Alasmalang, JurnalPost.com – 6 Juni 2024 Tiga Mahasiswa Telkom University telah menorehkan prestasi cukup membanggakan dengan melakukan riset terkait pengaruh ritual adat Kebo-keboan di desa Alasmalang dan kaitannya terhadap ketersediaan pangan di masyarakat. Riset yang mereka lakukan berhasil mengungkap aspek penting yang belum banyak orang ketahui. Diketuai oleh Sefrizal Yovie Ananta yang merupakan mahasiswa Teknik Logistik, sekaligus mahasiswa berprestasi di kampusnya. Serta, dengan dibersamai Taufiqurahman dan Shehal Sigi Alfarizy yang juga mahasiswa dari program studi yang sama.
Ritual ini digelar setiap tahun di desa Alasmalang, merupakan tradisi turun-temurun yang dipercaya dapat mendatangkan kesuburan tanah dan melimpahnya panen. Dalam mengungkap mitos atau fakta hal ini, ketiga mahasiswa tersebut melakukan penelitian selama 4 bulan dengan metode kualitatif dan kuantitatif.

Dalam riset mereka, ditemukan bahwa ritual adat kebo-keboan tidak hanya berfungsi sebagai pelestarian budaya, tetapi dapat mempengaruhi psikologi pola perilaku masyarakat tersebut.
“ritual ini memberikan motivasi dan kesadaran akan tanggung jawab dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan di masyarakat. Hal ini dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat terhadap konsekuensi ketika tidak melestarikan ritual tersebut” Ujar ketua tim riset.
Penelitian ini berhasil mendapatkan pendanaan dari Kemendikbudristek kategori PKM-RSH. Hal ini tentunya prestasi yang cukup membanggakan yng dicapai oleh ketiga mahasiswa tersebut. “Pencapaian ini merupakan cambuk semangat bagi saya untuk terus bermanfaat bagi sekitar” ujar taufiq selaku anggota pertama. “Kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat perlu lebih dicanangkan” pungkas shehal.





