
JurnalPost.com – Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda wajib yang dilakukan oleh seluruh mahasiswa/mahasiswi aktif Universitas tersebut. Pengabdian tersebut dilakukan oleh Kelompok 36 Gelombang 9 di Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang terhitung sejak tanggal 18 Juli 2024. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di bawah naungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang, dengan Dosen Pembimbing (DPL) yaitu, Dr.Beti Istanti Suwandayani M.Pd.
Anggota dari kegiatan PMM tersebut adalah berjumlah lima orang dengan prodi yang berbeda-beda, yaitu Sanesta Salsabila Defara (Koordinator), Sofya Laily Miftakhurrodiyah (Sekretaris), Amy Miftakhul Jannah (Bendahara), Jelita Amandazulia Ariska (Dokumentasi), dan Nur Sakinah Salsabilah (Seksi Perlengkapan).
Kesehatan jiwa adalah aspek penting dari kesehatan secara keseluruhan. Namun, seringkali masalah kesehatan jiwa diabaikan atau tidak mendapatkan penanganan yang memadai, terutama di daerah terpencil. Keterbatasan akses terhadap tenaga kesehatan profesional, stigma sosial, serta kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental menjadi kendala utama dalam penanganan masalah ini.
Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kesehatan Jiwa adalah salah satu bentuk inovasi dalam layanan kesehatan yang berfokus pada pencegahan, deteksi dini, serta penanganan masalah kesehatan jiwa di tingkat masyarakat. Posyandu Kesehatan Jiwa adalah implementasi bentuk dari kepedulian pemerintah Jombang kepada masyarakat di Desa Gadingmangu. Posyandu Kesehatan Jiwa bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan mental, terutama di lingkungan pedesaan atau daerah yang memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan mental.

Dalam kegiatan tersebut kami anggota PMM Kelompok 36 ikut serta mendampingi dan membantu kegiatan tersebut agar terlaksana dengan nyaman dan teratur. Kegiatan “Senam Bahagia” dihadiri oleh lima orang disabilitas dan beberapa ibu-ibu dari PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) untuk membantu meramaikan kegiatan tersebut.
Senam sehat bahagia dilakukan di aula serbaguna balai Desa Gadingmangu, yang dimulai pada hari Sabtu, 03 Agustus 2024 pukul 09.00 WIB. Gerakan senam yang diiringi musik ini sangat bervariasi, sehingga menambah semangat peserta yang berpartisipasi pada senam tersebut.
Senam tersebut dipimpin oleh dua orang instruktur dari ibu-ibu PKK, dengan diiringi empat lagu yang dipilih secara cermat untuk menyesuaikan gerakan yang dilakukan. Dengan semangat yang membara dan keceriaan, ibu-ibu, penyandang disabilitas, dan mahasiswi PMM dengan semangat mengikuti instruksi gerakan yang diiringi oleh irama musik tersebut. Untuk menambah kesan solidaritas, para peserta disabilitas menggunakan baju berwarna hijau tosca, yang menambah kesan hidup dan solidaritas kegiatan ini.
Selain sebagai program dari posyandu, senam sehat bahagia tersebut juga bertujuan untuk menambah kerukunan antar warga, menambah rasa simpati bagi warga agar bisa merangkul orang-orang dengan kebutuhan khusus. Tidak hanya itu, senam tersebut juga bisa menyehatkan tubuh setelah hari-hari produktif yang digunakan untuk bekerja, serta meningkatkan hormon endorfin yang mampu untuk mengurangi rasa sakit dan memberikan energi positif bagi tubuh.

Senam sehat bahagia ditutup dengan acara foto bersama para mahasiswi PMM Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan ini bukan hanya tentang kesehatan fisik, namun juga tentang menjalin hubungan sosial yang lebih kuat, menciptakan lingkungan yang harmonis, serta mengokohkan sinergi antara mahasiswi PMM dan masyarakat setempat.




