• Homepage
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Beranda Citizen

Limbah Dapur Jadi Berkah: Mahasiswa UMM dan Desa Saptorenggo Rintis Pupuk Ramah Lingkungan untuk UMKM

PenulisRedaksi
20 Agustus 2024
in Citizen
A A
0

JurnalPost.com – Desa Saptorenggo, Malang – Ibu-ibu di Desa Saptorenggo dengan semangat mengikuti kegiatan pengolahan limbah dapur menjadi pupuk organik yang diinisiasi oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari kelompok 59 Gelombang 5 dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah dapur rumah tangga menjadi pupuk berkualitas yang dapat menjadi produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa tersebut.

Dalam kegiatan ini, para ibu rumah tangga diajarkan cara mengolah sisa-sisa makanan dan limbah dapur lainnya yang sering dianggap sebagai sampah. Prosesnya melibatkan beberapa tahap, mulai dari pemisahan limbah organik, fermentasi, hingga pengemasan pupuk yang siap dijual.

Para mahasiswa UMM memberikan bimbingan langsung kepada ibu-ibu mengenai teknik fermentasi limbah organik menggunakan mikroorganisme efektif (EM4). Mereka juga menjelaskan cara menjaga kelembapan dan suhu yang optimal selama proses fermentasi agar menghasilkan pupuk yang berkualitas tinggi.

Tidak hanya terbatas pada teori, ibu-ibu desa juga aktif dalam praktik langsung di lapangan. Mereka bahu-membahu mengumpulkan limbah dapur dari rumah masing-masing, kemudian memprosesnya menjadi pupuk dengan bimbingan dari mahasiswa. Proses ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dalam mengelola limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi mereka.

Salah satu peserta, Ibu Siti, mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan ini. “Kami biasanya hanya membuang sisa-sisa makanan begitu saja, tapi sekarang kami tahu bahwa itu bisa diolah menjadi pupuk yang berguna. Ini juga bisa jadi tambahan penghasilan untuk keluarga,” ujarnya.

Mahasiswa UMM berharap, melalui kegiatan ini, ibu-ibu di Desa Saptorenggo dapat terus mengembangkan keterampilan mereka dan menjadikan pupuk organik ini sebagai produk UMKM yang berkelanjutan. Mereka juga berkomitmen untuk terus mendampingi ibu-ibu dalam mengelola dan memasarkan produk tersebut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat desa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa UMM untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, sekaligus memberdayakan ibu-ibu rumah tangga melalui kegiatan yang bermanfaat dan berkelanjutan. Dengan adanya program ini, diharapkan Desa Saptorenggo dapat menjadi desa yang lebih mandiri dan sejahtera.

Bagikan136MengirimTweet85BagikanPrint PDF

Baca Juga

Gelar Pelatihan Motviasi Berprestasi dan Penggunaan AI dalam Karya Ilmiah, Guru Besar FSRD ITB: Jangan Sampai Kita Kehilangan Pikiran Sendiri Karena AI

Gelar Pelatihan Motviasi Berprestasi dan Penggunaan AI dalam Karya Ilmiah, Guru Besar FSRD ITB: Jangan Sampai Kita Kehilangan Pikiran Sendiri Karena AI

PenulisRedaksi
6 Agustus 2025
0

JurnalPost.com - Kelompok Keilmuan Literasi Budaya Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (KKLBV FSRD ITB) mengadakan dua...

Magang di PT. Bimasakti Mult Sinergi Meningkatkan Pemahaman tentang Industri Fintech dan Pembayaran Digital

Magang di PT. Bimasakti Mult Sinergi Meningkatkan Pemahaman tentang Industri Fintech dan Pembayaran Digital

PenulisRedaksi
5 Juli 2025
0

JurnalPost.com - Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) merupakan salah satu perguruan tinggi yang berada di Yogyakarta, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa memiliki program...

Program Bimbingan Konseling di SMP: Solusi Atasi Kenakalan Remaja?

Program Bimbingan Konseling di SMP: Solusi Atasi Kenakalan Remaja?

PenulisRedaksi
28 Juni 2025
0

Penulis: Faisal Rafi Agustian Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Kenakalan remaja di kalangan siswa SMP menjadi masalah yang...

Down Syndrome

Lebih Dekat dengan teman Down Syndrome di BK3S Potads Surabaya

PenulisRedaksi
12 Juni 2025
0

Surabaya, JurnalPost.com – Salah satu Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mengikuti Program Magang MBKM Proyek Kemanusiaan Di...

SMPN 41 Surabaya Gandeng Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Dalam Program Creative Writing

SMPN 41 Surabaya Gandeng Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Dalam Program Creative Writing

PenulisRedaksi
10 Juni 2025
0

Surabaya, JurnalPost.com - Perkembangan teknologi yang begitu cepat mendorong perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk cara seseorang mengekspresikan diri. Di...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Homepage
WhatsApp us: +6285298877111

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.