JurnalPost.com – Penggunaan gas LPG terus mengalami peningkatan, apalagi pemerintah memberikan subsidi untuk tabung gas berukuran mini, Namun, meningkatnya kasus kebakaran dan kecelakaan akibat kebocoran dan meledaknya tabung gas LPG menjadi kekhawatiran serius bagi masyarakat pengguna gas tersebut. Oleh karena itu, penting bagi pengguna gas LPG untuk tetap waspada saat menggunakannya.
Salah satu risiko penggunaan gas LPG adalah kebocoran pada sela-sela tabung atau instalasi gas. Penyebab umum meledaknya tabung gas LPG adalah kebocoran pada selang, tabung, atau regulator yang tidak terpasang dengan baik. Untuk mengantisipasinya tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Teknik Universitas Samudra yang beranggotakan Ida Ratna Nila, S.Pd, M.Si (ketua), M. Ari Fahril M.Si dan Kartika Aprilia Putri S.Pd. M.Si (Anggota) menawarkan suatu alat teknologi tepat guna berupa sistem keamanan berbasis Arduino yang dapat memberikan peringatan dini saat terjadi kebocoran gas.

Sistem ini akan mendeteksi kebocoran gas LPG dan memberikan tanda berupa alarm atau buzzer, dilengkapi dengan penggunaan baterai yang tahan lama dengan menyelenggarakan kegiatan bertema “IMPLEMENTASI ALAT PENDETEKSI KEBOCORAN GAS MENGGUNAKAN SENSOR TGS 822, 2600 DAN 2610 BERBASIS ARDUINO DALAM UPAYA MEMINIMALISIR KEBAKARAN AKIBAT KEBOCORAN GAS LPG PADA USAHA RUMAH MAKAN AA CATHERING DI KUALASIMPANG.” Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada hari Selasa (26/08/2024).





