
JurnalPost.com – Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan sebuah program yang wajib dilakukan oleh semua Mahasiswa yang sedang aktif dalam Universitas tersebut. Program ini mencakup berbagai kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan mereka dan memberikan kontribusi terhadap masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh kelompok 64 gelombang 09 mulai tanggal Rabu 18 Juli 2024.
Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan minat anak-anak untuk mengikuti Taman Pendidikan Al-Quran di sekitar tempat tinggal mereka. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Beranggotakan 5 orang mahasiswa yaitu Surya Anggara Rahmadhani, Hilfa Fadhillah, Noval Abrar, Stevia Adrinatasya, Muhammad Syayyid Qutub yang berasal dari Fakultas Agama Islam serta di bimbing oleh Bapak Abdus Salam S.Sos., M.Si. selaku dosen pembimbing lapangan (DPL).
Sejak beberapa tahun terahir ini sistem pendidikan berbasis full day school semakin populer dikalangan masyarakat indonesia, full days school merupakan suatu proses pembelajaran disekolah dengan jangak waktu yang lebih lama di bandingankan sekolah tradisional yang di mulai dari pukul 06.45 sampai 15.00 yang berlandaskan dari peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomer 23 tahun 2017 tentang hari sekolah pada pasal 2 dijelaskan ayat 1 yang berbunyi “hari sekolah dilaksanakan delapan jam dalam dalam satu hari atau 40 jam selama 5 hari dalam satu minggu”.
Hal ini sangat berdampak pada Taman Pendidikan Al-Quran yang semakin sedikit peminatnya di karenakan dari padatnya waktu pembelajaran yang ada di sekolah sehingga menimbulkan beberapa dampak negatif yang terjadi pada anak-anak di antaranya kekurangan waktu luang untuk berinterkasi dengan lingkungan di sekiatanya untuk mengikuti taman pendidikan Al-Quran di sekitar tempat tinggal mereka sehingga anak-anak lebih senang menghabiskan waktu sendirian sehingga anak-anak tidak peduli pada lingkungan sekitarnya di karenakan rasa lelah dari kepadatan waktu ketika berada di sekolahan.
Kami dari pengabdian masyarakat oleh mahasiswa universitas muhammadiyah malang manawarkan solusi dari permasalahan di atas dengan menadakan sebuah program pembelajaran mengaji secara rumah ke rumah yang kami lakasanakan di dusun sekarpuro kecamatan pakis kabupaten malang dengan mawarkan kepada para orang tua yang berada didusun sekarpuro melalui grub washup sekarpuro resident dengan tujuan menciptakan waktu pembelajaran khususnya (pembelajaran mengaji )yang lebih fleksibel dan efesien dengan berkerja sama dengan pihak yayasan taman pendidikan al quran majid al-azhar untuk anak-anak yang tidak sempat untuk mengikuti kegiatan taman pendidikan al-quran dengan cara mendatangi rumah ke rumah menyesuaian waktu luang anak-anak sehingga tidak mengurangi waktu untuk berinteraksi dengan teman-teman seumurannya dan sekaligus bisa mengikuti pembelajaran mengaji meski tidak mengikuti kegiatan taman pendidikan alquran yang ada di masjid Al-Azhar.




