Surabaya, JurnalPost.com – Pada 6 Maret mahasiswa UNTAG Surabaya yang lolos Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kampus Mengajar (MBKM KM), mendatangi lokasi magang di SMP Negeri 41 Surabaya, yang berjumlahkan 9 orang. Lalu mereka menemui Humas dan penanggung jawab para mahasiswa magang, yaitu Yudi dan Loelok. Mereka berdua mengajak para mahasiswa kedalam ruang kepala sekolah untuk menemui Kepala Sekolah dan memaparkan program kerja apa saja yang akan dilakasanakan. Dalam program kerja mahasiswa terdiri dari 4 divisi, yaitu Content Creator, Creative Writing, Design Graphic dan Public Speaking. Dibentuknya divisi-divisi tersebut berguna untuk mengembangkan kreativitas, bakat, minat siswa dan guru. Sehingga siswa dan guru bisa mengasah potensi tanpa ada hambatan.
Divisi yang paling banyak diminati oleh siswa dan guru adalah Public Speaking, karena public speaking merupakan ilmu dasar seseorang untuk meningkatkan kepercayaan diri di depan umum.Di dunia public speaking meliputi banyak aspek, di antaranya radio, master of ceremony, pidato, podcast, kultum.
Seperti yang sudah diterapkan Syaiful Rahman, mahasiswa magang, divisi public speaking, memfokuskan pada Radio dan MC. Salah satu segmen radio yang berjalan yaitu CAPATU ( Cakap 41), yang di siarkan setiap hari jum’at, pukul 09.10 wib – 09.40 wib. Segmen ini membahas topik tentang apa saja yang berada di SMPN 41 Surabaya. Meliputi bekal makanan yang dibawa, lagu favorite, serta keseharian siswa dalam kegiatan belajar-mengajar. Radio tersebut sudah lama tidak beroperasi selama 8 bulan. Berkat adanya dia, radio beroperasi kembali, tanpa mengubah apa yang ada sebelumnya. Mendapatkan dukungan penuh dan dibantu oleh Tya, pembina radio disana,
Tak hanya itu, Syaiful juga membekali para siswa dengan memberikan materi kepada siswa dan guru. Membuka kelas Public Speaking setiap hari Jum’at, dari pukul 13.00 wib – 14.00 wib. Adanya pemberian materi, membuktikan bahwa program yang ia jalani berjalan dengan baik. “Aku jadi lebih percaya diri buat bicara di banyak orang, karena udah di latih sama kakak”, Ujar Filsa salah satu siswa kelas 7.
Untuk mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya bertujuan dalam memajukan dunia pendidikan. Melalui Program Kampus Mengajar yang diadakan oleh Kemendikbudristek. Serta dibantu oleh dosen pembimbing sekaligus dosen ilmu komunikasi Bagus Pradana.
Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa magang dapat menumbuhkan ide-ide baru dan juga dapat membentuk pola pikir siswa dan guru SMPN 41 Surabaya. Sehingga apa yang belum pernah dipikirkan oleh orang-orang yang ada disana, dapat berkembang sehingga menjadi inovasi baru di tempat tersebut.
Semoga dengan adanya program kerja yang terlaksana dapat berlanjut hingga kapanpun, karena siswa dan guru bisa memberikan suatu hal yang berbeda, dengan keunikan dan karakter yang kuat di SMPN 41 Surabaya.





