Oleh: Anggota PMM Kel.37 Gel.04
JurnalPost.com – Program Kerja oleh mahasiswa Pengabdian Pada Masyarakat oleh Mahasisawa (PMM) UMM gelombang 04 kelompok 37 yang beranggotakan Nafilia Ayu Miranda, Ulya Zahra Hanifa Firdaus, Fitrotus Zakiyah, Olivia Melanesia, Nazilatul Muftya yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Ir. Andi Syaiful Amal.,M.T.
Ngenep, 6 Agustus 2024 – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang mengadakan sosialisasi tutorial pembuatan sabun cuci piring dengan bahan alami di Desa Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilakukan Bersama dengan ibu-ibu anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 01. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan inovasi serta menciptakan peluang usaha baru bagi warga desa.
Dalam kegiatan ini mahasiswa PMM 37 UMM memberikan tutorial cara pembuatan sabun cuci piring dari bahan alami, mengingat sebenarnya membuat sabun cuci piring sangatlah mudah dan dapat menghemat pengeluaran. Karena bagi ibu rumah tangga cucian dapur seolah-olah tidak pernah habis. Agar lebih hemat, masyarakat dapat membuat sabun cuci piring secara sederhana dari bahan alami sendiri dirumah.
Bahan-bahan yang dibutuhkan dapat dibeli dengan mudah ditoko kimia ataupun di e-commerce dengan harga yang terjangkau. Membuat sabun cuci piring cair sederhana tidak membutuhkan cara yang rumit dan bahannya pun mudah diperoleh. Untuk membuat sabun cuci piring cair kita membutuhkan texapon sebagai penghilang noda dan menghasilkan busa, jeruk nipis sebagai menghilangkan bau amis, daun pandan sebagai pewarna alami, garam sebagai pengental.
Cara membuat sabun cuci piring cair menggunakan bahan alami cukup mudah. Yang pertama potong kecil daun pandan lalu di blender dan disaring, lalu masukkan texapon 1kg dan diaduk,masukkan garam ¼ kg sedikit demi sedikit kemudian masukkan air sedikit demi sedikit lalu aduk hingga texapon tercampur. Lalu peraskan jeruk nipis kedalam campuran dan yang terakhir tuangkan air sedikit demi sedikit dengan total air (5 liter) kemudian diamkan satu malam sampai busa menghilang dan sabun cuci piring siap digunakan.

“Kami berharap melalui pelatihan ini ibu-ibu PKK RW 01 dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan ekonomi keluarga mereka. Sabun cuci piring dari bahan alami buatan mereka bisa digunakan secara mandiri ataupun dapat dipasarkan di pasar lokal maupun online, sehingga menciptakan sumber pendapatan baru “Ujar penanggung jawab PMM 37, Nazilatul Muftya.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari warga Desa Ngenep. Salah satu peserta, ibu PKK menyatakan rasa terimakasih nya atas pengetahuan dan keterampilan baru yang diberikan. “Kami sangat berterimakasih kepada mahasiswa UMM yang telah berbagi ilmu dan keterampilan ini. Sekarang kami memiliki ide untuk membuat sabun cuci piring selain lebih aman, sabun cuci piring alami juga lebih ramah lingkungan dan ekonomis. Selain itu, sabun cuci piring alami dapat menjadi ide untuk memulai usaha baru, “Ujar Ibu Sukesi selaku ketua PKK RW 01 Desa Ngenep.





