagai tulang punggung keluarga. Sebagai bagian dari generasi sandwich, ia tidak hanya dituntut untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri tetapi juga harus membiayai hidup keluarga besarnya yang semakin menggantungkan harapan padanya.
Dengan penghasilan yang pas-pasan dan kondisi ekonomi yang serba sulit Kaluna berjuang untuk menabung. Setiap rupiah yang dia dapat, Kaluna rela untuk hidup sederhana saja menahan diri dari segala keinginan dan godaan demi bisa mengumpulkan uang untuk membeli rumah impiannya. Pacar Kaluna ini menekankan dia untuk tidak mewujudkan membeli rumah sendiri kalau menikah dengannya. Akan tetapi, Kaluna tetap kokoh dengan kemauannya. Dia berpikir kalau bergantung dengan mertuanya sangat merepotkan dan mengulang kejadian yang dialami kakak-kakaknya yang sudah berumah tangga. Akhirnya memutuskan untuk kandas ditengah jalan karena perbedaan pendapat yang tidak bisa dipungkiri. Tak lama kemudian, Hans ini memiliki pasangan baru dan sudan dikenalkan kedua orangtuanya dan memosting di instagram.
Namun mimpi itu seakan selalu berada di ujung tanduk ketika berbagai masalah muncul silih berganti mulai dari kebutuhan keluarga yang mendesak. Lalu tekanan sosial hingga kenyataan pahit tentang penghasilannya yang tidak sebanding dengan harga properti yang terus melambung. Kehidupan Kaluna menjadi semakin rumit ketika ia merasa rumah yang dia tinggali bukan lagi tempat yang memberikan kenyamanan dan ketenangan. Setiap kali pulang Kaluna merasa terjebak dalam lingkungan yang tidak lagi dianggap sebagai rumah.
Rasa frustasi dan tekanan yang dia rasakan membuatnya terus-menerus bertanya-tanya apakah impian memiliki rumah sendiri bisa benar-benar tercapai atau hanya menjadi angan-angan belaka. Film Home Sweet Loan dengan cermat menggambarkan realitas kehidupan generasi sandwich di Indonesia. Tanggung jawab terhadap keluarga seringkali menjadi beban yang harus dipikul anak-anak muda. Bahkan ketika mereka tengah berjuang untuk meraih impian pribadi. Film ini menghadirkan cerita yang sangat relatable bagi banyak masyarakat Indonesia terutama mereka yang berada dalam situasi serupa. Mimpi harus diperjuangkan di tengah tantangan hidup yang nyata.
Kaluna yang bekerja di PT Harmoni sebuah perkantoran dan disambi dengan foto model yang sudah dijalaninya. Ia selalu merincikan pengeluaran dia dengan sedetail mungkin. Kaluna ini memiliki 3 teman yang selalu ada buat dia. Salah satu diantara mereka sudah lama mengagumi Kaluna dan pada akhirnya ia melamar Kaluna di dalam mobil.
Setelah selesai nonton bersama suasan haru dan isak tangis memenuhi suasana gelap gulita di bioskop Trans Icon Mall Surabaya, Setelah keluar dari bioskop, kami pun melakukan sesi foto bersama yang dihadiri oleh 11 orang. Kemudian kami menelusuri mall tersebut dengan keseruan melihat barang-barang lucu serta foto di tempat kursi pijatan dengan canda gurau bersama. Tak lama kemudian perut kami keroncongan dan tenggorokan haus kami pun memencar untuk mencari makanan dan minuman kesukaan masing-masing. Kami sebagai mahasiswa al hikmah menjaga sikap untuk selalu menjaga jarak dengan lawan jenis.





