Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Dari Sagu Menjadi SaBar, Inovasi Pangan Lokal Papua Selatan yang Mengangkat Cerita Kearifan Budaya

  2. KADER MOLERA, Dosen FKM UMI Latih Kader Desa Marayoka Cegah Hipertensi pada Akseptor KB Hormonal

  3. Menagih Janji Negara: Mengurai Persoalan Kesejahteraan Guru Honorer di NTT

  4. Koalisi Pemuda Jakarta Soroti Seleksi Ahmad Rijal di DTKJ, Desak Pemprov DKI Lakukan Evaluasi

  5. Kurikulum yang Tak Tertulis di Pesantren: Antara Keteladanan, Pembentukan Karakter, dan Perlindungan Anak

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Dosen UMI Bekali Santri Tahfidz Takalar Literasi Ekonomi Digital dan Hukum Keluarga

Dosen UMI Bekali Santri Tahfidz Takalar Literasi Ekonomi Digital dan Hukum Keluarga

Foto profil Galih Prasetyo
Penulis: Galih Prasetyo
19 Oktober 2026, 11.17 WITA • Editor: Rina Maharani
5 menit baca
Dosen UMI

TAKALAR, JurnalPost.com — Sebanyak 30 santri tahfidz Pesantren Mizanul Ulum Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (YW UMI) di Desa Sanrobone, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, mengikuti pelatihan literasi ekonomi digital dan hukum keluarga Islam, Selasa (13/10/2026).

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan tim dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) dengan mengangkat tema Transformasi Peran Santri sebagai Pelaku Ekonomi Keluarga Islami melalui Pembelajaran Digital dan Literasi Ahwal Al Syakhsiyah.

IKLAN

Kegiatan ini bertujuan membekali para santri dengan pengetahuan mengenai tanggung jawab dalam keluarga menurut ajaran Islam, sekaligus memperkenalkan peluang ekonomi yang dapat dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Dosen UMI Bekali 30 Santri Tahfidz
Baca Juga

Dosen UMI Bekali 30 Santri Tahfidz Pesantren Mizanul Ulum Literasi Keuangan dan Kewirausahaan Digital

Tim pengabdian diketuai oleh Dr. H. Andi Sumardin, S.Ag., M.A. dari Fakultas Agama Islam UMI, bersama Munawir Nasir, S.E., M.M. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI.

Dalam pelaksanaannya, program ini memadukan dua bidang keilmuan, yakni hukum keluarga Islam atau Ahwal Al Syakhsiyah dan literasi ekonomi digital.

Materi hukum keluarga Islam membahas peran serta tanggung jawab anggota keluarga, termasuk kewajiban nafkah dan pengelolaan harta berdasarkan prinsip syariat. Sementara itu, pembelajaran ekonomi digital diarahkan pada pengenalan kewirausahaan, pengelolaan keuangan, serta pemanfaatan teknologi untuk kegiatan ekonomi yang produktif dan halal.

Pesantren Dorong Santri Siap Menghadapi Tantangan Ekonomi

Kepala Pesantren Mizanul Ulum, Baso Udin, S.Ag., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembekalan keterampilan ekonomi dan pemahaman hukum keluarga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan santri menghadapi kehidupan bermasyarakat.

Dosen UMI Dorong Peningkatan Literas
Baca Juga

Dosen UMI Tingkatkan Literasi Ilmiah dan Kesadaran Hukum Guru Pesantren Mizanul Ulum melalui Pelatihan Digital

"Atas nama keluarga besar Pesantren Mizanul Ulum, kami mengucapkan terima kasih kepada tim dosen UMI yang telah hadir berbagi ilmu kepada anak-anak kami. Materi yang dibawakan sangat relevan. Santri bukan hanya disiapkan menjadi penghafal Al-Qur'an, tetapi juga calon kepala keluarga dan ibu rumah tangga yang kelak ikut menopang ekonomi keluarganya. Dengan bekal pemahaman hukum keluarga Islam dan keterampilan digital, insyaallah mereka akan lebih siap menghadapi kehidupan bermasyarakat," ungkapnya.

Baso Udin berharap kerja sama antara pihak pesantren dan UMI tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat berlanjut melalui berbagai program pembinaan yang bermanfaat bagi para santri.

Peluang Ekonomi Digital bagi Santri

Ketua Tim PkM, Dr. H. Andi Sumardin, S.Ag., M.A., menjelaskan bahwa para santri memiliki potensi untuk menjadi bagian dari penggerak ekonomi keluarga yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

Menurutnya, pemahaman mengenai kewajiban nafkah, pengelolaan harta, dan prinsip ekonomi halal perlu diperkenalkan sejak dini agar santri memiliki bekal ketika memasuki kehidupan berkeluarga.

Dosen Universitas Muslim Indonesia
Baca Juga

Dosen UMI Berdayakan Guru Pesantren Mizanul Ulum melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Cangkang Telur Itik

"Santri harus memahami bahwa mencari nafkah yang halal dan mengelola harta dengan baik merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab dalam keluarga, sebagaimana diatur dalam fikih Ahwal Al Syakhsiyah. Di sisi lain, zaman sudah berubah. Teknologi digital membuka banyak peluang ekonomi yang bisa dimanfaatkan santri tanpa harus meninggalkan pesantren dan hafalannya. Kami ingin santri menjadi generasi yang kuat iman, paham syariat, dan mandiri secara ekonomi," jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, santri tidak hanya diperkenalkan pada konsep ekonomi keluarga secara teoritis, tetapi juga diajak memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha.

IKLAN

Perkembangan layanan digital memungkinkan berbagai aktivitas ekonomi dilakukan melalui perangkat yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk pemasaran produk, perdagangan daring, dan pencatatan keuangan sederhana.

Santri Belajar Memanfaatkan Teknologi untuk Usaha

Selama pelatihan berlangsung, peserta mengikuti pemaparan materi, diskusi interaktif, serta praktik sederhana penggunaan perangkat digital untuk memetakan peluang usaha dan mencatat keuangan.

Munawir Nasir, S.E., M.M. membawakan materi mengenai dasar-dasar ekonomi dan kewirausahaan digital dengan menggunakan contoh yang dekat dengan kehidupan santri.

Pembelajaran tersebut diarahkan agar peserta memahami bahwa teknologi tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi yang produktif.

Dalam sesi diskusi, para santri turut mengajukan sejumlah pertanyaan terkait materi yang disampaikan.

Salah seorang peserta, Ahmad Rizky, mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai hubungan antara tanggung jawab keluarga dalam Islam dan pemanfaatan teknologi untuk kegiatan ekonomi.

"Saya baru mengerti bahwa dalam Islam ada aturan yang jelas tentang tanggung jawab nafkah dan cara mengelola harta dalam keluarga. Kami juga diajari bahwa HP bisa dipakai untuk hal-hal yang produktif, misalnya berjualan secara online. Kegiatan ini sangat bermanfaat. Semoga dosen-dosen UMI bisa datang lagi ke pesantren kami," ujarnya.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana pembelajaran ekonomi digital dapat diperkenalkan kepada santri melalui pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan pendidikan pesantren.

Integrasi Pendidikan Agama dan Kemandirian Ekonomi

Program pengabdian ini menjadi upaya mengintegrasikan pendidikan agama dengan keterampilan ekonomi yang relevan dengan perkembangan teknologi.

Melalui materi hukum keluarga Islam, para santri mendapatkan pemahaman mengenai hak, kewajiban, dan tanggung jawab dalam kehidupan keluarga. Sementara itu, pembelajaran ekonomi digital memperkenalkan keterampilan yang dapat mendukung kemandirian ekonomi pada masa mendatang.

Di akhir kegiatan, tim pengabdian menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Wakaf UMI atas dukungan dan fasilitas yang diberikan selama pelaksanaan program.

Apresiasi juga disampaikan kepada pimpinan pesantren, para ustaz, serta seluruh santri Mizanul Ulum yang telah mengikuti rangkaian kegiatan.

Melalui program ini, tim dosen UMI berharap para santri tidak hanya memiliki kemampuan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga memahami tanggung jawab ekonomi keluarga, memiliki pengetahuan kewirausahaan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi UMI melalui pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan literasi hukum keluarga Islam dan ekonomi digital di lingkungan pesantren.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/dosen-umi-bekali-santri-tahfidz-takalar-literasi-ekonomi-digital-dan-hukum-keluarga/98254/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 22 Oktober 2026, 10.27 WITA

  • #Pengabdian kepada Masyarakat
  • #Pesantren
  • #Santri
  • #Takalar
  • #Universitas Muslim Indonesia
  • #ekonomi digital
  • #hukum keluarga Islam

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Sinergi Akademisi dan Pemerintah: Sekolah Vokasi IPB University Gelar Edukasi Gizi di Mulyaharja

HMI Cabang Pamekasan Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Lewat Program BAKTI CITA

Komunikasi Gender di Lingkungan Mahasiswa: Stereotip, Interaksi Akademik, dan Negosiasi Identitas

IPAB, Dinas Arpus Cilacap, dan SIP Publishing Dorong Karya Literasi Masuk ke Industri Kreatif

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Cegah Kanker Serviks, KESDM Gelar Vaksinasi HPV di PPSDM Migas Cepu, Diikuti 87 Peserta

Mahasiswa Fakultas Hukum UNTAG Surabaya Pelajari Proses Persidangan Cerai Gugat di Pengadilan Agama

KADER MOLERA, Dosen FKM UMI Latih Kader Desa Marayoka Cegah Hipertensi pada Akseptor KB Hormonal

Cuan Cepat di Layar Ponsel, Jangan Sampai Logika Ikut Tertinggal

Pilihan Editor

  1. 1 Tak Selalu Harus dengan Obat: Menjelajahi Teknik Alternatif untuk Mengatasi Ansietas
  2. 2

    Pendidikan Antikorupsi: Menanamkan Kejujuran Sejak Dini untuk Membangun Generasi Berintegritas

  3. 3

    Dari Beban Menjadi Pendapatan: Mengubah TPA Menjadi Aset Ekonomi Daerah

  4. 4

    HMI Cabang Pamekasan Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Lewat Program BAKTI CITA

  5. 5

    APBN 2027: Ekspansif atau Terlalu Optimistis di Tengah Ketidakpastian Global?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.