JurnalPost.com – Ketiak merupakan bagian tubuh yang berada di area bertemunya bahu dengan lengan atas sebagai salah satu area lipatan pada tubuh manusia. Ketiak sehat pada orang dewasa biasanya tidak beraroma atau beraroma sedikit asam, ditumbuhi rambut pada permukaan kulit, warna kulit rata, dan bertekstur halus. Namun, seringkali kulit ketiak mengalami permasalahan hiperpigmentasi atau penggelapan. Permasalahan tersebut disebabkan oleh beberapa hal, seperti pencukuran rambut ketiak yang menyebabkan iritasi, pemakaian pakaian ketat, infeksi bakteri Corynebacterium minutissimum, penggunaan deodoran yang mengandung alkohol, penyakit Acanthosis nigricans, dan kehamilan.
Tim PKM-K (Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan) Fakultas Farmasi Universitas Jember (UNEJ) berhasil menciptakan inovasi produk serum spray pencerah ketiak alami dari ekstrak daun pegagan dan bunga daisy dengan keunggulan teknologi nanoemulsi. Tim tersebut terdiri dari 4 mahasiswa diantaranya, Pebi Maya Handar Weni, Putri Nadila Irzan Nurjannah, Haliza Eka Wahyudya Permanasari, dan Annisaa Eka Prasetia dengan dosen pendamping apt. Viddy Agustian Rosyidi, S. Farm., M. Farm.
“Kami memilih ide tersebut karena melihat tren permasalahan yang terdapat di masyarakat khususnya di kalangan remaja dan dewasa. Penggelapan ketiak ternyata menjadi masalah yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan kurang percaya diri. Sehingga kami berupaya untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut sesuai bidang keilmuan, yakni kefarmasian,” ungkap Pebi kala ditemui di FARMASI UNEJ (18/07/2024).
Ia juga menambahkan bahwa skincare atau produk perawatan diri merupakan salah satu bentuk sediaan farmasi yang dirancang untuk mengatasi permasalah kulit. Sedangkan penanganan permasalahan penggelapan ketiak yang tersedia saat ini berupa chemical peels, microneedling, laser, dan fitoterapi yang dapat menimbulkan efek samping seperti eritema, xerosis, sensasi terbakar, dan gatal. Oleh karena itu, diperlukan alternatif solusi yang minim efek samping dengan menggunakan bahan alam, yaitu dari ekstrak daun pegagan dengan kandungan asiatikosida dan bunga daisy dengan kandungan kolagen tipe IV yang dapat bekerja mencerahkan ketiak.

“Keunggulan lain dari produk SEGAISY dibandingkan dengan produk yang telah beredar, yaitu teknologi nanoemulsi yang dapat meningkatkan penetrasi bahan aktif ekstrak dalam kulit sehingga lebih mudah meresap dan cepat bekerja dalam mencerahkan ketiak. Selain itu, kami merancang pengaplikasiannya dengan cara disemprot (spray) yang lebih praktis dan mencegah sediaan terkontaminasi dengan lingkungan luar,” tambahnya.
Kegiatan PKM-K ini juga telah mendapatkan pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud Ristek. Tim Segaisy berharap bahwa formulasi terbaik dari serum spray herbal nanoemulsi dapat digunakan sebagai alternatif dalam mencerahkan ketiak .





