JurnalPost.com – Anak usia dini masuk dalam masa golden age atau yang biasa disebut dengan masa emas. Pada usia ini, anak akan banyak memperhatikan dan meniru perbuatan orang sekitar. Oleh karena itu, perlunya lingkungan dan tokoh panutan positif agar anak dapat meniru perilaku baik. Masa emas ini memiliki andil dalam menentukan karakter serta kebiasaan anak saat dewasa nanti. Anak yang masih dalam masa pertumbuhan serta perkembangan memerlukan gizi yang cukup. Ketika anak tidak memiliki gizi yang cukup maka akan lebih rentan terkena penyakit atau permasalahan lainnya.
Salah satu dari permasalahan tersebut ialah stunting. Stunting merupakan gambaran pertumbuhan yang terhambat karena kekurangan nutrisi dalam jangka yang panjang dan ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak berada di bawah standar. Masih banyak ibu dengan anak balita yang belum aware terkait dengan isu permasalahan stunting. Oleh karena itu, dilakukan edukasi terkait tumbuh kembang anak sebagai tindakan pencegahan terjadinya anak stunting, anak tidak berkembang dan tumbuh secara optimal, serta pengasuhan yang kurang tepat kepada ibu hamil, ibu yang memiliki anak balita, dan kader kesehatan Desa Panekan, Kabupaten Wonogiri. (Minggu, 21 Juli 2024)
Sebelum memulai pemaparan materi edukasi, dilakukan perkenalan serta pengantar materi dengan cara memberikan pertanyaan kepada ibu-ibu terkait dengan perkembangan anaknya selama ini. Hal ini dilakukan untuk mencairkan suasana dan membangkitkan partisipasi ibu-ibu. Edukasi yang disampaikan juga dikemas secara menarik dan simpel tetapi tetap memperhatikan ketersampaian materi pada ibu-ibu.
Kegiatan selanjutnya adalah penjelasan terkait dengan anak usia dini, pertumbuhan dan perkembangan anak, apa saja masalah perkembangan anak yang kerap terjadi, apa itu stunting, faktor penentu stunting, gizi apa yang seharusnya diberikan kepada anak sesuai dengan umurnya, apa yang harus bisa dilakukan anak sesuai dengan umurnya, serta pengenalan dan pendemonstrasian penggunaan Aplikasi Langkah sebagai salah satu media pemantauan tumbuh kembang anak.
Langkah merupakan sebuah aplikasi yang dibuat oleh Tim PKM Undip 2024 dengan anggota Eli Amalia, Nabila Zwei, Salwa Naima Purnomo, dan George Miracle Theophylus. Langkah merupakan sebuah aplikasi deteksi dini tumbuh kembang anak yang dibuat sebagai jawaban untuk permasalahan masih banyaknya orang tua yang tidak mengerti pertumbuhan anaknya terutama dari segi psikologis. Langkah merupakan aplikasi pemantauan tumbuh kembang, baik dari segi fisik maupun psikologis yang dapat digunakan dengan mudah oleh orang tua.
Langkah menyediakan berbagai macam fitur yang dapat membantu orang tua dalam memantau tumbuh kembang anaknya, diantaranya yaitu fitur “Perkembangan” yang berisi tugas perkembangan anak yang semestinya tercapai berdasarkan Teori Piaget. Kemudian, fitur “Pertumbuhan” untuk memantau tinggi badan, berat badan serta gizi anak. Fitur selanjutnya adalah “Resep Isi Piringku” yang akan memuat resep-resep makanan bergizi untuk anak sebagai bentuk pencegahan stunting. Lalu terdapat fitur “Hubungkan ke Ahli”, dimana orang tua dapat langsung terhubung dengan tenaga professional terkait tumbuh kembang anak seperti psikolog perkembangan anak, ahli gizi dan bahkan psikolog klinis anak.
Selain memaparkan materi dan pendemonstrasian Aplikasi Langkah, dilakukan juga pemberian kuis pada ibu-ibu terkait dengan materi yang sudah dijelaskan sebelumnya. Ibu-ibu yang dapat menjawab kuis tersebut akan mendapatkan hadiah sebagai apresiasi. Ibu-ibu dan kader posyandu diberikan handbook, leaflet, dan poster yang berisi informasi tumbuh kembang anak serta tata cara penggunaan Aplikasi Langkah.

Selama kegiatan, keadaan audiens cukup kondusif dan interaktif. Selain itu, bidan desa dan kader posyandu memberi dukungan penuh dalam pelaksanaan kegiatan ini. Penjelasan dan luaran yang diberikan juga diterima dengan respon yang positif oleh para audiens, Penulis berharap dengan adanya kegiatan ini, orang tua jadi lebih aware dengan proses tumbuh kembang anaknya dan terhindar dari stunting, karena setiap anak itu berharga.
Penulis: Salwa Naima Purnomo
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro
Dosen Pembimbing Lapangan: Muhammad Ramdan, S.H., M.H., Gani Nur Pramudyo, S.IP., M.Hum., Dr. Dian Agus Widiarso, S.T., M.T
Lokasi KKN: Desa Panekan, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri
#KKNUndipTim2
#p2kknUndip
#LPPMUndip
#Undip





