
JurnalPost.com – Kehidupan sehari hari tidak akan terlepas dengan barang bekas, karena pada dasarnya semua produk saat ini dikemas dengan sisitem satu kali pakai. Maka dari itu dapat terhitung banyak sekali limbah barang bekas yang hanya terbuang sia-sia. Apabila barang bekas terus dibuang saja tanpa dikubur ataupun dibakar maka dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Lingkungan yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat juga. Dari kemungkinan tersebut maka perlu adanya pemanfaatan barang bekas yang tepat terlebih jika dapat juga dimanfaatkan menjadi suatu benda yang lebih bermanfaat. Salah satu contohnya adalah dengan sistem 3R (Reduce,Reuse, Recycle).
Teknik 3R (Reduce, Reuce, Recycle) merupakan salah satu caya yang efektif untuk mengelola sampah. Reduce adalah mengurangi, maksud dari ini adalah mengurangi produksi limbah dengan mengurangi pengguanaan sekali pakai, Reuce yaitu menggunakan ulang, maksudnya menggunakan kembali barang-barang atau bahan-bahan yang masih dapat digunakan setelah pemakaian awalnya. Sedangkan Recycle adalah proses mengubah bahan-bahan bekas menjadi bahan baru yang dapat digunakan kembali. Seperti yang dilakukan oleh anggota PMM Universitas Muhammadiyah Malang gelombang 7 kelompok 99 yang mengajarkan membuat kardus bekas menjadi kotak sampak yang layak pakai.
Anggota Kelompok ini terdiri dari Mochammad Fajar Herdinansah, Nila Anis Fatul Rodiah, Purwanti, Alya Salsabila Fauziah dan Regina Angelic Medy Ananta, yang berasal dari program studi Hukum, Pendidikan Bahasa Indonesia , PGSD, dan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang dengan Dosen Pembimbing Lapang Agustin Dwi Haryanti, SE.,MM.Ak.
Mochammad Fajar Herdinansah sebagai koordinator PMM kelompok 99 mengatakan bahwa, “ Kegiatan kali ini bertujuan untuk mengajak siswa-siswi memanfaatkan kardus bekas menjadi kotak sampah sebagai Upaya dalam pelestarian lingkungan”, ungkapnya. Pembuatan kotak sampah ini dilaksakan oleh seluruh kelas SDN Gunungsari 04 dengan penuh ceria dan mereka sangat antusias dalam mengerjakannya dengan didampingi anggota PMM untuk mengajari bagaimana membentuk kotak sampah yang benar.
Dalam kegiatan ini, Ibu Siti Roichatul Chasanah,M.Pd.I selaku kepala sekolah SDN Gunungsari 04 mengatakan bahwa “ Kegiatan pembuatan kotak sampah ini sangat bermanfaat bagi anak-anak di dalam kelas karena dengan adanya karya mereka sendiri membuat mereka berlatih untuk membuat sampah pada tempatnya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan upaya pelestarian lingkungan ini dapat diwariskan oleh generasi selanjutnya”, ujarnya.
Beliau juga mengapresiasi adanya program kerja dari PMM UMM kelompok 99 gelombang 7 ini. “ Semoga mahasisiwa peserta PMM ini kelak bisa mengabdi untuk negara”, tuturnya.
Kegiatan ini memiliki nilai yang manfaat. Hal ini bukan hanya tentang meningkatkan kreatifitas saja, namun juga tentang nilai kerjasama dan ketelitian. Dengan adanya kegiatan ini juga mereka mendapatkan kesan yang berbeda selain kegiatan setiap harinya di kelas. Maka dengan ini kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Siti Roichatul Chasanah, M.Pd.I selaku Kepala Sekolah SDN Gunungsari 04 Kota Batu serta jajaran para guru yang telah mengizinkan kami dan menyambut kami dengan ramah selama proses kegiatan berlangsung.




