
Buleleng, JurnalPost.com – sudang lepet berjejer rapi di tempat produksi Kelompok Pedagang Sari Mina Segara pagi itu. Namun, suasana berbeda terasa — bukan sekadar membuat produk, tetapi belajar cara “mendandani” kuliner tradisional agar tampil lebih menarik di mata pasar modern.
Para anggota Kelompok Pedagang Sari Mina Segara berkumpul rapi, menyimak materi pelatihan bertajuk Penguatan Usaha Produk Sudang Lepet melalui Pelatihan Inovasi Kemasan, Pelabelan, dan Pemasaran. Di bawah arahan tim pengabdian kepada masyarakat, yang di pimpin oleh Dosen Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana yaitu Ir. Putu Julyantika Nica Dewi, S.TP., M.TP. mereka belajar mulai dari memilih bahan kemasan yang tepat, merancang label informatif, hingga mengoperasikan mesin vacuum sealer yang menjadi bintang utama hari itu.

Mesin tersebut, yang awalnya tampak asing, perlahan menjadi alat yang akrab di tangan para peserta. “Awalnya kami ragu apakah bisa menggunakannya, tapi ternyata mudah. Kemasan vakum ini bikin sudang lepet lebih awet dan tetap enak,” ungkap Ibu Made Ginastri, Ketua Kelompok Sari Mina Segara sambil tersenyum bangga. Ia menambahkan, pelatihan ini menjadi langkah penting bagi kelompoknya. “Kami ingin sudang lepet tidak hanya dikenal di sini saja, tapi juga bisa dikirim ke luar daerah. Kemasan yang bagus dan label yang jelas membuat pembeli lebih percaya,” ujarnya penuh semangat.
Pelatihan ini tak hanya memberi ilmu teknis, tapi juga memantik harapan baru. Para anggota kelompok kini mulai membayangkan produk mereka terpajang di rak toko oleh-oleh, dibeli wisatawan, atau bahkan dijual secara daring. Dengan sentuhan inovasi, sudang lepet yang selama ini hadir sebagai sajian warisan keluarga, kini bersiap menempuh perjalanan baru — dari dapur tradisional menuju pasar modern, tanpa kehilangan cita rasa asli yang menjadi kebanggaannya.
Terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Tahun Anggaran 2025 sebagai pemberi dana kegiatan Pengabdian Berbasis Masyarakat





