
JurnalPost.com – Desa Prigi, 18 Juli 2024 – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Bhaktiku Negeri (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 105 Gelombang 01 berhasil membawa perubahan di Desa Prigi, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 18 Juli 2024 hingga 16 Agustus 2024, dengan fokus pada dua program utama: implementasi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk administrasi kantor desa dan kampanye pencegahan seks bebas di kalangan remaja. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Anggota PMM tersebut terdiri dari Andika Saputra, Shashea Tawang Nuruhita Pramesti, Khofifah Rizqy Salsabilla Firdausa, Abdurrahman, dan Ariella Maharani Seulung, yang berasal dari program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang serta dibimbing oleh bapak Dr. Dana Marsetiya Utama, S.T., M. T, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)
Kelompok PMM Bhaktiku Negeri UMM ini berhasil mengaplikasikan teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi administrasi di Kantor Desa Prigi. Sistem AI yang diperkenalkan membantu dalam pengelolaan data secara lebih cepat dan akurat, sehingga mendukung operasional harian desa menjadi lebih efektif. Selain itu, mereka juga menyelenggarakan kampanye edukatif mengenai pencegahan seks bebas, dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama remaja, tentang bahaya dan dampak negatif dari perilaku tersebut.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa UMM yang tergabung dalam Kelompok 105 Gelombang 01 sebagai pelaksana utama. Mereka bekerja sama dengan perangkat Desa Prigi dan masyarakat setempat untuk memastikan program yang dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.
Kegiatan memiliki tujuan untuk mendukung pembangunan desa melalui penerapan teknologi modern serta memberikan edukasi penting terkait kesehatan dan moralitas kepada generasi muda. Penggunaan AI dalam administrasi desa diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja dan transparansi, sedangkan kampanye pencegahan seks bebas bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan sosial masyarakat desa.
Mahasiswa UMM melakukan pelatihan dan sosialisasi terkait penggunaan AI kepada staf desa dan mengadakan seminar serta diskusi interaktif pencegahan seks bebas untuk memberikan wawasan yang komprehensif kepada para peserta.

Kegiatan PMM UMM di Desa Prigi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat, dan diharapkan dapat menjadi contoh keberhasilan pengabdian masyarakat yang menggabungkan teknologi dan edukasi sosial. “saya berterimakasih kepada mahasiswa PMM UMM karena sangat membantu perangkat desa sini dalam meningkatkan pelayanan administrasi dan teknologi kantor desa yang sebelumnya ketinggalan zaman” ujar kepala Desa Prigi Imam Muslim, S.Hut.
Hashtag : #PMMUMM #UMM #DPPM #PMMBhaktikuNegeri #Kelompok105 #Gelombang01 #Desa Prigi




