JurnalPost.com – Desa Saptorenggo, Malang – Ibu-ibu di Desa Saptorenggo dengan semangat mengikuti kegiatan pengolahan limbah dapur menjadi pupuk organik yang diinisiasi oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari kelompok 59 Gelombang 5 dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah dapur rumah tangga menjadi pupuk berkualitas yang dapat menjadi produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa tersebut.
Dalam kegiatan ini, para ibu rumah tangga diajarkan cara mengolah sisa-sisa makanan dan limbah dapur lainnya yang sering dianggap sebagai sampah. Prosesnya melibatkan beberapa tahap, mulai dari pemisahan limbah organik, fermentasi, hingga pengemasan pupuk yang siap dijual.
Para mahasiswa UMM memberikan bimbingan langsung kepada ibu-ibu mengenai teknik fermentasi limbah organik menggunakan mikroorganisme efektif (EM4). Mereka juga menjelaskan cara menjaga kelembapan dan suhu yang optimal selama proses fermentasi agar menghasilkan pupuk yang berkualitas tinggi.
Tidak hanya terbatas pada teori, ibu-ibu desa juga aktif dalam praktik langsung di lapangan. Mereka bahu-membahu mengumpulkan limbah dapur dari rumah masing-masing, kemudian memprosesnya menjadi pupuk dengan bimbingan dari mahasiswa. Proses ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dalam mengelola limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi mereka.
Salah satu peserta, Ibu Siti, mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan ini. “Kami biasanya hanya membuang sisa-sisa makanan begitu saja, tapi sekarang kami tahu bahwa itu bisa diolah menjadi pupuk yang berguna. Ini juga bisa jadi tambahan penghasilan untuk keluarga,” ujarnya.
Mahasiswa UMM berharap, melalui kegiatan ini, ibu-ibu di Desa Saptorenggo dapat terus mengembangkan keterampilan mereka dan menjadikan pupuk organik ini sebagai produk UMKM yang berkelanjutan. Mereka juga berkomitmen untuk terus mendampingi ibu-ibu dalam mengelola dan memasarkan produk tersebut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat desa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa UMM untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, sekaligus memberdayakan ibu-ibu rumah tangga melalui kegiatan yang bermanfaat dan berkelanjutan. Dengan adanya program ini, diharapkan Desa Saptorenggo dapat menjadi desa yang lebih mandiri dan sejahtera.





