JurnalPost.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Politeknik Negeri Bandung melakukan kegiatan workshop mengenai budidaya tanaman pangan sayur menggunakan metode hidroponik nutrient film technique (NFT) pada hari Kamis 17 Juli 2025 di SMA Negeri 1 Plered, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program PkM dari Polban yang bertujuan untuk meningkatan kapasitas mitra untuk dapat mengembangkan kegiatan pembelajaran yang ada di sekolah mengenai pembelajaran di bidang bahan pangan sayur.
Kegiatan pelatihan di SMA Negeri 1 Plered ini terdiri atas tiga bagian yaitu penjelasan teoretis mengenai sistem hidroponik metode NFT, persiapan bahan-bahan untuk keperluan penanaman bibit di dalam sistem hidroponik dan perakitan set alat hidroponik metode NFT. Pelatihan Hidroponik ini diikuti oleh peserta workshop yang terdiri atas kepala sekolah, para guru dan siswa-siswi dari SMA Negeri 1 Plered yang totalnya berjumlah 32 orang. Anggota Tim PkM Polban sendiri terdiri atas 9 orang yang kesemuanya merupakan para dosen dari Jurusan Teknik Kimia POLBAN dan 4 orang mahasiswa pada jurusan yang sama.

Peran para anggota tim PkM dalam workshop ini adalah sebagai fasilitator baik untuk memberikan pemahaman teoretis mengenai hidroponik maupun memandu para peserta untuk dapat mempreparasi bahan dan larutan yang diperlukan dalam metode NFT. Para mahasiswa selain berperan memandu persiapan larutan nutrisi hidroponik, juga membantu para siswa untuk merakit set alat hidroponik hingga siap digunakan.
Hasil dari workshop ini adalah set alat hidroponik berkapasitas 50 lubang netpot yang telah dirakit dan dapat berfungsi semestinya. Selain itu bibit hidroponik yang telah disemai juga siap untuk dilihat prosesnya dalam beberapa hari ke depan agar berkecambah dan dipindahkan ke sistem hidroponik. Tanaman yang dicoba untuk dibudidayakan pada kegiatan workshop ini adalah tanaman kangkung yang diharapkan pada kurang lebih 21 hari ke depan dapat dipanen.

Pihak sekolah mengharapkan hasil dari kegiatan ini dapat berkelanjutan dan melibatkan semua civitas SMA Negeri 1 Plered supaya mampu memberikan dampak yang signifikan dalam proses pembelajaran maupun peningkatan kapasitas dari sekolah. Kegiatan workshop ini ditutup dengan acara serah terima set alat hidroponik dan bahan-bahan pendukung metode NFT yang telah dirakit serta dipersiapkan dari hasil workshop. Acara serah terima kepada pihak sekolah diwakili oleh ketua kegiatan PkM, Joko Suryadi, kepada pihak sekolah yang diwakili oleh Kepala Sekolah, Wahyu Yuana, S.Pd., M.Pd.





