JurnalPost.com – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, atau biasa disingkat UMKM, adalah bentuk usaha yang memainkan peran penting dalam perekonomian, terutama di negara-negara berkembang. UMKM mencakup berbagai macam bisnis, mulai dari usaha yang dikelola perorangan hingga perusahaan kecil yang memiliki karyawan. UMKM sering dianggap sebagai tulang punggung perekonomian karena kontribusinya yang besar dalam penciptakan lapangan kerja, pemberantas kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu UMKM di bidang kerajinan adalah UMKM rajut. UMKM rajut merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang bergerak dibidang kerajinan rajut. UMKM rajut berperan dalam menjaga tradisi dan budaya lokal. Banyak produk rajut yang menggunakan Teknik dan motif tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Keneradaan UMKM rajut ini menjadi salah satu bentul pelestarian budaya yang penting, sekaligus menjadi identitas daerah yang dapat dipromosikan ke kancah global.
Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dan digitalitas, UMKM rajut menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu tantangan adalah ketrbatasan akses terhadap teknologi dan informasi digital. Sebagian besar pelaku UMKM yang masih kurang familiar dengan penggunaan teknologi dalam pemasaran produk mereka, sehingga sulit bersaing dipasaran. Selain itu, keterbatasan kemampuan untuk mengakses platform e-commerce juga menjadi kendala yang signifikan. Hal ini mencakup kemampuan untuk membangun brand, melakukan pemasaran digital, dan mengelola penjualan secara online.
Dalam rangka mendukung pengembangan UMKM rajut di era digital, program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) hadir untuk memberdayakan pelaku UMKM, khususnya dalam aspek digitalitasi dan peningkatan daya saing. Melalui program PMM mahasiswa turun langsung dalam memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pelaku UMKM rajut. dimulai dengan pengenalan teknologi digital hingga penerapan strategi pemasaran online. Selain itu dengan adanya program PMM diharapkan UMKM rajut dapat lebih berkembang dan mampu bersaing dipasar yang lebih luas.
Pelatihan yang dilakukan oleh mahasiswa PMM adah memberikan pelatihan mengenai desain produk dan pengembangan variasi produk. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu UMKM rajut menciptakan produk yang lebih menarik dan dapat menjangkau segmen pasar yang lebih besar.

Salah satu program utama dalam PMM adalah pengenalan dan pelatihan penggunaan platform e-commerce. Mahasiswa memberikan pendampingan kepada UMKM rajut dalam memahami cara kerja dan manfaat dari platform e-commerce, sehingga mereka dapar memanfaatkan peluang yang ada dipasar digital. Selain e-commerce mahasiswa juga membantu UMKM dalam mengembangkan strategi pemasaran digital melalui pelatihan dalam menggunakan brand dan menarik lebih banyak konsumen. Melalui strategi pemasaran digital yang efektif, diharapkan UMKM rajut dapat meningkatkan visibilitas dan daya saing mereka dipasar
Dengan adanya program PMM ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi UMKM dan masyarakat, serta memperkuat sinergi antara dunia akademis dan dunia usaha. Selain itu, adanya Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Penulis : Anggota kelompok 36 gelombang 2 PMM UMM
– Anggiagata Widi Vransiska (Koordinator)
– Rifqi Firza Pratama Putra (Anggota)
– Ari Dwi Ardiansyah (Anggota)
– Nur Wahyuningtyas Siswanto (Anggota)
– Zalaysa Puspita Isro’in (Anggota)





