JurnalPost.com – Kelompok mahasiswa Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 88 gelombang 6 dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), mengadakan Pelatihan Microsoft Word untuk siswa/i SD Bendo 2 yang terletak di Desa Bendo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, pada tanggal 23 Juli 2024. Pelatihan ini dilaksanakan mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Program pelatihan Microsoft Word oleh Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan di dunia digital. Melalui pelatihan ini, anak-anak SD diperkenalkan pada keterampilan dasar teknologi yang akan mereka butuhkan baik dalam kehidupan akademis maupun di dunia kerja masa depan. Program seperti ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk memperoleh pengetahuan teknologi sejak dini, yang akan sangat berguna dalam era Digital yang terus berkembang.
Pelatihan ini diikuti oleh siswa kelas 6 SD Bendo 2, yang berjumlah 18 orang. Seluruh panitia PMM kelompok 88 terlibat aktif dalam mengajar, memastikan setiap siswa mendapatkan perhatian dan bimbingan yang diperlukan untuk menguasai keterampilan dasar dalam menggunakan Microsoft Word. Kegiatan ini dilakukan karena literasi digital sangat
penting dipelajari sejak usia dini. Di era sekarang, kemampuan dasar dalam menggunakan perangkat seperti Microsoft Word sangat diperlukan untuk mendukung pembelajaran dan aktivitas sehari-hari. Keterampilan ini membantu anak-anak dalam menyusun dan menyampaikan informasi secara efektif, serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di masa depan, baik di sekolah maupun di dunia kerja. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan dalam akses terhadap pendidikan teknologi. Dengan mengajarkan keterampilan ini, program ini membantu anak-anak merasa lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi, serta memberikan pengetahuan yang relevan untuk masa depan mereka.

Dalam pelatihan tersebut, siswa kelas 6 SD Bendo 2 diperkenalkan dengan dasar-dasar Microsoft Word, mulai dari pengenalan antarmuka pengguna hingga fitur-fitur dasar seperti pengetikan, format teks, dan penyisipan gambar. Para panitia PMM kelompok 88 membimbing siswa dengan sabar, memastikan setiap peserta memahami konsep-konsep yang diajarkan. Setelah sesi materi, diadakan kuis interaktif untuk menguji pemahaman siswa terhadap materi yang baru saja dipelajari. Selain itu, para siswa diberikan kesempatan untuk langsung mencoba aplikasi Microsoft Word dengan mengerjakan latihan praktek. Proses pembelajaran ini tidak hanya membuat siswa lebih terampil dalam menggunakan teknologi tetapi juga membantu membangun kepercayaan diri mereka dalam mengaplikasikan keterampilan baru ini dalam tugas sehari-hari.
Hasil pelatihan menunjukkan bahwa mayoritas siswa telah memahami materi yang disampaikan dan mampu menerapkannya secara mandiri. Setelah pelatihan, banyak siswa yang dapat melakukan praktek menggunakan Microsoft Word tanpa bantuan langsung dari instruktur. Mereka bisa membuat dokumen baru, mengetik dan mengedit teks, serta menambahkan elemen-elemen seperti gambar dan tabel sesuai dengan instruksi yang diberikan. Bahkan, beberapa siswa terlihat antusias mencoba fitur-fitur tambahan yang belum diajarkan, hal ini menunjukkan rasa ingin tahu dan semangat belajar yang tinggi. Keberhasilan pelatihan ini tidak terlepas dari peran aktif semua pihak yang terlibat, mulai dari para siswa yang dengan semangat mengikuti kegiatan, hingga para anggota PMM kelompok 88 yang bekerja keras untuk menyampaikan materi dengan cara yang mudah dipahami.





