• Homepage
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Beranda Berita

Kolaborasi Dengan Ilkom Untag Surabaya, SMP Negeri 41 Surabaya adakan lifeskill Personal Branding

PenulisRedaksi
12 Juni 2025
in Berita
A A
0

JurnalPost.com – Era teknologi berkembang semakin pesat, media sosial memiliki peran yang sangat penting dalam hal penyebaran informasi. Bukan hanya sebagai sarana penyebaran informasi saja, media sosial juga dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan baik dalam hal ekonomi maupun dalam hal sosial. Penggunaan media sosial dalam hal ekonomi sering mengacu pada penjualan produk dan membangun identitas merek atau lebih dikenal dengan branding. Membangun identitas merek kerap dikaitkan dengan sesuatu hal yang dapat di perjual belikan, baik dalam bentuk barang maupun jasa. Namun di samping itu, tidak sedikit yang lupa bahwa identitas merek dapat digunakan kepada diri sediri, khususnya saat ber sosial media. Membangun identitas merek pada diri sendiri dapat disebut dengan personal branding.

Personal branding adalah proses membentuk citra diri atau reputasi yang baik di mata orang lain. Bagi kalangan dewasa, personal branding adalah sesuatu hal dasar yang harus dimiliki oleh semua orang. Namun di sisi lain, bukan hanya orang-orang dewasa saja yang bisa membangun dan mengelola citra diri mereka. Sekarang, para remaja juga mempunyai kesempatan yang sama untuk mengembangkan personal branding mereka sendiri. Seperti yang dilakukan oleh siswa kelas 9 SMP Negeri 41 Surabaya. Para siswa kelas 9 mulai belajar menciptakan identitas visual mereka melalui program Life Skill Desain Grafis yang digagas oleh Widya Nur Sabila dan Tim selaku mahasiswa MBKM Kampus Mengajar Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Program Life Skill Desain Grafis dibentuk sebagai upaya penguatan soft skill siswa dalam bidang desain grafis untuk membentuk personal branding mereka, dalam bermedia sosial. Menurut Widya, dasar dibentuknya program ini adalah karena banyaknya siswa yang belum memahami pentingnya konsistensi visual dan pesan yang ingin disampaikan. Sehingga dengan adanya program ini, diharapkan para siswa lebih memahami tentang bagaimana membuat sebuah konten visual yang baik dan benar serta dapat membangun persepsi positif dari orang lain.
“Sebenernya program ini tuh dibentuk atas dasar kebiasaan remaja yang asal posting aja, mereka belum tahu gimana cara bangun citra diri yang positif dan konsisten di sosmed” ujar Widya.

Dalam penerapannya, Widya selaku mahasiswa ILKOM UNTAG Surabaya dan pelaksana program mengajak siswa untuk memahami konsep dasar personal branding. Dimulai dari mengenali diri mereka sendiri atau self-assessment, menentukan value/kemampuan apa yang mereka miliki dan ingin tunjukan, hingga pengimplementasi visual melalui desain grafis. Materi yang diajarkan pun cukup sederhana namun bermanfaat, meliputi; penggunaan warna, visual hierarchy/pengaturan layout, dan keseimbangan, serta komposisi. Dalam program ini, para siswa diminta membuat sebuah project berupa pembuatan poster personal branding mereka. Menariknya, program ini tidak menggunakan software yang rumit dan mahal. Para siswa dibebaskan berkreativitas memakai aplikasi yang mudah di akses seperti Canva. Meskipun memberi kebebasan untuk berkreasi, Widya juga mengajarkan tentang dasar-dasar untuk membuat desain dan menunjukkan proses bagaimana desain tersebut dapat sesuai dengan hasil yang diharapkan. Sehingga siswa dapat memvisualisasikan imajinasinya dengan benar dan sesuai.

Untuk menunjang keberhasilannya program, Widya juga berinisiatif untuk memberikan reward atau hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada siswa yang memiliki desain terbaik di setiap kelasnya. Menurutnya selain sebagai sarana penguatan soft skill, Program Life Skill Desain Grafis ini juga berdampak pada pembentukan karakter dan kepercayaan diri siswa. Proses pembuatan personal branding mendorong mereka untuk lebih mengenal diri mereka sendiri dan berani untuk mengekspresikan identitasnya. Program Life Skill Desain Grafis mendapat dukungan positif dari para guru. Para guru juga mengakui bahwa skill personal branding sangat penting, khususnya di sosial media. Karena secara tidak langsung personal branding yang dibentuk oleh siswa akan berpengaruh pada citra sekolah.

“Sebagai wali kelas 9G, saya merasa sangat bangga melihat antusiasme dan kreativitas siswa-siswi dalam mengikuti kegiatan life skill dibidang desain grafis. Program ini memberikan ruang yang luas bagi mereka untuk mengekspresikan diri, mengembangkan keterampilan digital, serta memahami pentingnya personal branding sejak usia remaja. Melalui proses belajar yang interaktif dan menyenangkan, saya melihat transformasi positif dalam cara berpikir dan cara mereka mempresentasikan diri secara visual.” ujar Rizzal salah satu wali kelas 9 .
“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan dan menjadi bagian dari penguatan karakter serta kompetensi siswa di masa depan. Desain grafis bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang komunikasi, identitas, dan kepercayaan diri. Terima kasih kepada para mahasiswa UNTAG yang telah menghadirkan program yang sangat relevan dengan kebutuhan zaman ini. Semoga ilmu yang didapat oleh siswa kelas sembilan menjadi bekal berharga untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya dengan percaya diri dan penuh semangat” Imbuhnya.

Terlepas dari rogram Program Life Skill Desain Grafis, program MBKM Kampus Mengajar bukan hanya sebagai wadah untuk mahasiswa mencari pengalaman, namun juga sebagai wadah untuk mahasiswa menyebarkan pengetahuan yang didapatkan dari bangku perkuliahan. Widya mengatakan bahwa semua kegiatan yang telah berlangsung dapat berjalan dengan baik tentunya karena adanya kesempatan yang diberikan oleh pihak SMPN 41 yang telah bekerja sama dengan Prodi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Selain itu, dukungan dari beberapa pihak juga tentu mendorong keberhasilan Program MBKM Kampus Mengajar, Moh. Dey Prayogo, S.I.Kom., M.I.Kom selaku dosen pembina mahasiswa juga turut mendukung penuh program ini.

“Melalui program ini mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan yang dipelajarinya, khususnya mahasiswa ilmu komunikasi dibidang Public Relation dan Media, sehingga mereka dapat mengembangkan serta memperluas ilmunya ke berbagai konteks atau wilayah eksternal kampus, salah satunya di sekolah-sekolah” ujarnya.

“Hal ini dapat dilihat dalam proses kegiatan lifeskill personal branding di SMPN 41 Surabaya” imbuhnya.

Widya berharap melalui Program Life Skill Desain Grafis MBKM Kampus Mengajar, para siswa mampu mengeksplor lebih banyak kreativitas yang ada dalam diri mereka. Serta diharapkan, program MBKM Kampus Mengajar dapat membuat perubahan yang lebih baik dan terus memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.

Tags: Untag Surabaya
Bagikan134MengirimTweet84BagikanPrint PDF

Baca Juga

Lonjakan Pengunjung Akhir Tahun Picu Kepadatan Lalu Lintas di Singosari

Lonjakan Pengunjung Akhir Tahun Picu Kepadatan Lalu Lintas di Singosari

PenulisKristiana Ina Dai Manu
29 Desember 2025
0

Singosari, JurnalPost.com – Kepadatan lalu lintas terjadi di kawasan Singosari, Kabupaten Malang, seiring meningkatnya jumlah pengunjung pada momen libur akhir...

Dosen Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur Lakukan Pengabdian Masyarakat Tentang Keluarga Sadar Arsip

Dosen Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur Lakukan Pengabdian Masyarakat Tentang Keluarga Sadar Arsip

PenulisRosyidatuzzahro Anisykurlillah
12 November 2025
0

JurnalPost.com - Tim dosen Prodi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, budaya, dan politik, UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian...

Mahkota Penantian di Narita: Perayaan Wisuda IKIP Widya Darma Surabaya ke-34

Mahkota Penantian di Narita: Perayaan Wisuda IKIP Widya Darma Surabaya ke-34

PenulisRedaksi
16 September 2025
0

Fajar Kebanggaan di Hotel Narita Hotel Narita Surabaya, sebuah venue yang dikenal dengan kemegahan dan elegansi klasiknya, pada hari Minggu,...

Membawa Senja Berwarna: Catatan Pengabdian IKIP Widya Darma di Griya Wreda

Membawa Senja Berwarna: Catatan Pengabdian IKIP Widya Darma di Griya Wreda

PenulisRedaksi
8 September 2025
0

JurnalPost.com - Pada sebuah pagi yang cerah, Minggu, 7 September 2025, suasana kehangatan dan kebahagiaan menyelimuti Griya Wreda Jambangan, sebuah...

Implementasi AI dalam Pembelajaran Ekonomi: Sebuah Analisis Mendalam terhadap Transformasi Pendidikan di IKIP Widya Darma Surabaya

Implementasi AI dalam Pembelajaran Ekonomi: Sebuah Analisis Mendalam terhadap Transformasi Pendidikan di IKIP Widya Darma Surabaya

PenulisRedaksi
3 September 2025
0

JurnalPost.com - Pada tanggal 31 Agustus 2025, sebuah momentum bersejarah terjadi di ranah pendidikan, khususnya bagi sivitas akademika IKIP Widya...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Homepage
WhatsApp us: +6285298877111

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.