Aceh Tamiang, JurnalPost.com – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Samudra (Unsam) melakikan pengabdian Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, pada Minggu, 19 Juli 2025. Kedatangan tim ini bertujuan untuk memberikan sentuhan modernisasi pada Usaha Kecil Menengah (UKM) Tahu Bapak Irwan, sebuah industri rumahan yang memegang peranan penting dalam perekonomian lokal.
UKM Tahu Bapak Irwan, yang dalam sekali produksi mampu mengolah 5 goni atau setara dengan 50 kg kedelai menjadi sekitar 900 bungkus tahu, menghadapi tantangan serius dalam efisiensi produksinya. Kendala utama terletak pada alat pencetak tahu. Dari empat alat pencetak yang ada, hanya dua yang masih berfungsi dan kondisi alat sudah mulai tua, sehingga ini berdampak langsung pada kualitas serta membatasi kapasitas produksi tahu.
Untuk Mengatasi permasalahan tersebut, maka Tim Pengabdian memberikan bantuan empat buah alat pencetak tahu berbahan stainless steel yang lebih modern dan efisien. Solusi ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan produktivitas, kualitas produk tahu, dan pada akhirnya, meningkatkan kesejahteraan mitra.
.
Tim pelaksana PKM ini merupakan kolaborasi dari dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Unsam. Tim ini terdiri dari Ketua Tim, Yusri Nadya, S.T., M.T., serta anggota Yusnawati, S.T., M.T. dan Muhammad Zeky, S.T., M.T.. Kegiatan ini juga melibatkan tiga mahasiswa dari Program Studi Teknik Industri.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Samudra dalam mendukung kemajuan masyarakat melalui penerapan hasil riset dan ilmu pengetahuan, sejalan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) 5 dan IKU 7 perguruan tinggi. Diharapkan, melalui modernisasi alat produksi ini, UKM Tahu Bapak Irwan dapat bersaing lebih baik di pasar lokal Aceh Tamiang dan meraih peningkatan pendapatan yang signifikan.





