JurnalPost.com – Dalam upaya memberdayakan masyarakat, mahasiswa Kukerta MBKM Universitas Riau mengadakan program penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) di Desa Beringin Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah. Kabupaten kuantan Singingi, Program ini dilaksanakan berdasarkan dengan minat masyarakat setempat pada kegiatan bercocok tanam.
Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan tanaman berkhasiat yang ditanam di lahan pekarangan, tanaman ini menjadi pilihan masyarakat dengan pertimbangan karena dapat dimanfaatkan untuk kesehatan. Tanaman obat dapat dijadikan obat yang aman, mudah didapat, murah, dan jauh dari bahan kimia.
“Alasan kami memilih program budidaya TOGA karena melihat potensi besar masyarakat Desa Beringin Taluk dalam bidang pertanian,” ungkap Rahmadani, Ketua Tim KKN-MBKM Universitas Riau. “Minat mereka yang tinggi pada kegiatan bercocok tanam menjadi motivasi bagi kami untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2024, kegiatan berlokasi di perkarangan kantor desa beringin taluk, kec. Kuantan Tengah, kabupaten kuantan Singingi. Kegiatan ini pula melibatkan masyarakat setempat dan mahasiswa kukerta dalam implementasinya.
Pada awal pertemuan masyarakat diajak untuk mengenal seputar TOGA pengertian, manfaat, cara memanfaatkan TOGA sebagai obat-obatan, jenis jenis tanaman dan khasiatnya serta berdiskusi tentang pentingnya TOGA bagi keluarga. Pada pertemuan berikutnya dilakukan pembersihan lahan dan penanaman tanaman obat tersebut sebagai bentuk implementasi program.
Dengan adanya program kerja ini, diharapkan masyarakat lebih menyadari akan kondisi kesehatannya melalui tanaman obat keluarga (TOGA) serta lebih meluaskan pemikiran tentang pentingnya dan mulai untuk menanam toga sederhana dipekarangan rumah masing masing.





